Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Abdul Rani SH Minta Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy Jhon Sahala Marbun Selaku Counterpart Komisi I DPRD Medan Segera Meringkus Para Pelaku. -->

Advertisement


Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Abdul Rani SH Minta Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy Jhon Sahala Marbun Selaku Counterpart Komisi I DPRD Medan Segera Meringkus Para Pelaku.

Senin, 25 Desember 2023

 


Medan | SNN - Dibegalnya seorang ustaz bernama Amin Dalimunthe di Jalan Kanal STM, Kecamatan Medan Johor saat hendak mengisi kuliah subuh di Masjid Al Munawaroh, Minggu (24/12) subuh, membuat sejumlah pihak berang hingga angkat bicara.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Abdul Rani SH, mengatakan peristiwa dibegalnya Ustaz Amin tersebut merupakan bukti nyata ketidakamanan Kota Medan saat ini.

"Beliau (Ustaz Amin) ini seorang ustaz yang akan mengisi kuliah subuh di masjid. Bayangkan saja, seorang yang jelas-jelas terlihat dari pakaiannya akan pergi beribadah ke masjid, masih juga dibegal. Ini bukti nyata bahwa saat ini Kota Medan sangat jauh dari kata aman, kita sangat prihatin atas kejadian ini," ucap Abdul Rani kepada Wartawan, Senin (25/12/2023) sore.

Untuk itu, Abdul Rani yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PPP Kota Medan tersebut meminta Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy Jhon Sahala Marbun selaku counterpart Komisi I DPRD Medan untuk segera meringkus para pelaku. 

"Kita minta para pelaku yang tidak bermoral ini segera ditangkap. Kepada counterpart kami di Polrestabes Medan, saya meminta agar peristiwa ini menjadi atensi untuk segera ditindaklanjuti. Kita percaya dibawah kepemimpinan Kapolrestabes Medan yang baru ini, para pelaku akan segera diringkus," ujarnya.

Tak hanya segera meringkus para pelaku tersebut, Rani juga meminta Polrestabes Medan dan jajarannya untuk meningkatkan keamanan di Kota Medan.

"Saat ini masyarakat Kota Medan sangat diresahkan oleh aksi-aksi begal seperti itu, sebab para pelakunya tidak segan-segan untuk melukai korbannya. Mirisnya, banyak para pelaku yang masih berusia remaja," katanya.

Rani pun meminta agar pihak kepolisian dapat memberikan perhatian khusus di titik-titik rawan aksi kejahatan, termasuk di Jalan Kanal STM tempat Ustaz Amin dibegal.

"Kita tahu bahwa Jalan Kanal STM itu memang rawan aksi kejahatan, sebab kejadian seperti ini sudah berkali-kali terjadi disana. Begitu juga dengan titik-titik rawan lainnya, kita harap kawasan-kawasan tersebut bisa mendapatkan perhatian lebih dari pihak kepolisian," pungkasnya.

Seperti diketahui, seorang ustaz menjadi korban begal di Jalan Kanal STM, Kecamatan Medan Johor saat hendak mengisi kuliah subuh di Masjid Al Munawaroh, Minggu (24/12/2023) subuh.

Berdasarkan informasi yang didapat, ustaz yang dimaksud bernama Amin Dalimunte. Saat ini, ustaz tersebut beralamat di Jalan Starban Gg. Mushala, Medan Polonia.

Saat itu korban mengenderai sepeda motor bersama keponakannya. Saat hampir sampai di masjid, Ustaz Amin Dalimunthe dirampok oleh tiga kawanan begal yang ditaksir berusia remaja dengan menggunakan klewang.

Para pelaku pun langsung mengancam korban agar menyerahkan barang berharga miliknya, yakni sepeda motor dan telepon selular. Akibat aksi kejahatan itu, barang-barang berharga milik Ustaz Amin tersebut berhasil dibawa kabur para pelaku.(torong/nur)