Langkat | SNN - Penghubung Desa Pamah Tambunan menuju ke Desa Ujung Bandar tepatnya di Perkebunan PT Kinar Lapiga (KL) Desa Perkebunan Tambunan A Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat. Jalan amblas akibat curah hujan pada hari Sabtu (12/09/2026) sore.
Namun Badan Jalan di lokasi tersebut diperkirakan tinggal sekitar satu meter lagi dan kini hanya dapat dilalui oleh kenderan roda dua saja ujar Ecen seorang Tokoh Masyarakat Desa Ujung Bandar.
"Saya berharap Pemkab Langkat melalui Dinas PU secepatnya agar segera memperbaiki Jalan tersebut, sebelum jatuh korban Warga melintas," paparnya.
Sementara Kepala Desa Ujung Bandar Terapilisa sembiring juga mengatakan pada saat itu Jalan penghubung dari Desa Pamah Tambunan menuju Desa Ujung Bandar akses vital yang setiap harinya di lalui masyarakat untuk beraktivitas, termasuk kenderan roda dua dan Kendaraan roda empat pengangkut hasil bumi seperti kelapa sawit ,sayur mayur dan hasil Pertanian dan Perkebunan Warga.
Sementara Ketua Persatuan Wartawan Langkat Indonesia (PWLI) Risman Sinulingga menyoroti lambannya kinerja Pemkab Langkat dalam menanggapi perbaikan Infrastruktur alternatif Tambunan Ujung bandar yang merupakan salah satu urat nadi perekonomian Masyarakat.
"Ia menilai kondisi Jalan amblas yang terus dibiarkan bisa membahayakan penggunaan Jalan.Jangan sampai ada jatuh korban baru diperbaiki," tegas Risman Sinulingga.
Selanjutnya mengingat posisi Jalan yang kanan kiri jurang yang sangat dalam, ini sangat berbahaya, perlu perhatian Plt Bupati Langkat melalui Dinas PU agar secepatnya diperbaiki.
"Kita juga berharap kepada anggota DPRD Langkat Dapil Daerah tersebut agar turun tangan dan ikut peduli perjuangkan perbaikan Jalan rusak ini," harap Risman Sinulingga.(arihta gurki)
