DPRD Medan Minta Dinas Pertanian Dan Perikanan Galakkan Pengadaan Bibit Ikan Serta Tanaman -->

Advertisement

DPRD Medan Minta Dinas Pertanian Dan Perikanan Galakkan Pengadaan Bibit Ikan Serta Tanaman

Rabu, 08 Juli 2020


Medan | SNN - Pimpinan dan anggota badan anggaran (Banggar) DPRD Medan minta Tim Anggaran Pemko Medan supaya memprioritaskan alokasi penambahan anggaran di Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Medan. Dimasa pandemi Covid 19 saat ini sangat dibutuhkan pembudidayaan bibit ikan dan tanaman bagi masyarakat dengan pemanfaatan lahan kosong.

"Saat ini pemerintah menggalakkan pembudidayaan tanaman dan ikan di pekarangan rumah untuk mendukung ketahanan pangan. Tentu Dinas Pertanian dan Perikanan harus bertanggungjawab soal penyediaan bibit," ujar Ketua DPRD Medan Hasyim SE didampingi Wakil Ketua DPRD Medan H Ihwan Ritonga bersama anggota Banggar lainnya Paul Mei Anton Simanjuntak, Renville Napitupulu, Syaiful Ramadhan dan Dedy Ansyari saat menggelar pembahasan Ranperda Kota Medan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan APBD TA 2019 di gedung DPRD Medan, Rabu (08-07-2020).

Pemko Medan harus fokus penyediaan bibit tanaman dan ikan yang bagus. "Dinas Pertanian dan Perikanan diharapkan mampu menyanggupi permintaan masyarakat soal penyediaan bibit tanaman dan ikan," tegas Hasyim seraya menyebut perlu disosialisasikan kepada masyarakat agar dilakukan pemanfaatan pekarangan lahan kosong.

Sama halnya dengan Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga mengingatkan Pemko Medan melalui Dinas Pertanian dan Perikanan agar memberdayakan tenaga honor dengan maksimal.

"Tenaga honor supaya dipekerjakan dengan baik. Kita harapkan jangan sampai ada pemutusan hubungan kerja sepanjang masih bisa diberdayakan. Begitu juga dengan penggajian diupayakan memenuhi gaji UMK," saran Ihwan Ritonga.

Sebelumnya Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Medan Ir Ikhsyar Rasyid Marbun memaparkan pada Tahun 2019 pihaknya mendapat anggaran sebesar Rp 21 miliar dan terealisasi Rp 18 miliar lebih.

Menanggapi saran dewan, Ikhsar Marbun menyebut saat ini pihaknya kesulitan untuk pengembangan pembibitan ikan dan tanaman. Karena anggaran rutin untuk pembelian makanan ikan, pembibitan serta pembelian minyak untuk mesin air ikut dipangkas dialihkan refocusing untuk dana Covid 19.(torong/zul)