Ketua TP PKK Sumut Sapa Para Kader Posyandu di Asahan -->

Advertisement


Ketua TP PKK Sumut Sapa Para Kader Posyandu di Asahan

Senin, 05 September 2022

 


Asahan | SNN - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis mengunjungi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Desa Seisilau Barat, Kecamatan Setiajanji, Kabupaten Asahan, dan menemui para kader Posyandu, Senin (05/09/2022). Dirinya ingin memastikan ibu dan bayi cukup gizi serta tertib imunisasi.

Dalam kunjungan tersebut, Nawal Lubis didampingi Ketua TP PKK Asahan Titiek Sugiharti Surya, serta jajaran pengurus TP PKK Sumut dan sejumlah pejabat Pemkab Asahan. Diawali paparan peluncuran proyek percontohan Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh Bencana Kabupaten Asahan.

Kedatangan Nawal Lubis disambut antusias para kader dan petugas Posyandu. Momentum itu juga disempatkan untuk berfoto bersama usai menerima bingkisan penambah gizi ibu dan bayi dari Ketua TP PKK Sumut.

"Sehat semua kan ibu-ibu, gizi anaknya dicukupkan ya. Untuk petugas, tetap semangat, tingkatkan terus pelayanan kita untuk masyarakat yang membutuhkan," kata Nawal Lubis.

Sebelumnya, Nawal Lubis mendengarkan paparan dari Ketua TP PKK Asahan Titiek Sugiharti Surya pada Peluncuran Proyek Percontohan Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh Bencana, di Aula Kantor Desa Seisilau Barat.

Titiek menyampaikan, ada lima desa untuk lima kategori yang lolos verifikasi untuk melaksanakan proyek percontohan tersebut. Yakni Desa Rawangpasar IV, Kecamatan Rawangpanca Arga, untuk Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHSB), Desa Sipakuarea, Kecamatan Simpangempat, kategori Peduli Lingkungan, Desa Seisilau Barat, Kecamatan Setiajanji, kategori Menuju Keluarga Sehat Berkualitas, Desa Piasaulu, Kecamatan Tinggiraja, kategori Peduli Kesehatan Ibu dan Anak serta Desa Orika, Kecamatan Pulaurakyat, kategori Mewujudkan Keluarga Sehat/Pasangan Usia Subur (PUS).

Pihaknya pun menyampaikan terima kasih karena langkah monitoring serta bimbingan dari TP PKK Sumut, sehingga diharapkan upaya menyukseskan proyek percontohan yang direncanakan selama empat tahun itu bisa membuahkan hasil. (torong/ans)