Pemko Tanjungbalai Raih Penghargaan Capaian Realisasi Investasi Terbesar 2025 di PIISU 2026 -->

Pemko Tanjungbalai Raih Penghargaan Capaian Realisasi Investasi Terbesar 2025 di PIISU 2026

Minggu, 14 Juni 2026

Simalungun | SNN - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai kembali menorehkan prestasi di bidang investasi. Dalam ajang Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PIISU) ke-12 Tahun 2026, Pemko Tanjungbalai berhasil meraih penghargaan kategori Persentase Capaian Realisasi Investasi Terbesar Tahun 2025, dengan menempati peringkat ketiga tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, yang hadir bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Usni Syahzuddin Sinaga, pada pembukaan PIISU 2026 di Open Stage Parapat, Kabupaten Simalungun, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara, Mohammad Bobby Afif Nasution, turut dihadiri unsur Forkopimda Sumut, bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, pelaku usaha, investor, serta pelaku UMKM.

Dalam sambutannya, Bobby Nasution menekankan pentingnya penerapan feasibility study atau studi kelayakan usaha dalam pengembangan UMKM agar lebih terukur, berbasis data, dan menarik bagi investor.

"Jadi jika bapak ibu ingin menawarkan investasi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, tinggal membawa data UMKM yang sudah memiliki studi kelayakan. UMKM tidak hanya dibina secara umum, tetapi harus dianalisis kelayakannya secara terstruktur agar bisa naik kelas dan memiliki daya saing," tegas Bobby.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mendorong peningkatan daya saing UMKM melalui digitalisasi, kemudahan akses pembiayaan, penyederhanaan perizinan, hingga fasilitasi sertifikasi halal. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas pasar dan memperkuat kemitraan UMKM dengan dunia usaha.

Bobby juga menegaskan bahwa inovasi dan investasi merupakan dua pilar penting dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan daya saing Sumatera Utara.

"Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Inovasi harus terus didorong, sementara investasi perlu difasilitasi agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Ia berharap seluruh rangkaian PIISU 2026 dapat melahirkan peluang investasi baru, memperkuat UMKM, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Melalui PIISU 2026, kita berharap lahir peluang investasi baru, semakin kuatnya UMKM, terciptanya lapangan kerja, dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara," katanya.

Usai menerima penghargaan, Plh Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi dan inovasi.

Menurutnya, Pemko Tanjungbalai terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus memberikan kemudahan pelayanan bagi investor.

"Bagi Pemerintah Kota Tanjungbalai sendiri, sebagaimana yang menjadi perhatian dan keinginan Bapak Wali Kota Tanjungbalai dalam menciptakan peluang usaha dan investasi di Kota Tanjungbalai. Kami berharap momentum PIISU 2026 kali ini menjadi kesempatan penting untuk memperkuat jejaring kerja sama serta mempromosikan berbagai potensi unggulan daerah kepada para pelaku usaha dan investor di Sumut," ujarnya.

Fadly menambahkan, investasi memiliki peran strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah karena mampu membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Oleh karena itu, berbagai upaya terus dilakukan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif serta memberikan kemudahan pelayanan kepada para investor dengan melibatkan kolaborasi dan sinergitas dari berbagai pihak, baik dunia usaha, akademisi, maupun masyarakat Kota Tanjungbalai sehingga nantinya akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dalam mewujudkan Visi Tanjungbalai EMAS," pungkasnya.

Pada kategori Persentase Capaian Realisasi Investasi Terbesar Tahun 2025, Kabupaten Tapanuli Tengah meraih peringkat pertama, disusul Kota Binjai di posisi kedua, dan Kota Tanjungbalai di peringkat ketiga.

Sementara itu, untuk kategori Realisasi Investasi Terbesar Tahun 2025, penghargaan diberikan kepada Kabupaten Simalungun sebagai terbaik pertama, Kota Medan di posisi kedua, dan Kabupaten Deli Serdang di peringkat ketiga.

Adapun penghargaan perusahaan dengan realisasi investasi terbesar tahun 2025 diraih oleh PT Hutama Karya sebagai peringkat pertama, diikuti PT Basic International Sumatera di posisi kedua, serta PT Unilever Oleochemical Indonesia di posisi ketiga.(ans)