SNN | Suara Nasional News

Hot



Post Top Ad

Selasa, 25 Juni 2019

MEMPERERAT SILATURAHMI, PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN GELAR HALAL BIHALAL

Juni 25, 2019
Belawan | SNN - PT Pelindo 1 Cabang Belawan menggelar acara halal bihalal bersama wartawan yang betugas di wilayah Pelabuhan Belawan berlangsung penuh keakraban guna menjalin simaturahmi perkuat kemitraan, Di Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan,Selasa (25-06-2019).

"Humas Pelindo 1 Belawan Mufty Rahman akrab disapa Alung dalam kata sambutannya mengucapkan terimakasih kepada insan Pers yang telah berhadir di acara Halal Bihalal sembari menuturkan mohon minal aidin walfaizin mohon maaf lahir bathin," Semoga pertemuan makin mempererat jalinan silaturahmi dan kemitraan yang telah terbangun sebelumnya, "tegasnya.

Khairul Ulya Manejer Umum PT Pelindo 1 Cabang Belawan mengucapkan minal aidin walfaizin mohon maaf lahir bathin sebelumnya pada seluruh rekan Pers, Moment ini sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antar wartawan selama ini .

Khairul menyebutkan, Kedepannya kita bangun lebih baik lagi komunikasi pada awak media," Saya tak pernah alergi pada wartawan karena sejak dulu saya bersahabat dengan wartawan.

Khairul menjelaskan, Soal parkir sempit hingga timbulkan kemacetan saat tibanya kapal penumpang di terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan, Khairul Ulya mengajak insan Pers mari kita carikan solusi bersama. Mari kita cari solusi agar tak lagi kemacetan lalulintas sehingga pelayanan kepada masyarakat maksimal.

Lanjut Khairul, Menyangkut masalah tuntutan reklamasi ibu nelayan sebenarnya itu bukan wewenang Pelindo Belawan untuk memberikan penjelasan melainkan kewenangan anak perusahan Pelindo 1. Bila ada warga nelayan yang tak menerima dana tali asih dari dampak reklamasi maka silahkan itu kordinasi pada pihak Dinas Perikanan Medan yang melakukan verifikasi selama 4 bulan lamanya " Ucapnya.

Khairul menambahkan, Sebetulnya waktu verifikasi data nelayan sudah diperpanjang hingga Januari 2019 namun setelah ditutup entah kenapa belakangan muncul lagi nelayan yang belum terverifikasi, Program pemberian tali asih bagi masyarakat nelayan yang dampak reklamasi itu sudah selesai.

Sementara Ketua Belawan Pers Club (BPC) Syahril Effendi Damanik SE mengatakan para wartawan marilah kita saling bahu-membahu bekerjasama dengan Pelindo 1 Belawan dalam membangun wilayah Pelabuhan Belawan. Pelindo 1 Belawan diharapkan tetap memperhatikan insan Pers yang bertugas di Belawan sebagai mitra .

Lanjut Damanik SE, Utamakanlah Insan Pers asal Belawan ketimbang wartawan luar dari wilayah Belawan. Acara cofee morning ini sangat diapresiasi sebagai ajang bersilaturahmi kedepannya dapat lebih bersinergi lagi antara wartawan dengan pihak Pelindo 1 Belawan.(torong/al)

Baca:.

Kapoldasu Minta Masyarakat Jangan Membuang Sampah Ke Sungai

Juni 25, 2019
Medan | SNN - Masyarakat Kota Medan diminta untuk tidak membuangan sampah sembarangan di aliran sungai untuk mengantisipasi terjadinya banjir.

Permintaan itu disampaikan Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, saat melaksanakan giat gotong royong membersihkan Sungai Kera yang berlokasi di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Medan Tembung, Selasa (25-06-2019).

Menurutnya, kondisi aliran sungai khususnya di Sungai Kera kondisinya banyak sampah. Sehingga dikhawatirkan akan menyebabkan banjir.

"Oleh karena itu, saya bersama Wali Kota Medan dan PJU Polda Sumut bersama-sama bergotong-royong membersihkan aliran Sungai Kera dari tumpukkan sampah," tutur jenderal bintang dua tersebut.

Agus mengungkapkan keberadaan sungai menjadi sumber penting bagi kehidupan berbagai makhluk hidup. Sungai bukan hanya milik manusia seorang, namun sungai juga merupakan habitat bagi makhluk ciptaan Tuhan lainnya.

"Sebab itu dengan adanya gotong royong pembersihan dapat menjadikan lingkungan sungai yang lebih baik dan dapat dimanfaatkan oleh semua masyarakat," ungkapnya.

Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin MSi mengapresiasi gotong royong dihadiri Kapoldasu bersama jajarannya, ini sangat membantu Pemko Medan dalam mengatasi banjir di Kota Medan.

