SNN | Suara Nasional News

Hot


Post Top Ad

Jumat, 14 Desember 2018

Soal Bangunan Liar Di Jalan Mapilindo, Lurah Tegal Rejo Surati Dinas PKPPR

Desember 14, 2018



MEDAN - Menanggapi keluhan warga Mapilindo Kelurahan Tegal Rejo Kecamatan Medan Perjuangan terkait berdirinya bangunan liar yang tidak memiliki ijin, pihak Kelurahan telah menyurati Dinas PKPPR dan pemilik bangunan, Kamis (13/12/2018).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Lurah Tegal Rejo, Nuhan Hasibuan didampingi Kasi Trantib Tegal Rejo, M. Wahyu kepada wartawan. Ia mengatakan pihaknya masih menunggu jawaban Dinas PKPPR.

"Kamis sudah menyurati mereka (pemilik bangunan) dan Dinas PKPPR," ujar Nuhan.

Selain itu, Wahyu menambahkan bahwa pihaknya hanya dapat menyurati pemilik bangunan dan Dinas terkait tanpa dapat melakukan tindakan.

"Kita hanya bisa menyurati dan memberikan saran," tambah Wahyu.

Diberitakan sebelumnya, Berdirinya bangunan Rumah Toko (Ruko) di Jalan Mapilindo Kelurahan Tegal Rejo Kecamatan Medan Perjuangan disoal warga. Pasalnya bangunan yang memiliki ijin mendirikan bangunan sebanyak 8 unit ruko ternyata dibangun sebanyak 11 unit ruko, Senin (10/12/2018). Ironisnya pembangunan ini lepas dari pengawasan pihak Kecamatan setempat. (tim)
Baca:.

Kamis, 13 Desember 2018

Wali Kota: Hari Nusantara Modal Besar Perkuat Persatuan & Kesatuan

Desember 13, 2018

Medan | SNN - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi  MH  memimpin upacara bendera  dalam rangka peringatan Hari Nusantara 2018 di halaman depan Balai Kota Medan, Kamis (13-12-2018). Diharapkan makna Hari Nusantara terus dipelihara dan digelorakan rasa cinta tanah air di  atas semangat persatuan dan kesatuan, sebagaimana bentuk geografis kepulauaan Indonesia yang begitu banyak dan beragam namun terangkum satu dalam bingkai ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Wali Kota Ir H T Dzulmi Eldin S MSi, Sekda Ir Wirya Alrahman MM, staf ahli, pimpinan OPD, camat serta seluruh pegawai di lingkungan Setdako Medan. Peringatan Hari Nusantara 2018 mengusung tema, “Perwujudan Kesatuan Nusantara Yang Utuh Melalui Deklarasi Juanda”.

Hari Nusantara sangat penting maknanya bagi bangsa Indonesia sebagai negara maritim. Di samping  untuk menguatkan kesadaran bahwa Hari Nusantara merupakan penegasan dan peringatan jika Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia sehigga kerap disebut sebagai nusantara.“Rasa cinta kepada tanah air dan NKRI juga harus dimanifestasikan dalam bentuk dukungan kita semua, sebagai warga negara dalam peran dan posisi masing-masing untuk mendukung pembangunan daerah sebagai bagian dari pembangunan nasional,” kata Wali Kota.

“Selain itu juga Hari Nusantara juga menguatkan rasa cinta pada NKRI di atas kebhinekaan, baik itu kebhinekaan kultur sosial budaya, ekonomi sampai kebhinekaan ide  maupun wawasan serta semangat pembangunan yang kita miliki,” ungkapnya. Oleh karenanya Wali Kota mengajak semua untuk bergerak bersama dan seirama laykanya sebuah orkestra dimana masing-masing memainkan peranannya, sehingga menghasilkan simfoni yang indah.

“Begitu juga kita sebagai apratur sipil negara (ASN), laksanakan tugas sesuai dnegan peran dan fungsi kita dengan memberikan manfaat dan hasil kinerja terbaik melalui  bidang kita masing-masing, sehingga dapat terbentuk produk pembangunan daerah terbaik,”  pesannya.(torong/fit)

               
Baca:.

Rabu, 12 Desember 2018

Wali Kota Canangkan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan 2018

Desember 12, 2018

Medan | SNN - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH  melakukan Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KB  Kesehatan Medan tahun 2018 di Gedung Dharma Wanita Jalan Sei Rotan Medan, Rabu (12-12-2018). Kegiatan yang digelar hasil kerjasama  TP PKK  Kota Medan dengan lintas sektoral Dinas Kesehatan  Kota Medan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PP &KB)  itu bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan mempercepat proses operasional pelayanan KB.

