Batu Bara | SNN - Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menegaskan Musabaqah Dai dan Daiyah bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi bagian dari upaya membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.
Hal itu disampaikan Baharuddin saat menghadiri penutupan Musabaqah Dai dan Daiyah ke-1 Tingkat Kabupaten Batu Bara Tahun 2026 sekaligus Pengukuhan Pengurus Daerah (PD) Kepemudaan Formadda-SU (Forum Masyarakat Dai dan Daiyah Sumatera Utara) Kabupaten Batu Bara di Aula A Kantor Bupati Batu Bara, Minggu (09/08/2026).
“Karena ini bukan tentang juara, tetapi hakikatnya dari kegiatan ini adalah bagaimana kita bisa membentengi diri kita dari semua kejahatan-kejahatan,” ujar Bupati Batu Bara.
Menurut Baharuddin, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membentuk karakter dan akhlak.
Ia berharap kegiatan Musabaqah Dai dan Daiyah mampu melahirkan generasi dai dan daiyah yang memiliki kualitas keilmuan, kecerdasan emosional, intelektual, serta kekuatan spiritual sehingga dapat memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir para dai dan daiyah yang mampu meningkatkan kualitas keilmuan, menjaga emosional, mengisi intelektual, serta memperkuat spiritual dalam kehidupan bermasyarakat,” harapnya.
Baharuddin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian perlombaan dengan penuh semangat. Ia secara khusus mengucapkan selamat kepada peserta yang berhasil meraih prestasi dan meminta peserta yang belum menjadi juara agar tidak berkecil hati.
Ia mendorong seluruh peserta untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan, karena keberhasilan dalam kegiatan tersebut tidak hanya diukur dari perolehan juara, tetapi juga dari proses pembentukan karakter dan penguatan nilai keagamaan.
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Aripay Tambunan mengajak generasi muda untuk terus bangkit dan mengambil peran dalam membangun peradaban.
“Apapun yang dilakukan dalam hidup ini, kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual inilah modal kita sebagai pemuda bangkit dan akhirnya kita punya karakter dan berakhlak,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Baharuddin mengucapkan selamat atas pengukuhan PD Kepemudaan Formadda-SU Kabupaten Batu Bara. Ia berharap organisasi kepemudaan tersebut dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam melaksanakan berbagai kegiatan positif dan mendukung pembangunan daerah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian hadiah kepada para pemenang Musabaqah Dai dan Daiyah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.
Kecamatan Lima Puluh Pesisir berhasil meraih Juara Umum Musabaqah Dai dan Daiyah ke-1 Tingkat Kabupaten Batu Bara Tahun 2026.
Bupati Batu Bara turut menyampaikan ucapan selamat kepada Kecamatan Lima Puluh Pesisir serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menggaungkan dakwah, memperkuat nilai-nilai keagamaan, dan bersama-sama membangun generasi berkarakter menuju Batu Bara Bahagia.(ans)