Saya juga himbau masyarakat jangan membuang sampah ke sungai, agar kebersihan lingkungan kita terjaga, agar sungai-sungai di Kota Medan bisa lancar, harap Walikota.(nur/arj)


Baca:.

Pemko Medan Harus Tangani Banjir Serius

Juni 25, 2019
Medan | SNN  - Permintaan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi agar Pemko Medan bekerjasama dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II harus disikapi serius untuk mengatasi banjir  di Kota Medan.

Hal ini disampaikan  Anggota DPRD Kota Medan  Perlaungan Mangunsong kepada Wartawan dikantor DPRD Medan, Selasa (25-06-2019).

"Kerjasama dan sinergitas antar lembaga pemerintahan itu perlu, agar tidak terjadi tumpang tindih. Selain itu pekerjaan akan terasa lebih ringan, begitu juga dananya. Prioritas utama dalam hal ini adalah rakyat agar merasa nyaman dan tidak khawatir kalau terjadi hujan deras yang akan mengakibatkan banjir. Kondisi sekarang ini, warga akan was-was kalau terjadi hujan lebat. Terutama warga yang tinggal di dekat sungai," paparnya.

 Pemko juga diharapkan bisa menata ulang drainase yang ada di Kota Medan. Penataan ulang yang dimaksud adalah melakukan perencanaan yang matang untuk mengatur jalannya air dari kota menuju sungai-sungai yang ada di Kota Medan. Saat ini, banyak kita lihat drainase di Kota Medan yang hasilnya tidak sesuai dan tidak tertata dengan baik. Di hulu bisa lebih lebar dari di hilir, akibatnya air yang mengalir dari hulu tidak tertampung di hilir. Sehingga air meluap ke jalan dan pemukiman warga, harapnya. (torong/fit)


Baca:.

DPRD Medan Minta Pemko Sikapi Masalah Banjir Dengan Serius

Juni 25, 2019
Medan | SNN  - Permintaan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi agar Pemko Medan bekerjasama dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II harus disikapi serius untuk mengatasi banjir yang akhir-akhir ini kerap terjadi. 

Kalau ingin Kota Medan terhindar dari banjir, semua pihak terutama Pemko Medan harus lebih serius menyikapinya dan menggandeng instansi lain agar agar hasilnya bisa maksimal,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH kepada Wartawan, Selasa (25-06-2019). 

Semua pihak harus bekerja serius menangani permasalahan ini. Sinergitas dari sejumlah pihak harus digalang dalam menanggulangi banjir yang kerap melanda Kota Medan. Jangan biarkan persoalan banjir berlarut-larut terjadi di Kota Medan ini, ujarnya.

“Medan Menuju Bebas Banjir 2022” harus dikejar dan terwujud dalam waktu yang ditentukan. Kalau penanganan banjir masih dilakukan seperti ini, dikhawatirkan rencana itu hanya tinggal rencana. Kalau memerlukan lahan untuk penanggulangannya, Pemko dan BWSS II diharapkan bisa menyelesaikannya dengan melakukan pembayaran yang jelas.(torong/fit)

Baca:.

Wali Kota : Ayo Kita Bersihkan Sungai Kera

Juni 25, 2019
Medan | SNN - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH mengajak seluruh warga yang bermukim di sepanjang pinggiran Sungai Kera untuk  mendukung gotong royong massal  guna membersihkan sungai tersebut, Selasa (25-06-2019). Gotong royong massal dilakukan untuk  membersihkan permukaan air sungai dari sampah yang selama ini sangat mengganggu kelancaran air. Jika air Sungai Kera lancar mengalir, genangan air yang selama ini terjadi dapat diminimalisir.

“Ayo, kita bersama-sama gotong royong massal  membersihkan sampah dari permukaan Sungai Kera. Insya Allah, gotong royong massal  akan dilakukan besok (hari ini) pagi mulai pukul 08.00 WIB. Titik kumpul di sekitar jembatan Sungai Kera Jalan Bhayangkara,” kata Wali Kota, Senin (24-06-2019).

Dikatakan Wali Kota, gotong royong massal ini, selain  jajaran Pemko Medan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kebersihan dan Pertamanan,  jajaran kecamatan, juga melibatkan Polda Sumut, Balai Wilayah Sungai Sumatera dan personel TNI.

“Gotong royong massal ini kita laksanakan dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Medan ke-429 dan Hari Bhayangkara ke-72. Kebetulan Hari Jadi Kota Medan dan Hari Bhayangkara  sama yakni jatuh tanggal 1 Juli.  Jadi salah satu bentuk penyambutan  yang kita lakukan dengan menggelar gotong royong massal dan masyarakat pun bisa merasakan manfatnya,”  ungkapnya.

Guna mendukung kelancaran gotong royong massal, Wali Kota mengatakan sejumlah alat berat yang  dimiliki Dinas PU akan diturunkan berikut  truk  untuk mengangkat sampah bercapur lumpur yang  selama ini terbenam di dasar Sungai Kera sehingga menyebabkan aliran air terganggu,” terangnya.

