Wakil Wali Kota Tanjungbalai Ajak Pelajar Jadi Generasi Unggul dan Jauhi Narkoba -->

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Ajak Pelajar Jadi Generasi Unggul dan Jauhi Narkoba

Kamis, 03 September 2026




Tanjungbalai | SNN - Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mengajak para remaja dan pelajar untuk menjauhi narkoba serta fokus membangun masa depan melalui pendidikan, prestasi, dan pergaulan yang positif.


Pesan itu disampaikan Fadly saat membuka Sosialisasi Bahaya Narkoba bagi masyarakat, khususnya remaja dan pelajar, yang digelar Dewan Pimpinan Cabang Generasi Anti Narkotika Nasional (DPC GANN) Kota Tanjungbalai bekerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungbalai Asahan di Aula Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan, Kamis (03/09/2026).


Dalam keynote speech-nya, Fadly menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda. Menurut dia, tantangan generasi saat ini bukan lagi menghadapi penjajahan bersenjata, melainkan bentuk penjajahan modern yang dapat merusak dan membunuh generasi muda secara perlahan.


“Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, generasi muda harus sehat, cerdas, dan bebas dari narkoba. Ia menekankan bahwa pendidikan menjadi kunci utama menghadapi bonus demografi di masa depan,” jelasnya.


Fadly mengatakan, pembangunan sumber daya manusia menjadi bagian penting dari tanggung jawab pemerintah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus memperkuat infrastruktur sosial.


“Pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tapi juga infrastruktur sosial. Sekolah ini adalah bagian dari upaya kita membangun SDM yang tangguh, sehat lahir dan batin, serta bebas dari narkoba,” sebut Fadly.


Ia juga mengingatkan para pelajar agar lebih waspada terhadap perubahan lingkungan pergaulan di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi. Menurut Fadly, ruang pergaulan anak muda kini tidak lagi terbatas pada lingkungan sekolah.


“Pergaulan sekarang tidak terbatas. Ada teman di luar sekolah, bahkan di media sosial. Maka, penting bagi kalian untuk bijak dalam bergaul di era globalisasi dan kemajuan teknologi,” tuturnya.


Fadly menegaskan, keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak terhadap kesehatan dan masa depan, tetapi juga membawa konsekuensi hukum.


“Narkoba itu sangat berbahaya. Siapa pun yang terlibat akan merusak dirinya sendiri dan pasti akan berurusan dengan hukum. Kuncinya, tahu tentang narkoba agar bisa menjauhi, bukan untuk mencoba,” tegasnya.


Karena itu, ia mengajak para pelajar untuk menjadikan pendidikan, iman, dan lingkungan pergaulan yang sehat sebagai modal dalam meraih masa depan.


“Saya yakin, dengan prestasi dan lingkungan yang mendukung, kalian bisa menjadi generasi unggul dan anti narkoba. Kunci sukses adalah jauhi narkoba dan terus berjuang untuk masa depan yang cerah,” pungkasnya.


Dalam kegiatan tersebut, Fadly turut berdialog dengan warga binaan Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan. Ia juga melihat secara langsung sejumlah sampel narkotika serta hasil kerajinan tangan warga binaan yang dinilainya memiliki kualitas baik dan nilai ekonomis.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan Refin Tua Simanullang beserta jajaran, Ketua DPC GANN Tanjungbalai Novasari Br Ginting, serta para pelajar.(ans)