Tanjungbalai | SNN - Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meresmikan dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yakni SPPG Panca dan SPPG Beting yang dikelola Yayasan Hijrah Bersama Masyarakat Kota Tanjungbalai, Kamis (08/01/2026), di Jalan Husni Thamrin, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar.
Wali Kota Mahyaruddin Salim, pada sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Hijrah Bersama Masyarakat Kota Tanjungbalai, yang telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan program Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto. Ia menyatakan bahwa keberadaan SPPG merupakan bentuk kolaborasi pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung program Presiden RI tersebut.
“Keberadaan SPPG ini adalah bukti nyata kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat dalam mewujudkan visi membangun generasi emas,” kata Mahyaruddin.
Ia menegaskan Program MBG menjadi prioritas Pemerintah Kota Tanjungbalai dan harus dijalankan sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN).
"Program MBG menjadi prioritas pemerintah Kota Tanjungbalai, tertuang dalam misi kami yang ke empat yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat termasuk dalam program hasil terbaik сераt," jelasnya, "Program MBG ini harus memperhatikan beberapa aspek, yakni keamanan pangan (Standar BGN), penanganan bahan baku yang tidak berkualitas, fasilitas penyimpanan dan kebersihan serta distribusi makanan," tegasnya lagi.
Mahyaruddin juga menyebutkan bahwa keberhasilan MBG berdampak langsung pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi, dan penurunan kemiskinan.
“IPM saat ini 75,95 poin dan ditargetkan meningkat menjadi 85,15 poin pada Tahun 2030. Harus ada peningkatan 1 sampai 2 poin pertahunnya. Pertumbuhan ekonomi saat ini 4,91% ditargetkan menjadi 7,25-7,65% pada 2030. Harus ada pertumbuhan ekonomi sebesar 0,4% pertahunnya. Sementara tingkat kemiskinan saat ini 11,97% target 2030 kita turunkan menjadi 7,75%," paparnya.
Ia menambahkan, Kota Tanjungbalai termasuk kota tercepat dalam pemenuhan kuota SPPG, hingga Januari 2026 telah memiliki 23 SPPG yang tersebar di lima kecamatan : Kecamatan Sei Tualang Raso 5 SPPG, Kecamatan Teluk Nibung 2 SPPG, Kecamatan Datuk Bandar 8 SPPG, Kecamatan Datuk Bandar Timur 3 SPPG dan Kecamatan Tanjungbalai Selatan 5 SPPG.
"Tahun 2025 kita telah melaksanakan program ini dengan baik tanpa masalah apapun, saya mengajak untuk kita semua, mari kita mulai Tahun 2026 ini mensukseskan kembali program MBG," harap Wali Kota. "Untuk itu SPPG yang ada terkhusus SPPG Yayasan Hijrah Bersama Masyarakat Kota Tanjungbalai agar betul-betul memperhatikan standar gizi, keamanan, kualitas serta distribusi. Semoga Yayasan ini dapat memberikan pelayanan gizi yang terbaik untuk anak-anak Kota Tanjungbalai," pungkas Wali Kota Mahyaruddin.
Sementara itu, Ketua Yayasan Hijrah Bersama Masyarakat Kota Tanjungbalai, Hj Mayang Sari Batubara mengucapkan selamat datang sekaligus mengucapkan terima kasih sudah hadir dalam acara Launching dan Pelepasan MBG SPPG Panca dan SPPG Beting. Ia menyampaikan bahwa pendirian SPPG MBG ini merupakan bentuk dukungan terhadap program MBG Presiden Prabowo.
"Terima kasih kita kepada Bapak Prabowo atas programnya MBG untuk masyarakat karena bisa sekalian menjadikan banyak lapangan pekerjaan kepada masyarakat," ucap Mayang.
Koordinator Wilayah BGN Kota Tanjungbalai, Armansyah Putra, yang juga turut hadir, dalam sambutannya menjelaskan jumlah SPPG di Kota Tanjungbalai mencapai 23 dapur dengan melibatkan sekitar 800 pekerja, meski masih terdapat satu kecamatan yang belum memiliki SPPG.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan dilanjutkan dengan pendistribusian MBG oleh Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, yang juga Ketua Satgas MBG ke SMK Negeri 6.(ans)
