Medan | SNN - Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menjenguk dua pekerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungbalai yang masih menjalani perawatan akibat kecelakaan kerja tersengat arus listrik.
Mahyaruddin didampingi Kepala Dinas LH Tanjungbalai Andri Ginting mendatangi Rumah Sakit (RS) Siloam Medan, Kamis (17/09/2026) sore.
Kedua pekerja yang masih menjalani perawatan tersebut yakni M Ridwan Nasution alias Ongah dan Nazaruddin Harahap alias Wak Tajut. Keduanya merupakan pekerja atau pegawai paruh waktu.
Sementara itu, M Nurdin alias Didin, pekerja outsourcing yang juga menjadi korban dalam peristiwa tersebut, telah kembali ke Tanjungbalai dan menjalani perawatan secara rawat jalan.
Ketiganya mengalami kecelakaan kerja pada Agustus lalu saat menjalankan tugas memasang bendera menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di sekitar Tugu Segitiga, Kelurahan Tanjungbalai Kota II, Kecamatan Tanjungbalai Selatan.
Dalam kunjungan tersebut, Mahyaruddin berbincang dengan kedua pekerja dan keluarga mereka. Ia menyampaikan dukungan sekaligus memastikan Pemerintah Kota Tanjungbalai memberikan pendampingan selama masa pemulihan.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota, hari ini datang langsung menjenguk saudara kami Ongah dan Wak Tajut beserta keluarga,” ujar Mahyaruddin.
Ia juga memberikan motivasi kepada kedua pekerja dan keluarga agar tetap tabah serta semangat menjalani proses pemulihan.
“Kami berharap saudara kami segera sembuh dan bisa kembali bekerja seperti biasa. Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai akan memastikan pendampingan yang dibutuhkan selama masa pemulihan,” jelasnya.
Mahyaruddin juga meminta keluarga segera berkoordinasi dengan Kepala Dinas LH apabila diperlukan penanganan atau kebutuhan medis lebih lanjut, sehingga kedua pekerja tersebut dapat memperoleh perawatan secara optimal.
“Apabila diperlukan penanganan lebih lanjut, pihak keluarga dapat berkomunikasi dengan Kadis LH untuk hal-hal yang diperlukan agar mendapatkan perawatan secara optimal,” pungkasnya.(ans)
