Batu Bara | SNN - Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., meninjau langsung lokasi persawahan Program PM-AAS (Pertanian Modern Advanced Agricultural System) di Desa Suka Raja, Kecamatan Air Putih, Selasa (14/07/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Batu Bara mempercepat penerapan pertanian modern guna meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Plt. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH), penyuluh pertanian Kabupaten Batu Bara, perwakilan Dinas Pertanian, serta Tim PM-AAS.
Program PM-AAS di Desa Suka Raja mengelola lahan persawahan seluas 77 hektare yang ditanami padi varietas Inpari 32. Program ini mengedepankan penerapan teknologi dan sistem budidaya modern yang efektif dan efisien untuk meningkatkan hasil produksi pertanian.
Lahan tersebut dikelola oleh empat kelompok tani, yakni Kelompok Tani Setia Tani seluas 24 hektare, Kelompok Tani Pardamean 16 hektare, Kelompok Tani Lam Satahi 27 hektare, serta Kelompok Tani Sido Rukun 10 hektare.
Pada kesempatan itu, Bupati Baharuddin juga berdialog dengan para petani dan penyuluh pertanian guna mendengar langsung berbagai kondisi dan kebutuhan di lapangan, sekaligus menyerap masukan terkait pelaksanaan program pertanian modern.
Menurutnya, pemanfaatan inovasi dan teknologi harus terus didorong agar petani mampu meningkatkan hasil panen sekaligus menekan biaya produksi.
"Sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama perekonomian Kabupaten Batu Bara. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Batu Bara akan terus mendukung penerapan sistem pertanian modern melalui berbagai program yang berorientasi pada peningkatan produktivitas, kesejahteraan petani, dan ketahanan pangan," ujar Bupati Baharuddin.
Ia juga mengajak para petani untuk terus memanfaatkan teknologi pertanian agar sektor pertanian di Batu Bara semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Peninjauan tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam mempercepat transformasi sektor pertanian berbasis teknologi. Melalui Program PM-AAS, pemerintah berharap produktivitas pertanian terus meningkat sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Batu Bara sebagai daerah dengan sektor pertanian yang modern, mandiri, dan berkelanjutan.(ans)