Melalui momentum pencanangan ini, Wali kota berharap dapat memberikan dampak positif terhadap penurunan tingkat kelahiran dan kematian bayi serta ibu melahirkan. Itu sebabnya  Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan merupakan salah satu agenda kegiatan yang telah diprogramkan oleh  TP PKK dan Pemko Medan sebagai wadah menyikapi dan menampung berbagai perubahan maupun tingkat kebutuhan yang terus berkembang dalam gerakan PKK.

“Melalui kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan ini kita juga masih memerlukan upaya kongkrit dalam memberikan kontribusi yang nyata terhadap cakupan pelayanan KB dan kesehatan yang telah dilakukan melalui Kelompok Dasawisma, Posyandu, Pos Pembantu KB Desa (PPKBD) Sub Pembantu KB Desa (Sub PPKBD), Puskesmas maupun lainnya, terutama yang diprioritaskan  kepada keluarga prasejahtera,” kata Wali kota.
              
“Saya berharap Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan dapat menjadi acuan dalam menindaklanjuti berbagai kegiatan PKK, KB dan Kesehatan. Dengan demikian Kota Medan tidak mengalami ketertinggalan dengan kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Selain itu juga dapat menjadi motor penggerak partisipasi semua pihak dalam wadah pembinaan bagi instansi pemerintah, khusus OPD di lingkungan Pemko Medan, seasta, organisasi masyarakat maupun instansi sektoral,” harapnya.
               
Sebelumnya Wakil IV Ketua TP PKK Kota Medan Nurasisyah Musadad yang juga selaku ketua panitia acara menjelaskan,  tujuan kegiatan ini digelar diantaranya guna meningkatkan kemitraan antara TP PKK Kota Medan dengan Dinas PP & KB, Dinas Kesehatan, organisasi kemasyarakatan serta LSM. Kemudian meningkatkan  jumlah dan peran kelompok dasawisma, kualitas dan kuantitas posyandu. Lalu meningaktkan peserta KB baru dan peserta KB aktif, gerakan masyarakat hidup sehat serta meningaktkan peran serta masyarakat dan lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan bersih.

“Ada dua sasaran yang ingin kita capai melalui kegiatan ini yakni sasaran langsung dan tidak langsung. Sasaran langsung yakni Tim Pelaksana  Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan di setiap tingkatan wilayah, khususnya kecamatan dan kelurahan. Sedangkan sasaran tidak langsung  yakni keluarga atau rumah tangga, pasangan usia subur, para pengelola, petugas KB, petugas kesehatan serta kader di setiap kelurahan,” jelas Nuraisyah.(torong/fit)

              
Baca:.

Wali Kota Medan Launching Aplikasi SIPOLAN

Desember 12, 2018

Medan | SNN - Aplikasi SIPOLAN (Sistem Informasi Pola Pangan Harapan) resmi dilaunching Wali Kota Medan  Drs  H T Dzulmi Eldin S  MSi MH diwakili Sekda Kota Medan  Ir Wiriya Alrahman MM  di Kantor Wali Kota Medan, Rabu (12-12-2018). Aplikasi yang berisikan informasi mengenai pola pangan dan jumlah asupan gizi yang dikonsumsi ini, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam hal pangan dan gizi masyarakat.

Dikatakan Wali Kota, aplikasi ini nantinya dapat melihat sejauhmana masyarakat menjaga pola konsumsinya, sehingga dapat mengetahui jumlah asupan gizi yang dikonsumsi setiap hari. "Diharapkan dengan aplikasi ini, masyarakat dapat mengetahui pola pangan yang harus dikonsumsi dan jumlah kebutuhan gizi setiap harinya,” kata Wali Kota dalam sambutan tertulisnya.

”Rendahnya tingkat produksi dan ketersediaan bahan pangan ini mengakibatkan kelangkaan bahan pokok sebagai panganan masyarakat salah satunya beras dan komoditas lainnya. Kelangkaan ini berakibat tingginya harga bahan pokok beredar di pasaran, sehingga daya beli masyarakat, khususnya menengah ke bawah menurun. Hal tersebut menyebabkan angka gizi buruk dan gizi kurang pun melonjak naik,” ungkapnya.

