Kegiatan yang turut dihadiri Ketua TP PKK Batu Bara, Pj. Sekretaris Daerah, Staf Ahli TP PKK Batu Bara, para asisten, para kepala OPD, Direktur RSUD H. OK. Arya Zulkarnain, para camat, kepala desa, perwakilan PT Inalum, Persatuan Wanita Inalum (Perwina), dan kader PKK ini merupakan bagian dari Gerakan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia serta menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kanker sejak dini.
Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin menekankan agar pelaksanaan IVA Test tidak hanya terpusat di satu lokasi, melainkan dilakukan secara bergilir di seluruh kecamatan sehingga semakin banyak perempuan dapat mengakses layanan kesehatan tersebut.
"Kegiatan pemeriksaan IVA Test ini jangan hanya dilaksanakan di satu tempat, tetapi harus dapat menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Batu Bara. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat, khususnya kaum ibu, yang mendapatkan layanan deteksi dini untuk menjaga kesehatan mereka," ujar Bupati Baharuddin.
Menurutnya, deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara merupakan langkah strategis untuk menekan risiko penyakit yang masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan perempuan. Ia berharap program serupa dapat terus diperluas hingga tingkat desa.
Bupati juga mengajak kaum perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan dengan rutin melakukan pemeriksaan serta menjaga kebersihan diri sebagai upaya pencegahan.
"Kaum perempuan harus membiasakan diri melakukan pemeriksaan dan perawatan kesehatan secara rutin agar dapat mendeteksi lebih awal serta mencegah risiko kanker leher rahim maupun kanker payudara," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati kembali menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Karena itu, ia mengajak seluruh tenaga kesehatan, mulai dari kepala puskesmas, dokter, perawat, hingga bidan, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat sinergi dalam memajukan layanan kesehatan di Kabupaten Batu Bara, termasuk mendukung pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK. Arya Zulkarnain.
Selain itu, Bupati memaparkan sejumlah target pembangunan kesehatan tahun 2026, di antaranya mempertahankan capaian Universal Health Coverage (UHC) di atas 99 persen dengan tingkat keaktifan peserta lebih dari 80 persen melalui dukungan anggaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebesar Rp46 miliar, menurunkan angka stunting menjadi 17,5 persen, memperluas layanan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta memperkuat sarana, prasarana, dan alat kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit daerah.
Melalui Gebyar IVA Test ini, Pemerintah Kabupaten Batu Bara berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker semakin meningkat, sehingga dapat mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.(ans)
