Akhyar: Menjadikan Medan Kota Atlet Bukan Mimpi

Advertisement

Akhyar: Menjadikan Medan Kota Atlet Bukan Mimpi

Minggu, 02 Februari 2020

Medan | SNN - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan  Ir H Akhyar Nasution MSi mengatakan, Medan menjadi  Kota Atlet bukanlah suatu impian maupun utopia. Sebab, ibukota Provinsi Sumatera Utara ini dulunya merupakan gudangnya atlet. Setiap ada event nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON), Kota Medan selalu menempati peringkat lima besar. Namun belakangan ini prestasi atlet dari Kota Medan mengalami degradasi dan penurunan.

Demikian disampaikan Akhyar ketika membuka Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Kota Medan tahun 2020 di Garuda Plaza Hotel Medan, Sabtu (01-02-2020). Untuk itu melalui Musorkot ini, Akhyar berharap agar  kejayaan atlet Kota Medan harus dikembalikan lagi. Diingatkannya, Medan pernah punya spirit dan  historis yang gemilang dalam dunia olah raga di Indonesia, seperti era tahun 1960 hingga 1980-an.

"Tentunya ini menjadi tantangan kita bersama. Kita harus tidak letih mengingatkan kepada seluruh atlet untuk lebih mengutamakan prestasi, sebab ketika prestasi bagus, insya Allah rezeki pasti datang,”  ungkapnya.

“Seorang atlet harus memiliki spirit dan karakter olah raga sangat layak dihayati, terutama semangat pantang menyerah. Sebelum wasit mengatakan pertandingan berakhir, atlet harus terus bertanding. “Spirit dan semangat pantang menyerah ini yang harus ditanamkan kembali. Jika ini dapat dilakukan, Medan menjadi Kota Atlet bukanlah mimpi,” tegasnya.
           
Dihadapan Ketua KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis, Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono, Sekretaris Dispora Azzam Nasution, Ketua KONI Kecamatan beserta jajaran serta  seluruh pengurus cabang olahraga, Akhyar mengakui, fasilitas olahraga di Kota Medan masih kurang memadai. Untuk itu fasilitas olahraga yang ada saat ini akan dimaksimalkan fungsinya.(torong/fit)