Atas dasar itulah Wali kota menilai, rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kota Medan ini menjadi sangat penting sebagai langkah untuk menyatukan persepsi, guna merumuskan kebijakan dan strategi dalam pelaksanaan program ketahanan pangan di Kota Medan secara bersinergi dan terintegrasi.

"Forum ini sangat strategis untuk pemantapan dan memperkuat sinergi kebijakan serta program ketahanan pangan yang dilaksanakan secara lintas sektoral dan multidimensi,” paparnya.

"Pimpinan OPD selaku ketua pokja dan anggota Dewan Ketahanan Pangan Kota Medan harus melakukan pemantauan serta pembinaan terhadap masalah kerawanan pangan baik di tingkat rumah tangga maupun diseluruh Kota Medan, khususnya mengantisipasi terjadinya anak gizi buruk dan gizi kurang di kota Medan. Selain itu juga merumuskan kebijakan yang operasional terhadap perkembangan ketahanan pangan menyangkut distribusi, akses dan stabilitas harga bahan pokok khususnya menjelang hari besar keagamaan nasional,” harapnya.

Sebelumnya, Kadis Ketahanan Pangan Kota Medan, Muslim Harahap Ssos MSP menjelaskan, aplikasi SIPOLAN ini merupakan aplikasi yang dapat digunakan masyarakat untuk mengecek kebutuhan gizi yang diperlukan oleh tubuh setiap harinya. Sebab kebutuhan gizi setiap orang tidaklah sama baik itu yang muda ataupun yang tua.

"Jadi dengan aplikasi ini masyarakat bisa mengetahui apa saja yang harus dikonsumsi setiap harinya sehingga masyarakat bisa mengontrol pola konsumsinya guna menjaga kesehatan tubuh,” jelas Muslim.(torong/fit)


Baca:.

Wali Kota Ajak Umat Kristiani Senantiasa Berikan Kasih Kepada Sesama

Desember 12, 2018

Medan | BMN - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi Mh menghadiri  Perayaan Natal Kementrian Keuangan Sumut di Tiara Convention Hall Medan, Rabu (12-12-2018) malam. Melalui Perayaan Natal ini, Wali Kota berharap membawa perubahan dan peningkatan keimanan serta menjadi awal baru sebagai insan-insan yang dikasihi Tuhan.

Perayaan Natal berlangsung penuh  damai dan khidmat. Di awal sambutannya, Wali Kota mengatakan, Natal juga dapat dimaknai sebagai penyebaran kasih Tuhan kepada seluruh umat manusia, tanpa melihat latar belakang agama,   budaya  maupun perbedaan lainnya. Oleh karenanya Wali Kota mengajak umat Kristiani terus memberikan kasih kepada sesama, menebar benih kebaikan dan menghilangkan rasa permusuhan.

"Sesungguhnya kita semua adalah satu kesatuan yang diikat dengan tali persaudaraan, sebangsa dan setanah air. Mari kita menjadi manusia yang senantiasa memberikan teladan bagi sesama, melalui momentum natal yang penuh sukacita ini," kata Wali Kota.

Kemudian Wali Kota menyampaikan rasa syukurnya karena Perayaan Natal tahun ini berlangsung dalam suasana tenang, aman dan damai. Dikatakannya,  suasana seperti dapat terwujud  berkat tingginya rasa saling percaya dan menghomati karena semuanya sadar sebagai  satu kesatuan.

"Sesungguhnya kita semua adalah satu kesatuan yang diikat dengan tali persaudaraan, sebangsa dan  setanah air. Mari kita menjadi manusia yang senantiasa memberikan teladan bagi sesama  melalui momentum Natal yang penuh sukacita ini," ungkapnya.

Wali Kota selanjutnya mengajak seluruh jajaran di lingkungan Kemenkeu Sumut agar senantiasa menjalankan tugas menjaga keuangan negara. Sebagai pengelola keuangan negara, Wali Kota  berharap seluruh jajaran Menkeu Sumut  harus senantiasa menjadi manusia religius yang dapat dipercaya oleh siapapun.  “Inilah nilai integritas yang harus dijaga,” pesannya,

Di hadapan Kepala Perwakilan Kemenkeu Sumut  Mukhtar, Kakanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Oza Olavia, Kakanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Mahmudsyah,  Kakanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Bakhtaruddin, Kadisnaker Medan  Hanna Lore, rohaniawan dan ratusan keluarga besar Kemenkeu Sumut, Wali Kota  berharap tahun ini maupun tahun mendatang  untuk tetap menjaga  persatuan dan kesatuan sehingga Kota Medan senantiasa aman dan kondusif.(Torong/fit)

               
Baca:.

