Tanjungbalai | SNN - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai menyambut kunjungan Tim Monitoring TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Provinsi Sumatera Utara dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026 di Kelurahan Pantai Burung, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Rabu (12/08/2026).
Kunjungan tim yang dipimpin Ketua Tim Monitoring TP PKK Sumut, Sitti Banina, tersebut menjadi bagian dari penilaian Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) tingkat Provinsi Sumatera Utara. Kelurahan Pantai Burung terpilih mewakili Kota Tanjungbalai setelah dinyatakan sebagai yang terbaik dalam pelaksanaan PAAREDI tingkat kecamatan dan kota.
Tim monitoring diterima Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, Ketua TP PKK Kota Tanjungbalai Ny. Mashandayani Mahyaruddin, Kepala BNN Tanjungbalai, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Tanjungbalai Selatan Yudhi Irfan Lesmana, lurah, serta jajaran TP PKK tingkat kota, kecamatan dan kelurahan.
Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina mengapresiasi seluruh OPD dan TP PKK Kota Tanjungbalai yang telah melakukan pembinaan hingga Kelurahan Pantai Burung mampu melaju ke tahap monitoring tingkat provinsi.
Menurut Fadly, PAAREDI tidak hanya menjadi program PKK, tetapi juga gerakan bersama untuk membentuk generasi yang berkarakter dan mampu menghadapi perkembangan zaman.
“PAAREDI (pola asuh anak dan remaja di era digital) bukan sekadar program, tetapi merupakan gerakan moral dan sosial untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkarakter, berakhlak mulia, dan tangguh menghadapi perubahan zaman. Melalui kegiatan ini, PKK berperan aktif menanamkan nilai-nilai positif di lingkungan keluarga, karena dari keluarga yang kuat akan lahir anak-anak yang hebat,” jelasnya.
Ia mengatakan evaluasi tersebut hendaknya tidak hanya dipandang sebagai penilaian, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen, kekompakan dan inovasi seluruh kader PKK.
“Saya meyakini, dengan kerja keras, kekompakan, dan inovasi dari seluruh kader PKK serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat, Tanjungbalai bisa menjadi juara. Kita buktikan bahwa PKK Kota Tanjungbalai tidak hanya aktif, tetapi juga produktif dan inspiratif dalam menjalankan setiap programnya,” sebut Fadly.
Fadly juga mengajak seluruh jajaran PKK, mulai tingkat kota hingga dasawisma, menjaga semangat dan memperkuat koordinasi. Ia berharap evaluasi tersebut menjadi bahan introspeksi sekaligus pemacu untuk memberikan hasil terbaik.
Di akhir sambutannya, Fadly menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kelurahan Pantai Burung atas berbagai inovasi yang telah dilakukan dalam pelaksanaan PAAREDI.
“Mari bersama kita wujudkan menuju Kota Tanjungbalai EMAS, Elok, Maju, Aman, dan Sejahtera, melalui keluarga yang tangguh dan anak-anak yang berdaya,” tutupnya.
Rumbia Dorong Budaya Literasi Anak
Ketua TP PKK Kota Tanjungbalai Ny. Mashandayani Mahyaruddin mengatakan pembinaan terhadap Kelurahan Pantai Burung dilakukan secara intensif agar mampu memberikan hasil maksimal dalam penilaian PAAREDI.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Rumah Baca Ibu dan Anak (Rumbia), yang menjadi wadah bagi ibu dan anak untuk melakukan aktivitas positif, terutama membaca dan bermain bersama. Kegiatan tersebut umumnya dilaksanakan setelah anak-anak pulang sekolah.
Mashandayani berharap Rumbia dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan di seluruh kelurahan. Ia juga mengajak para orang tua aktif memberikan edukasi, bimbingan serta keteladanan kepada anak.
“Saya juga sebagai orang tua dan ibu lainnya berharap dapat memberikan edukasi dan bimbingan yang baik kepada anak-anak kita,” ucapnya.
Ia menilai keberhasilan pembinaan tidak terlepas dari dukungan perangkat daerah dan komitmen Pemko Tanjungbalai dalam mendukung program kerja TP PKK untuk mewujudkan visi Tanjungbalai EMAS.
TP PKK Sumut Apresiasi Program Rumbia
Ketua Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Sitti Banina, menjelaskan monitoring HKG PKK 2026 merupakan tindak lanjut dari supervisi sebelumnya. Kegiatan tersebut bertujuan melihat langsung penerapan 10 Program Pokok PKK sekaligus mengevaluasi kinerja kader di lapangan.
Sitti mengatakan Kelurahan Pantai Burung menjadi salah satu nominasi penilaian PAAREDI tingkat Provinsi Sumatera Utara. Kunjungan ke Tanjungbalai merupakan hari kedua rangkaian penilaian setelah sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Labuhanbatu Utara.
“Setelah dari Tanjungbalai, kami akan melanjutkan penilaian ke Kabupaten Asahan dan Kabupaten Batubara,” ujarnya.
Dalam kunjungan itu, Sitti memberikan apresiasi terhadap pembinaan anak dan remaja yang dilakukan TP PKK Kota Tanjungbalai, termasuk keberadaan Rumbia di Kelurahan Pantai Burung.
Menurutnya, Rumbia memiliki peran penting dalam mendukung pembinaan anak, terlebih PAAREDI menjadi salah satu program yang dinilai dalam kegiatan tersebut.
Ia juga mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungbalai yang dinilai aktif mendorong kembali minat baca anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
“Banyak kegiatan yang dilaksanakan bersama forum anak dan OPD terkait dalam pembinaan anak dan remaja. Ini sangat luar biasa,” katanya.
Sitti menilai upaya menghadirkan taman baca di berbagai ruang publik patut diapresiasi karena kegiatan literasi tidak hanya menunggu anak datang ke perpustakaan.
Menurutnya, taman baca tersebut hadir hampir setiap hari di sejumlah lokasi, mulai taman bermain, kegiatan Car Free Day (CFD), kelurahan hingga ruang publik lainnya.
Ia berharap sinergi kader PKK, forum anak, OPD dan komunitas terus diperkuat agar anak-anak dan remaja mampu menggunakan teknologi secara bijak dan produktif, tanpa meninggalkan budaya literasi.(ans)
