Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala Badan Kesbangpol, Edwardsyah, Ketua FKUB, Hasbullah, Sekretaris FKUB, Amirson Halomoan Samosir, serta jajaran pengurus FKUB lainnya.
Dalam pertemuan itu, Wakil Wali Kota yang juga menjabat sebagai pembina FKUB menyampaikan bahwa usulan yang diajukan kepada Pemerintah Kota akan dipertimbangkan dan diupayakan untuk direalisasikan, termasuk kebutuhan rehabilitasi kantor sekretariat FKUB agar aktivitas organisasi dapat berjalan lebih optimal dan nyaman.
Ia juga meminta Kepala Badan Kesbangpol untuk melakukan monitoring langsung ke lokasi kantor FKUB sekaligus menyusun laporan kebutuhan anggaran rehabilitasi guna diusulkan pada Perubahan APBD (P-APBD) 2026.
“Harapannya pada akhir tahun dapat segera terealisasi,” ujar Fadly.
Fadly menegaskan, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk FKUB yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di daerah.
Terkait program kerja FKUB, Wakil Wali Kota menyambut baik sejumlah rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dan meminta agar segera disusun secara matang untuk diajukan kepada Pemko Tanjungbalai.
“Program kerja yang akan dilaksanakan harus benar-benar memiliki manfaat dan dirasakan hasilnya nanti, baik dalam hal pembinaan kerukunan umat beragama dan menjaga kondusifitas Kota Tanjungbalai sehingga terhindar dari hal-hal yang dapat merusak suasana keharmonisan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Fadly juga meminta FKUB agar terus aktif memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu-isu negatif maupun informasi bohong atau hoaks.
Sementara itu, sebelumnya, Ketua FKUB, Hasbullah, menyampaikan kondisi kantor sekretariat FKUB saat ini membutuhkan dukungan anggaran dari Pemerintah Kota untuk perehaban gedung.
Ia juga berharap adanya dukungan dana hibah melalui P-APBD 2026 nanti untuk mendukung pelaksanaan program kerja organisasi, mengingat pada tahun 2025 dan 2026 FKUB tidak memperoleh bantuan.
Adapun sejumlah program yang direncanakan FKUB di antaranya sosialisasi kerukunan dan moderasi beragama bagi guru tingkat SD dan SLTP, Lomba Cerdas Cermat (LCC) Kerukunan tingkat SLTP, serta pencetakan buku saku kerukunan bagi siswa SMP se-Kota Tanjungbalai.(ans)
