Ketua DPRD Medan Minta Aktifitas Di Sekretariat Kantor Walikota Medan Diliburkan -->

Advertisement

Ketua DPRD Medan Minta Aktifitas Di Sekretariat Kantor Walikota Medan Diliburkan

Kamis, 26 Maret 2020


Medan | SNN - Ketua DPRD Medan Hasyim SE mengaku turut prihatin meninggalnya pejabat Pemko Medan Drs Musaddat Nasution kemarin sore. Apalagi, korban diduga meninggal akibat Corona Virus Disease 2019 (Covid 19).

Menyikapi hal itu, untuk meminimalisir dan memutus mata rantai penularan wabah virus corona Hasyim minta agar Plt Walikota Medan Akhyar Nasution dapat meliburkan PNS di sekretariat Pemko Medan.

“Agar korban tidak bertambah kita minta Plt Akhyar meliburkan PNS dan menjalankan instruksi dari pemerintah pusat ,” kata Hasyim SE (foto) kepada wartawan, Rabu (25-03-2020) malam.

Sambung Hasyim, bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) sudah mengeluarkan instruksi agar PNS dapat bekerja dari sistem rumah.
” Disini sudah jelas adanya aturan resmi , maka dapat dijalankan memutus mata rantai. Kita harus lebih tingkatkan kewaspadaan,” tegas Hasyim.

Disampaikan Hasyim yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Medan itu, akibat peristiwa tersebut jelas telah menimbulkan kekhawatiran dilingkungan Pemko Medan yang membuat suasana kerja tidak menjadi nyaman.

“Pemko Medan sendiri sudah menerapkan physical distancing termasuk tidak keluar rumah untuk mencegah penyebaran Corona bagi warga Medan. Untuk PNS Pemko Medan pun harus menjalankannya. Seharusnya Walikota Medan memberikan contoh nyata kepada warganya dengan terlebih dahulu membuat aturan dilingkungan kerjanya sendiri,” harapnya.
Ditambahkan, untuk dilingkungan DPRD Medan saja, Hasyim sudah melakukan kebijakan, dan membuat surat edaran untuk mengikuti aturan yang telah dikeluarkan pemerintah pusat.

Untuk itulah, kata Hasyim pihaknya mendesak agar seluruh PNS dilingkungan Pemko Medan termasuk Sekretariat DPRD Medan segera diberlakukan untuk berada didalam rumah selama 14 hari.

“Melihat adanya jatuhnya korban jiwa ini jelas sebelumnya terjalin komunikasi atau kontak sesama rekan tugas atau pun PNS terjadi dilingkungan Pemko Medan. Kita minta agar tim Gugus Tugas Corona bisa melakukan rapid test virus Corona atau Covid-19 terhadap seluruh PNS Pemko Medan. Karena bila hal ini tidak dilakukan maka akan membuat masyarakat khawatir karena para PNS ini juga bagian dari masyarakat ,” terang Hasyim.

Sebagaimana diketahui, Pejabat Pemko Medan Asisten Pemerintahan dan Sosial Drs Musaddat Nasution MS.i (foto) telah meninggal dunia Rabu sore di Rumah Sakit Adam Malik Medan diduga terjangkit Virus Corona.

Informasi yang di dapat wartawan dari Kabag Humas Pemko Medan, Musaddat Nasution meninggal mengalami sakit batuk demam sesak nafas. Akibat gejala yang dialaminya, Musaddat masuk rumah sakit Adam Malik pada Senin sore (23-03-2020). Setelah dirawat dua hari akhirnya meninggal sekitar pukul 16.00 wib di rumah sakit yang sama, Rabu (25-03-2020).(torong/zul)