SNN | Suara Nasional News

Hot



Post Top Ad

Selasa, 21 Mei 2019

Dinkes Tebing Tinggi Maksimalkan Pemantauan Selama Ramadhan

Mei 21, 2019
Tebing Tinggi | SNN  - Dinas Kesehatan Tebing Tinggi senantiasa terus melakukan pemeriksaan secara rutin makanan yang diperdagangkan dalam menghadapi lebaran tahun ini.

"Petugas kami terus melakukan pemantauan di lapangan.  Ketok-toko maupun pasar-pasar tradisional untuk melihat secara langsung barang-barang yang dijual terutama produk makanan," kata Kepala Dinas Kesehatan Tebing Tinggi dr. H. Nanang Fitra Aulia, Selasa (21-05-2019) usai berbuka puasa di RSKP Tebing Tinggi.

Ia mengatakan  pemantauan dan pemeriksaan itu  tetap dilakukan meskipun tim yang melibatkan BPOM belum terlaksana.

Sesuai dengan arahan wali kota,  pihaknya tidak menunggu tim harus terbentuk, jika nanti ditemukan di lapangan hal-hal yang mengkhawatirkan akan mereka  bawa ke BPOM

"Jadi petugas kami sifatnya tidak merazia, tetapi membeli barang yang ditemui di lapangan meragukan dan kami bawa ke BPOM," katanya.

Kedepan Dinkes Tebing Tinggi berupaya akan melengkapi alat-alat diperlukan untuk pemeriksaan makanan, agar lebih mudah lagi menangani permasalahan makanan dan bekerjasama dengan BPOM,

Dr.H.Nanang menghimbau kepada para pedagang makanan agar tidak menjual makanan terutama kue-kue yang sudah kedaluarsa, dan konsumen juga harus lebih teliti dalam membeli produk makanan, jangan hanya melihat kemasanya yang bagus.(fit)

Baca:.

Senin, 20 Mei 2019

Wali Kota Tebing Tinggi: Ramadhan Bulan Paling Mulia

Mei 20, 2019
Tebing Tinggi | SNN- Bulan Ramadhan disebut juga dengan bulan yang paling mulia, banyak berkah diturunkan Allah SWT.

"Salah satunya bulan diturunkannya kitab suci Al Quran, bulan tempat untuk kita memohonkan keampunan, dan di bulan Ramadhan pula Allah SWT melipatgandakan sampai 700 kali, perbuatan amal ibadah yang kita lakukan," papar Walikota.

Wali Kota Tebing Tinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan, dalam acara buka puasa bersama dengan masyarakat di Masjid Ubudiyah Keluran Bulian Kecamatan Bajenis, Senin (20-05-2019), mengatakan, merugilah orang yang tidak memanfaatkan bulan Ramadhan sebaik-baiknya untuk menjalin silaturahmi sesama umat.

Di masjid kita saling berbuka bersama, dan tidak ada perbedaan status sosial semua duduk bersama, dan jangan lupa untuk membayar zakat fitrah.

Itulah hebatnya Islam yang memberi dan menerima ada orang-orangnya, dan lebih istimewa tidak saja membawa berkah buat Muslim saja, tetapi juga yang non Muslim, katanya.

Pada kesempatan tersebut diserahkan santunan kepada 80 orang anak yatim, 10 orang kaum Dhuafa, dan bingkisan buat BKM berupa kain sarung serta bantuan Rp5 juta untuk masjid.

Hadir Pimpinan OPD, Camat dan Lurah,Tokoh Agama, sementara tausyiah oleh Ustadz H. Agusnulkhoir dan Qori Ramadhan Lubis. (fit)

Baca:.

Pemko Tebing Tinggi Peringati Harkitnas

Mei 20, 2019
Tebing Tinggi | SNN  - Pemkot Tebing Tinggi bersama dengan seluruh unsur instansi terkait menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke - 111 tahun 2019 yang dipusatkan di Lapangan Merdeka, Senin(20-05-2019).

