Akhyar Ajak Warga Tionghoa Bersama Seluruh Masyarakat Bikin Cantik Medan

Advertisement

Akhyar Ajak Warga Tionghoa Bersama Seluruh Masyarakat Bikin Cantik Medan

Minggu, 09 Februari 2020

Medan | SNN - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengajak seluruh warga untuk membikin cantik Kota Medan. Fasilitas yang dimiliki tidak kalah dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Hanya kesadaran masyarakat untuk peduli dan mau menjaga kebersihan akan Kota Medan masih rendah. Oleh karenanya melalui gerakan,"Yuk, Bikin Cantik Medan" terus digelorakan guna menggugah dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk peduli akan Kota Medan.

"Kita sekarang terus menggelorakan  gerakan,"Yuk, Bikin Cantik Medan". Melalui gerakan ini, kita berharap agar seluruh masyarakat untuk bergerak untuk membenahi Kota Medan agar lebih cantik dan lebih baik lagi ke depannya. Kalau Kota Medan cantik dan indah, pengunjung baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara akan lebih banyak lagi yang datang ke Kota Medan sehingga pertumbuhan ekonomi akan menggeliat dan meningkat lagi," kata Akhyar ketika menghadiri Perayaan Cap Go Meh di Wisma Persahabatan Sport Centre Jalan Talaud Medan, Sabtu (08-02-2020)malam.

Dihadapan Ketua DPRD Medan Hasyim SE, anggota DPRD Medan Wong Chu Sen Tarigan, Ketua Wisma Persahabatan Ferry Iskandar berserta pengurus serta ratusan warga berdarah Tionghoa, Akhyar mengatakan, selain menjaga kebersihan dan membuat lingkungan sekitar tempat tinggal menjadi cantik, Yuk Bikin Cantik Medan juga bisa dilakukan dengan menghidupkan lampu teras rumah maupun toko sehingga menjadi terang-benderang pada malam hari. "Jika semua menghidupkan lampu rumah maupun toko, insya Allah Kota Medan akan terang benderang dan terlihat cantik di malam hari," ungkapnya.

Selanjutnya Akhyar mengungkapkan,   Medan merupakan kota multikultural. Meski terdiri dari etnis dan agama berbeda namun semua hidup rukun dan harmonis, termasuk suku Tionghoa.Oleh karenanya di momentum perayaan Cap Go Meh ini, Akhyar mengajak warga suku Tionghoa untuk terus menjaga kerukunan dan keharmonisan tersebut. Di samping itu juga ikut mendukung pembangunan di Kota Medan bersama seluruh lapisan masyarakat.

"Pemko Medan juga saat ini terus mencari situs-situs bersejarah yang ada di kota Medan. Kita telah memugar makam Datuk Kota Bangun. Kemudian akan menyusul makam Datuk Badiuzzaman Surbakti. Selain itu kita juga akan mempresentasikan kepada Gubsu rencana renovasi Kawasan Kesawan.Semua ini kami lakukan agar sejarah dan budaya yang ada di Kota Medan terus terjaga kelestariannya," ungkapnya.

Sementara itu Ferry Iskandar selaku Ketua Umum Wisma Persahabatan (WP) mengatakan, perayaan Cap Go Meh yang mereka laksanakan itu dirangkaikan dengan open house WP. Dimana tahun ini WP memasuki usianya yang ke 100 tahun. Untuk merayakan usia ini, WP akan menerbitkan sebuah buku yang berisikan tentang sejarah masyarakat Tionghoa yang ada di Kota Medan. "Semoga buku ini memberikan manfaat  bagi generasi berikutnya," jelas Ferry.(torong/fit)