Bupati Baharuddin Pimpin Gotong Royong Bersama Forkopimda, Tanjung Tiram Jadi Sasaran Perdana -->

Bupati Baharuddin Pimpin Gotong Royong Bersama Forkopimda, Tanjung Tiram Jadi Sasaran Perdana

Jumat, 18 September 2026

 



Batu Bara | SNN - Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., memimpin gotong royong bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, aparatur sipil negara (ASN), dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan asri di Kecamatan Tanjung Tiram, Jumat (18/09/2026).


Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 18–20 September 2026, tersebut menyasar Desa Bogak, Desa Pahlawan, dan Kelurahan Tanjung Tiram. Kecamatan Tanjung Tiram dipilih sebagai lokasi perdana karena dinilai menjadi salah satu ikon Kabupaten Batu Bara yang mendapat perhatian masyarakat dan pengunjung dari luar daerah.


Kegiatan diawali apel bersama di halaman Koramil Tanjung Tiram. Apel diikuti Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., Ketua DPRD M. Safi'i, Kapolres Batu Bara, Kepala Kejaksaan Negeri Batu Bara, Danyonif 126/Kala Cakti, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, dan masyarakat setempat.


Usai apel, Bupati Baharuddin bersama Wakil Bupati dan Forkopimda membagikan peralatan kebersihan, seperti angkong, cangkul, sekop, dan garukan sampah. Pemkab Batu Bara juga mengerahkan ekskavator serta truk pengangkut sampah untuk mendukung kegiatan tersebut.


Bupati Baharuddin turut turun langsung membersihkan lingkungan dan mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga kebersihan kawasan Tanjung Tiram.


Dalam arahannya, Baharuddin mengatakan gotong royong tersebut merupakan tindak lanjut amanat Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan, baik di kota besar, kota kecil, maupun kawasan wisata.


“Gotong royong ini kita laksanakan bersama Forkopimda, TNI, Polri, dan masyarakat untuk mewujudkan kota yang bersih dan asri. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari taklimat Bapak Presiden beberapa waktu lalu,” ujar Bupati Baharuddin.


Ia menjelaskan, pemilihan Tanjung Tiram sebagai lokasi pertama bertujuan menjadikan kawasan tersebut sebagai contoh penataan lingkungan yang bersih, sekaligus memberikan kesan positif bagi masyarakat dan wisatawan dari luar daerah.


“Tanjung Tiram kita pilih sebagai contoh pertama gotong royong bersama Forkopimda karena merupakan salah satu ikon Kabupaten Batu Bara. Ketika orang dari luar datang ke sini, mereka sudah melihat lingkungan yang bersih. Ke depannya, Tanjung Tiram juga akan kita kelola dengan lebih baik,” ungkapnya.


Bupati juga mengingatkan masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya dan tidak menjadikan kebersihan sebagai tanggung jawab pemerintah semata. Menurutnya, diperlukan kesadaran serta partisipasi seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga lingkungan.


Ia menambahkan, kegiatan gotong royong telah dilaksanakan di berbagai desa dan kecamatan di Kabupaten Batu Bara. Melalui kolaborasi bersama Forkopimda dan masyarakat, pemerintah daerah berharap budaya gotong royong semakin mengakar dalam kehidupan sehari-hari.


Pemkab Batu Bara menargetkan kegiatan tersebut dapat mendorong terciptanya Kecamatan Tanjung Tiram yang lebih bersih, asri, dan tertata sebagai salah satu kawasan ikonik daerah.(ans)