Kajari Tebing Tinggi M. Novel yang bertindak selaku inspektur upacara dalam kesempatan itu membacakan amanat Menteri Kominfo RI  antara lain menyampaikan sumpah palapa merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia

Wilayah nusantara yang disatukan oleh gajah mada telah menjadi acuan bagi perjuangan berat para pahlawan nasional mengikat wilayah indonesia seperti secara de jure terwujud dalam negara kesatuan Republik Indonesia saat ini.

Peringatan hari kebangkitan nasional yang ke - 111 kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks sumpah palapa tersebut, dimana kita berada dalam situasi pasca pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat.

Mengaspirasikan pilihan yang berbeda- beda dalam pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa dan oleh sebab itu tak ada maslahatnya jika kita pertajam dan hanya justru mengoyak persatuan sosial.

Sampai sekarang ini tahap tahap pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif berlangsung dengan lancar.

Kelancaran ini juga berkat pengorbanan banyak saudara -  saudara kita yang menjadi anggota KPPS bahkan berupa pengorbanan nyawa dan sungguh mulia perjuangan mereka untuk menjaga kelancaran dan kejujuran proses pemilu ini.

Dengan peringatan Harkitnas ini Bangsa ini senantiasa tetap menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan. sesuai tema "Bangkit untuk bersatu".

Hadir Walikota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Wakil Walikota Tebing Tinggi Oki Doni Siregar,Kejari Tebing Tinggi M Novel  unsur Forkofinda.(fit)


Baca:.

Kamis, 16 Mei 2019

Wali Kota Expose Layanan Tebing Tinggi Call Center 112

Mei 16, 2019
Tebing Tinggi | SNN  - Wali Kota Tebing Tinggi H. Umar Zunaidi Hasibuan menjadi narasumber Sosialisasi Kebijakan Penyelenggaraan Layanan Panggilan 112 secara Mandiri yang diadakan Dirjen Penyelenggaraan Pos Informatika Kemkominfo RI di Batam, Kamis (16-05-2019).

Demikian disampaikan Kabag Humas PP Abdul Halim Purba yang mendampingi Wali Kota bersama Kadis Kominfo Dedi Siagian via email.

Ia mengatakan dalam kesempatan itu wali kota menyebutkan sejak Juli yang 2018 call center 112 di Dinas Kominfo Tebing Tinggi telah menerima 6.100 panggilan pengaduan.

"62 panggilan yang valid  setelah diversifikasi terkait kondisi kedarutan diantaranya masalah kesehatan, keamanan, kecelakaan dan bencana alam, ujarnya.

Disampaikan layanan Tebing Tinggi Siaga 112  bentuk layanan publik berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi  usaha Pemerintah Kota Tebing Tinggi didalam mengatasi permasalahan kota yang bersifat darurat, supaya cepat dan responsif dalam penanganan kejadian dan meminimalisir jatuhnya korban.

Tebing Tinggi Siaga 112 dapat diakses masyarakat secara gratis bahkan tanpa SIM Card sekalipun, hal ini bertujuan supaya mempermudah masyarakat didalam melakukan pengaduan kondisi kegawatdaruratan. ujarnya.(fit)

 
Baca:.

Komisi A DPRD Sumut kunker ke Pemko Tebing Tinggi

Mei 16, 2019
Tebing Tinggi | SNN - Komisi A DPRD Sumatera Utara melakukan kunjungan kerja ke Kota Tebing Tinggi Kamis (16-05-2019) yang diterima Sekdako H.Marapusuk Siregar dan Kapolres Tebing Tinggi AKBP Sunadi di Balai Kota Tebing Tinggi.

Sekdako H.Marapusuk Siregar dalam paparan menjelaskan tentang pelaksanaan Pemilu 2019 di Kota Tebing Tinggi, berjalan aman dan lancar

Tingkat partisipasi masyarakat Tebing Tinggi cukup baik 83,16 persen dari jumlah pemilih 121.678 pemilih yang datang mencoblos ke 513 TPS yang disiapkan.

Sementara Ketua Komisi A DPRD Provsu Muhri Fauzi Hafiz menyampaikan kunker dimaksudkan untuk memperoleh masukan dan informasi tentang penyelenggaraan Pemilu 2019 di Tebing Tinggi.