Selasa, 11 Desember 2018

Walikota Hadiri Diseminasi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi dan Aksi Pencegahan Korupsi

Desember 11, 2018

Medan | SNN - Strategis nasional pencegahan dan pemberantasan korupsi adalah arah kebijakan nasional. Artinya Kebijakan ini memuat fokus dan sasaran pencegahan korupsi yang digunakan sebagai acuan kementerian, lembaga, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam melaksanakan aksi pencegahan korupsi di Indonesia.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman, MM usai menghadiri acara  Diseminasi Strategi Nasional Pencegahan dan Aksi Pencegahan Korupsi tahun 2019 -2020 di Hotel Four Point, Jalan Gatot Subroto, Medan, Selasa(11-12-2018). Pertemuan yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajeckshah.

Sekda mengungkapkan, rencana aksi yang dimuat dalam Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2018 mencakup tiga poin besar yakni perizinan tata niaga, keuangan negara, serta penegakan hukum dan reformasi birokrasi.

“Tiga poin besar ini harus terus dipantau sehingga ke depannya strategi nasional ini dapat berjalan dengan baik dan aksi pencegahan korupsi ini dapat benar-benar dilaksanakan guna menjadikan Kota Medan dan Sumatera Utara khususnya dan Negara Indonesia umumnya bebas dari tindakan korupsi,” ujar Sekda

Wakil Gubernur Sumatera Musa Rajeckshah dalam sambutannya, Pemerintah Provinsi Sumut sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada KPK dengan seluruh jajarannya atas diselenggarakannya kegiatan ini.

Menurut Wagub,pencegahan korupsi perlu dilakukan secara lebih optimal. Sehingga dibutuhkan upaya yang dilaksanakan bersama dan bersinergi oleh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, pemangku kepentingan lainnya, dan komisi pemberatasan korupsi dalam rangka mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.

Selanjutnya pertemuan diisi oleh dialog dan Pemaparan oleh narasumber yang berasal dari KPK, Kantor Staf Presiden, Inspektorat Pusat dan Kementerian Dalam Negeri. (torong/fit)

   
Baca:.

Wali Kota Medan Lepas Kontingen Medan Ikuti Pospedasu VII

Desember 11, 2018

Medan | SNN - Harapan selamat serta kebanggaan diberikan Wali Kota Medan Drs.H.T Dzulmi Eldin S, M.Si., M.H diwakili Kadispora Drs Marah Husin, saat melepas Kontingen Medan untuk mengikuti Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Daerah Sumatera Utara (Pospedasu) VII tahun 2018 di Kantor Dispora, Jalan Ibis Raya, Selasa (11-12-2018).

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kadispora Medan Marah Husin, Wali Kota mengatakan, rasa bangga tidak hanya berada di hati para kontingen yang akan membela nama Kota Medan melainkan juga bagi Pemko Medan dan segenap masyarakatnya.

”Untuk itu, rasa bangga ini kami titipkan dipundak para kontingen sekalian. Jadikan rasa bangga tadi sebagai motivasi dan semangat untuk menjadikan nama Kota Medan lebih berkibar lagi,” kata Marah Husin

Selanjutnya, Marah Husin memberikan semangat dan motivasi kepada para anggota kontingen agar lebih rendah hati dan jangan lekas merasa puas, karena prestasi atlet Kota Medan beberapa tahun belakangan ini cukup membanggakan.

”Memang Pemko Medan kini sedang bergiat dalam bidang pembinaan atlet. Terbukti atlet Kota Medan sering dikirim untuk memperkuat kontingen Sumut dalam perhelatan olahraga tingkat nasional bahkan internasional,” kata Marah Husin

Dalam kesempatan ini Marah Husin juga meminta para atlet agar dapat tampil maksimal untuk merebut gelar juara umum dan dapat mengha­rum­­kan nama kota Medan.

"Medan akan mengikuti delapan cabor diantaranya atletik, Futsal, Volley, pencak silat, tenis meja. Saya berha­rap, atlet-atlet kita mendapatkan medali dalam setiap cabor yang diperlom­ba­­kan tersebut dan dapat newakili kontingen Sumut berlaga di Pospenas 2019",katanya.

Para Kontingen asal Kota Medan yang berjumlah 75 atlet ditambah 15 pelatih ini nantinya akan mengikuti Pospedasu yang akan digelar di arena Astaka Pemerintah Provinsi Sumut pada 12 - 15 Desember 2018. (torong/fit)
Baca:.