Ketua Banpeperda DPRD Sumut Meryl Saragih : Apresiasi Kapolda Sumut Berantas Judi Online -->

Advertisement


Ketua Banpeperda DPRD Sumut Meryl Saragih : Apresiasi Kapolda Sumut Berantas Judi Online

Rabu, 10 Agustus 2022

 


Medan| SNN - 
PDI Perjuangan menilai penggerebekan judi online yang beromzet ratusan juta rupiah di Komplek Cemara Asri Percut Sei Tuan, merupakan prestasi bagi Polda Sumut dan Polrestabes Medan.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Meryl R Saragih, melalui siaran persnya pada Rabu (10/08/2022).

“Ini prestasi bagi jajaran Polda Sumut dan Polrestabes Medan, dengan diungkapnya kasus ini jadi titik awal bagi kepolisian, membabat habis semua judi online yang dapat merugikan masyarakat, merusak generasi muda penerus Bangsa," ujar Meryl yang juga sebagai Anggota DPRD Sumut, terpilih melalui Dapil Medan B

Selanjutnya, Politisi muda yang cantik dan saat ini  menjabat sebagai Ketua Banpeperda DPRD Sumut ini menyatakan, bahwa langkah tepat yang dilakukan Polda Sumut menunjukkan digitalisasi tugas Polisi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam mendeteksi keberadaan para pelaku dan lapak judi online.

"Penerapan teknologi didukung bukti tersebut, menunjukkan Polda Sumut semakin  menuju Polri Presisi," lanjut Anggota Komisi A DPRD Sumut ini

"Tidak sedikit perjudian secara daring menjamur di internet menyasar, bisa meracuni otak masyarakat dan menjadi adiksi, khususnya kalangan Pemuda hingga ke Desa," lanjut Meryl

Kemudian Meryl menyebutkan, bahwa Judi online bisa diakses semua orang tanpa batas, untuk anak-anak usia sekolah, kaum muda, hingga kalangan tua, dengan sekali klik melalui smartphonenya.

"Awal bermain mereka akan disuguhkan kemenangan, lalu kemudian kecanduan. Kalau sudah candu, ini bahaya. Banyak fenomena di mana sekadar untuk mengisi saldo di akun situsnya, mereka bisa jual-jualan. Bandar yang menang banyak," ungkap Meryl.

"Mengamati fenomena di berbagai Daerah dan Desa, saya melihat hal ini bisa berdampak terhadap kriminalitas. Kalau mau men-depo lagi gak punya uang, kemudian sudah kecanduan, kan bisa saja mereka melakukan tindak kriminal," imbuhnya.

Terakhir Meryl menyampaikan bahwa, revolusi industri tidak bisa dibendung dan bentuk judi online sebagai salah satu dampak, atas perkembangan tekhnologi informasi dan komunikasi saat ini. Kemajuan teknologi berhasil menyulap masyarakat sosial jadi masyarakat digital, dengan kebiasaan baru. 

Salah satunya adalah, bertemu dengan lapak judi secara daring yang dikemas dalam berbagai model, seperti permainan, bahkan togel online sekalipun.

"Tangkap dan berantas judi online sampai ke bandar dan akar-akarnya," pungkas Meryl. (torong/kas)