Perkuat Semangat Kebangsaan, Paguyuban se Sumut Apresiasi Bakti Sosial Polri Presisi -->

Perkuat Semangat Kebangsaan, Paguyuban se Sumut Apresiasi Bakti Sosial Polri Presisi

Kamis, 21 September 2023


MEDAN - Sekitar 6 ribuan warga dari berbagai organisasi dan paguyuban lintas etnis dan profesi menghadiri kegiatan silaturahmi kebangsaan di Gedung Serba Guna Unimed, Jalan William Iskandar, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (21/9/2023) pagi.

Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda Sumut menghadiri kegiatan ini. Hadir juga Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH, Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, pejabat utama Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), serta Forkopimda Sumut.

Kegiatan yang merupakan rangkaian 'Bakti Sosial Polri Presisi untuk Negeri' ini, mendapat dukungan dan apresiasi luar biasa dari ratusan organisasi dan paguyuban yang hadir.

Kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat untuk memupuk wawasan dan penguatan kebangsaan, serta menggugah semangat nasionalisme. Sekaligus mengingatkan kembali dan mengajak warga untuk menjaga toleransi dan selalu mengedepankan kebersamaan.

Seperti disampaikan Ketua Paguyuban Bilal Mayit dan Penggali Kubur (PBMPK) Sumatera Utara (Sumut) Pusman, yang sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

"Kami sangat mendukung dan apresiasi kegiatan ini. Sangat bermanfaat untuk mengingatkan kita kembali, agar senantiasa mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa, dan rasa cinta tanah air," ujar Pusman di sela-sela kegiatan.

Ia juga menilai, kegiatan ini cukup ampuh menangkal informasi-informasi yang sifatnya hoax, yang berpotensi menyebabkan keresahan di tengah-tengah masyarakat Indonesia, khususnya di Sumatera Utara.
 
 "Terima kasih kepada Bapak Wakapolri Komjen Agus Andrianto SH MH, yang turut hadir di kegiatan ini. Kedatangan beliau menjadi suntikan semangat bagi seluruh organisasi dan paguyuban yang hadir hari ini," ucapnya.

Di akhir, Pusman mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara, agar tidak mudah mempercayai dan terpengaruh dengan informasi-informasi hoax yang akan memecah belah bangsa.

"Mari kedepankan toleransi, musyawarah dan semangat persatuan bangsa," ujarnya. (Red)