Wali Kota berharap gotong royong massal berjalan dengan lancar sehingga sampah yang menutupi permukaan sungai dapat diatasi. Dengan demikian saat hujan deras turun, Sungai Kera dapat menampung  aliran air dari drainase maupun parit untuk selanjutnya dialirkan menuju pembuangan akhir di kawasan Jalan Cemara yang telah masuk wilayah Kabupaten Deli Serdang.

“Untuk itu saya mengetuk kesadaran hati masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan, terutama dalam sungai, drainase maupun parit. Buanglah sampah di tempat yang telah disediakan. Jika di sekitar tempat tinggal tidak ada tempat sampah, maka sampah  wadahilah sampah rumah tangga yang dimiliki agar tidak berserakan dan tempatkan di depan rumah karena petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan akan mengangkut sampah tersebut, “  pesannya. (torong/fit)



Baca:.

Senin, 24 Juni 2019

DPRD Medan Gelar Hala Bi Halal

Juni 24, 2019
Medan | SNN  - DPRD Kota Medan melaksanakan halal bi halal untuk berkumpul dalam suasana yang akrab dan wajah yang berseri dalam sebuah momen halal bi halal yang dilaksanakan DPRD Kota Medan Bersama Walikota, FORKOPIMDA, FKPD, Wartawan Dan masyarakat Kota Medan lainnya. semoga suasana yang kian akrab diantara kita ini, dapat terus kita pelihara dan tingkatkan lagi, Senin (24-06-2019).

H Ihwan Ritonga, SE. MM dalam Sambutannya mengatakan Halal Bi Halal bagi kita di indonesia sudah merupakan tradisi yang sudah turun temurun sejak lama. tradisi ini memiliki manfaat dan maslahat yang banyak, terutama  dalam menjalin silaturrahim diantara sesama. Dengan Halal Bi Halal ini maka jarak yang jauh akan semakin dekat. Dan yang dekat akan semakin akrab.

“ Rasa sakit hati yang pernah timbul, akan musnah dengan kita saling mengikhlaskan kesalahan. saling berjabat tangan dan mendo’akan dengan hati yang lapang, karena jabatan tangan dapat menghilangkan rasa dendam, dan penawar hati yang luka” paparnya.

H Ihwan Ritonga, SE. MM Juga Menambahkan sebagai makhluk sosial, tentunya hubungan baik kita tidak hanya kepada tuhan sang pencipta, tapi juga hubungan sosial kepada sesama manusia juga harus kita jalin dengan baik.

“ Acara halal bi halal hari ini merupakan momen yang tepat untuk kita melupakan perbedaan dan mempererat ukhuwah kita yang selama ini sudah terjalin” harapnya.(torong/fit)








Baca:.

Pemilik Pabrik Mancis Beserta Manager Dan HRD Dijerat Pasal Berlapis.

Juni 24, 2019
Binjai | SNN - Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto  dalam paparannya mejelaskan proses penangkapan Indramawan, pemilik usaha perakitan mancis yang terbakar dan menelan korban sebanyak 30 pekerja termasuk anak-anak,timnya terlebih dahulu mengamankan menejer dan supervisor, yakni Burhan dan Lismawarni,Senin (24-06-2019).

Dari kedua tersangka tersebut, penyidik mendapat nomor kontak pemilik usaha Indramawan. Selanjutnya penyidik meminta tersangka Indramawan untuk datang ke Polres Binjai guna menjalani pemeriksaan.

Ditambahkan Kapolres,awalnya dia (Idramawan) sudah kooperatif. Pagi itu dia sudah sampai di Kota Medan. Tapi tahu-tahu penyidik kehilangan kontak. Karena tersangka ini sempat mengganti nomor ponselnya.Karena tersangka sudah berupaya melarikan diri,maka timnya langsung melakukan pengejaran dan akhirnya tersangka berhasil diamankan di salah satu hotel di Kota Medan

Para tersangka ini dikenakan pasal 359 dan pasal 188, serta melanggar undang-undang ketenaga kerjaan dan undang-undang lungkungan hidup.

“Kita sangkakan dengan pasal dan undang-undang berlapis. Ancaman hukuman 5 sampai 10 tahun penjara,” tegas Nugroho.

Diketahui, Indramawan, 69, lahir di Jambi, Dirketur Utama PT Kiat Unggul, warga Jembatan Item Pekojan III, No 3 RT/RW 011/007, Kel. Pekojan, Kec. Tembora Kota, Jakarta Timur, Burhan, 37, Dusun XV Jalan Bintang Terang, Desa Mulio Rejo, Kec. Sunggal, dan Lismawarni, 43, lahir di Pangkalan Brandan, Langkat dan tinggal di Jalan Sri Dadi, Desa Sei Semayang, Kec. Sunggal.(al)

Baca:.