Gatot Lepas Pesta Kenduri Laut Tapanuli Tengah

gatot lepas 2

Pandan | BMN  – Pesta kenduri laut masyarakat Tapanuli Tengah berlangsung meriah. Ribuan petani, nelayan dan warga biasa bersama Pelaksana tugas Gubernur Sumatera Utara (Plt Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho ST, menggelar tradisi tahunan itu, Jumat (24-08-2012) di Pantai Kalangan, Pandan, Tapanuli Tengah.

Didampingi Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Raja Bonaran Situmeang SH, Plt Gubernur Sumatera Utara menyaksikan ritual tahunan yang selalu dilaksanakan setiap peringatan hari ulang tahun salah satu kabupaten di pesisir Pantai Barat itu.

Kehadiran Gatot Pujo Nugroho semakin istimewa, karena dalam perayaan itu orang nomor satu di Sumatera Utara ini juga dipakaikan pakaian adat pesisir yang dilakukan langsung oleh para tetua adat masyarakat pesisir.

Pada kesempatan tersebut, Gatot berharap masyarakat Tapanuli Tengah tetap meningkatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Rasa syukur harus diwujudkan dalam kerja keras dan maksimal, sehingga karunia Tuhan akan terus mengalir di Negeri Wisata Sejuta Pesona tersebut.

“Marilah terus bersyukur atas karunia Allah SWT. Wujudkan dengan bekerja keras dan melakukan hal-hal terbaik. Insyaallah, rahmat, rezeki dan anugerah Allah akan terus mengalir di bumi Tapteng,”kata Gatot.

Ribuan masyarakat yang hadir, juga membawa serta hasil bumi atau peternakan mereka. Warga dari 20 kecamatan di Tapanuli Tengah satu persatu naik ke atas pentas di pinggir pantai. Sambil membawa hasil pertanian seperti padi, petai, jengkol, durian, nangka, pisang hingga ikan dan kepala kerbau mereka menyalami Gatot Pujo Nugroho dan Bonaran Situmeang.

Seorang petani, Mulia Tambunan sangat antusias menunjukkan hasil bumi yang dibawanya kepada Plt Gubsu. Baginya, perayaan kenduri laut tahun 2012 ini menjadi sangat berbeda karena langsung dihadiri Gatot Pujo Nugroho.

“Kenduri laut ini tradisi tahunan, tapi tahun ini jadi luar biasa karena ada Pak Gubernur. Saya selama ini hanya bisa melihatnya dari suratkabar. Tapi kini bisa bersalaman dan ikut memperlihatkan hasil panen saya kepadanya,” kata Mulia Tambunan dengan suara bergetar.

Kenduri laut merupakan kegiatan yang digelar setiap tahun. Acara ini bertujuan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan rezeki dari bumi dan laut yang berlimpah selama setahun terakhir. Para peserta berharap, rasa syukur ini akan membuat rezeki mereka makin bertambah di tahun-tahun berikutnya.

Gatot bersama Bonaran secara simbolis melakukan pelepasan prosesi adat. Dimana sejumlah nelayan dilepas melaut sambil membawa kepada kerbau, dan hasil tanaman untuk dilabuh di tengah laut.

Disamping acara kenduri laut, juga digelar lomba layang-layang, lomba perahu naga dan karnaval kapal laut juga parade marching band. Pada malamnya, Pemkab menggelar  hiburan menampilkan artis ibukota seperti 3 Macan, juga Mahadewi. (torong/ri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>