Bupati, Wakil Bupati, Sekda Hadiri Zikir Dan Do’a

Peureulak | SNN – Bupati Aceh Timur, H.Hasballah HM.Thaib (Rocky) dan Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul Bin Syama’un (Linud) serta Sekda Aceh Timur, M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP, menghadiri hajatan dan penyantunan 265 anak yatim di Komplek Kubu Aneuk Lhee, Desa Paya Gajah, Kecamatan Peureulak, Senin (17-07-2017).

Hadir dalam kesempatan itu antara lain para staf ahli bupati, para asisten, kepala satuan kerja pemerintah kabupaten (SKPK) dan pimpinan dayah seperti Tgk. H. M. Ali (Abu Paya Pasi), Tgk. H. Bukhari Hasan (Ayah Leuge), Tgk. H. Kamaluddin (Waled Kama), Tgk. H. Yusuf Harbi (Waled) dan Tgk. H. Armis Musa (Ayah).

Selain itu, hadir juga seribuan masyarakat dan mantan kombatan GAM yang dibawah payung Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Peureulak. Sebelum menyampaikan sambutannya, Bupati dan Wakil Bupati dipeusijuek (tepung tawar–red) sebagai bentuk syukur atas dilantiknya H.Hasballah HM.Thaib – Syahrul Bin Syama’un sebagai Bupati/Wakil Bupati Aceh Timur Periode 2017-2022.

Bupati Aceh Timur dalam sambutannya mengatakan, periode 2012-2017 telah dilewati bersama wakilnya Syahrul Bin Syama’un. Berbagai program pra rakyat telah dilakukan selama lima tahun, baik memulangkan Pusat Ibukota Pemkab Aceh Timur dari Kota Langsa ke Idi, membangun perkantoran secara bertahap dan membuka akses jalan antar desa dan membangun jembatan serta pemberdayaan masyarakat. “Termasuk menggratiskan Beras Sejahtera (Rastra) untuk seluruh masyarakat miskin di Aceh Timur,” ujarnya.

Kedepan, kata dia, pemberdayaan petani akan menjadi perioritas pemerintah dalam mendongkrak petani, lebih-lebih petani sawah. “Aceh Timur memiliki sawah yang luas, namun sebagian besar sawah kita statusnya sawah tadah hujan. Nah, kedepan pembangunan irigasi akan terus kita galakkan dengan tujuan petani bisa bercocok tanam setahun dua kali, apalagi pembangunan sayap kanan terus dilakukan,” ujar Bupati Rocky.

Begitu juga dengan masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dan pekebun, Rocky meminta penyuluh dari berbagai instansi terkait turun ke lapangan bersama petani, pekebun dan nelayan guna mencari permasalahan yang menjadi kendala petani, seperti hama.

“Padi, Jagung dan Kedelai (PAJALE) merupakan Program Upaya Khusus (Upsus) Pemerintah Pusat dalam Swasembada Pangan. Bahkan kita pernah mendapat prestasi dan masuk dalam 10 besar. Ini patut kita syukuri dan kedepan harus menjadi atensi kita bersama dengan harapan petani kita sejahtera,” ujar Bupati Rocky. (torong/yns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *