Salat Iduladha yang dimulai sekitar pukul 07.20 WIB itu berlangsung khusyuk di bawah cuaca cerah. Muhammad Fadly Abdina hadir didampingi sang istri, dr. Desi Khairina Fadly Abdina, dan berbaur bersama ribuan warga yang memadati lapangan.
Pelaksanaan salat dipimpin Imam As Asy’Ary, M.Ag, sementara khutbah Iduladha disampaikan Prof. Dr. Daud Rasyid, M.A dari Jakarta.
Dalam sambutannya, Plh Wali Kota Muhammad Fadly Abdina mengajak masyarakat menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat keikhlasan, persatuan, dan semangat gotong royong dalam membangun Kota Tanjungbalai.
“Iduladha bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial dengan berbagi melalui ibadah kurban. Daging hewan kurban yang dibagikan menjadi bentuk nyata kasih sayang dan solidaritas kepada sesama, khususnya bagi saudara-saudara yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, semangat pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS harus menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk saling bahu-membahu dan bekerja bersama agar setiap program pembangunan di kota ini dapat terlaksana dengan baik, sesuai visi-misi kami, yaitu mewujudkan Tanjungbalai Emas (Elok, Maju, Agamais dan Sejahtera). Tidak akan ada pembangunan yang sukses tanpa kontribusi dan keterlibatan seluruh masyarakat Kota Tanjungbalai,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Muhammad Fadly Abdina menyampaikan salam dari Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, yang saat ini tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Ia juga mengucapkan selamat Hari Raya Iduladha 10 Zulhijah 1447 Hijriah serta menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kota Tanjungbalai.(ans)