"Tujuan utamanya adalah sebagai upaya kita kedepan untuk meningkatkan kualitas berdemokrasi di Provsu, sekaligus bahan evaluasi kedepan," katanya. (fit)


Baca:.

Pakai Gerobak, Kurnia Astuti Keliling Kompleks Perumahan Tawarkan Baca Buku

Mei 16, 2019
Kalimantan Timur| SNN - Kurnia Astuti, seorang guru dari SDN 003 Tenggarong,  sudah empat kali selama bulan April 2019 keliling kompleks perumahan tempat ia tinggal menawarkan pada warga untuk membaca buku.  Ia tidak sendiri, tapi ditemani oleh tiga anaknya yang masih kecil-kecil: Bilqis yang masih kelas empat SD, Yasmin yang sementara masih duduk di TK, dan adiknya Asifa yang masih usia tiga tahun. Buku-buku  milik pribadi berbentuk komik, novel, majalah dan lain-lain tersebut dibawa dengan gerobak dorong yang biasa digunakan untuk membawa galon air.

“Bersama anak-anak saya, saya dorong gerobak menawarkan pada siapa saja untuk membaca secara gratis, terutama anak-anak. Saya merasa terpanggil setelah melihat besarnya kecenderungan anak-anak disini buang-buang waktu bermain gadget. Kadang-kadang bahkan anak saya ikut-ikutan tergoda. Saya ingin anak-anak di kompleks ini lebih mampu memanfaatkan waktunya dengan rajin membaca buku,” ujarnya.

Jadwal berputar keliling kompleks menawarkan buku adalah tiap hari Jum’at pukul 16.30-17.30. Mereka tidak hanya keliling  kompleks perumahan mereka sendiri, tapi juga kompleks tetangga.  Orang tua dan anak-anak pun menyambut  gembira kegiatan bu Kurnia. “Bahkan biasa orang tua memerintahkan anak-anaknya gabung membaca, daripada bermain gadget saja,” ujarnya.

Pada bulan Mei ini, karena puasa, ia tidak keliling, tapi menyilahkan pembaca untuk datang langsung ke perpustakaan mininya di rumah. “Buku saya belum begitu banyak. Tapi saya nanti akan pasang banner rumah baca di rumah saya. Saya mempersilahkan siapa saja  menyumbang buku dan akan saya manfaatkan sebaik-baiknya untuk gerakan literasi,” ujar salah satu fasilitator Daerah Program PINTAR Tanoto Foundation ini.

Namun yang patut diacungi jempol adalah keberanian dan semangatnya berserta keluarganya pada waktu pemilu kemarin tanggal 17 April 2019. Dibantu suaminya, Syamsul Efendi, ia membawa gerobak baca keliling tersebut ke tempat pemungutan suara (TPS) dan membuka lapak baca disitu.

“Saya amat prihatin dengan tingkat literasi di Indonesia. Jadi saya mencoba menggugah semua orang untuk tergerak mau membaca,” ia menceritakan motifnya. Menurutnya, awalnya hampir tak ada orang yang menggubris lapaknya di TPS tersebut. Kebanyakan orang-orang asyik bermain hp sambil menunggu waktu mencoblos. “Saya sampai tawarkan ke tempat duduk mereka. Saya katakan tidak dipungut biaya, tapi tetap tak ada yang menggubris,” kenangnya.

Orang-orang baru perhatikan lapak membaca tersebut, saat tiba-tiba pejabat provinsi dan kabupaten  datang berkunjung ke TPS tersebut, diantaranya  Kasi Perpustakaan Kabupaten Idmansyah,  dan Pejabat Dinas Kebudayaan Daerah Pak Yuyun. Ternyata para pejabat  tersebut tidak langsung menuju ke TPS, tapi ke lapak baca yang didirikan ibu Kurnia. Melihat hal tersebut, orang-orang baru ikut-ikut mengapresiasi kegiatan bu Kurnia.

Menurutnya, karena kegiatan buka lapak baca di tempat pemungutan suara tersebut, akhirnya ia cukup dikenal dan  diminta untuk menjadi nara sumber literasi di beberapa tempat. “Melihat saya gigih membuka lapak pakai buku-buku pribadi di tempat umum, Kasi Perpustakan mengundang saya  jadi narasumber kegiatan literasi di perpustakaan daerah dan juga mengisi kegiatan di Taman PINTAR. Saya juga akan mendapat hadiah tambahan buku dari Rumah Budaya Kutai,” ujarnya.

Keluarga Literasi

Menurut Kurnia, awalnya ia bukanlah pembaca buku yang rutin. Ia baru tergerak rutin membaca, setelah ia membaca banyak artikel tentang pentingnya gerakan literasi dan ikut pelatihan budaya baca Tanoto Foundation. “Walaupun saya suka menulis diary. Bahkan diary saya sampai 30 buku. Saya awalnya bukan pembaca yang baik,” ujarnya.

Kini ia selalu luangkan diri setiap hari untuk membaca buku. Bahkan bersama suaminya, ia sepakat untuk membuat program khusus membaca bagi keluarga tersebut. Setiap pagi, anaknya yang SD setelah shoat subuh diwajibkan membaca selama 10 menit. Sedangkan tiap malam, ia dan suaminya bergantian membacakan pada anak-anaknya buku cerita.

“Karena kegiatan ini, anak saya yang usia tiga tahun sekarang sangat menyukai buku. Untuk tiga buku favoritnya, walaupun Ia belum bisa membaca, ia sudah hapal isi buku kecil tersebut tiap halaman,” ujarnya bangga. Sedangkan yang paling besar, Bilqis, sudah pandai menceritakan kembali isi buku.

“Selain saya minta menceritakan isi buku bacaan lewat lisan, saya juga gunakan kertas bekas untuk membimbingnya menceritakan buku yang ia telah baca lewat tulisan. Hasil karyanya kemudian ditempel di kotak membaca seperti kotak kado dan jadi hiasan di rumah kami, “ ujarnya.

Bu Kurnia saat ini sedang menyusun sebuah buku dan sudah dihubungi oleh penerbit. “Semoga saya benar-benar bisa menerbitkan buku,” ujarnya. (rel/torong)





Baca:.

Rabu, 15 Mei 2019

ASN Diminta Disiplin

Mei 15, 2019
IDI | SNN - Aparatur Sipil Negara (ASN) dijajaran Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Timur, diminta terus bekerjasama dan membangun koordinasi serta meningkatkan disiplin dalam bekerja. Bahkan pejabat yang menjadi atasan langsung untuk menegur dan menyurati setiap ASN yang tidak masuk kerja berhari-hari.

"Jika bawahannya tidak masuk kerja, maka harus ditegur melalui surat panggilan untuk dibuat berita acara pemeriksaan dan surat keputusan," tegas Sekda Aceh Timur H. M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP, ketika memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Tentang Disiplin ASN di Aula Setdakab Aceh Timur di Idi, Rabu (15-05-2019) siang.

Dikatakan, pemanggilan secara tertulis untuk setiap ASN yang tidak melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai ASN bertujuan untuk meningkatkan disiplin ASN. Hal tersebut bukan bermaksud untuk memberatkan ASN tertentu, tetapi demi terciptanya kinerja yang sama untuk seluruh ASN.

"Jika ASN sudah melaksanakan tugas seluruhnya dengan baik maka tentu akan terciptanya pelayanan prima di Setdakab," tegas H. M. Ikhsan Ahyat.

Jika diantara ASN sakit lebih dari 14 hari, lanjut Sekda Aceh Timur, maka harus diusulkan surat cuti sakit dengan melampirkan surat keterangan dokter pemerintah. "Dan pemerintah tentu akan memberikan cuti sakit sesuai dengan ketentuan, karena cuti itu adalah hak setiap ASN," timpa H. M. Ikhsan Ahyat.

Hadir dalam Rakor Disiplin ASN itu antara lain Asisten Pemerintahan, Drs. Zahri, M.AP. Asisten Keistimewaan Aceh, Ekonomi dan Pembangunan, Usman A. Rachman, SH, MM. Asisten Administrasi Umum M. Amin, SH, MH. Selain itu hadir juga para Kepala Bagian (Kabag) dan Kepala Sub Bagian (Kasubbag). (yns)

Baca:.