Sebanyak 16 Pelajar Kota Medan Ikuti Program Pertukaran Pelajar Ke Gwangju

Advertisement

Sebanyak 16 Pelajar Kota Medan Ikuti Program Pertukaran Pelajar Ke Gwangju

Minggu, 17 November 2019

Medan | SNN - Sebanyak 16 pelajar asal Kota Medan akan mengikuti program pertukaran pelajar (student exchange program) ke kota Gwangju, Korea Selatan . Kegiatan ini digelar dalam rangka mempererat hubungan sister city antara Kota Medan dengan Kota Gwangju. Rencananya, para pelajar akan berangkat menuju Gwangju, Minggu (17-11-2019).

Nantinya, pelajar yang berasal dari SMAN 1 Medan, SMA Harapan 3, Yayasan Pendidikan Syafiyattul Amaliyah (YPSA), SMA Al Azhar dan SMA Sutomo 1 ini akan berada di Kota Gwangju selama 10 hari. Di sana nantinya, mereka akan mengikuti pendidikan di sejumlah sekolah setingkat SMA di Kota Gwangju. Selain menimba ilmu, mereka juga diharapkan dapat mengenalkan seni dan budaya Kota Medan.

Hal ini terungkap dalam pertemuan pelepasan pelajar yang berlangsung di Balai Kota Medan, Jumat (15-11-2019). Sebagai tanda pelepasan, Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Khairul Syahnan memakaikan tanda peserta kepada empat orang pelajar secara simbolis.

"Program pertukaran pelajar ini menjadi bukti hubungan sister city (kota kembar) Kota Medan dan Gwangju yang telah terjalin baik selama 22 tahun. Untuk itu, kepada anak-anak kami berpesan agar dapat mejaga baik nama Kota Medan selama di sana. Tetap utamakan adab, kesopanan dan etika selama melakukan lawatan. Selain itu, gunakan momentum tersebut untuk memperkenalkan Kota Medan," pesannya dihadapan pelajar dan para orangtua yang turut hadir mendampingi.

Mewakili orang tua pelajar, Yeni Hariyanti mengucapkan terima kasih kepada Pemko Medan atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan kepada anak-anak mereka. Dirinya mengungkapkan   program pertukaran pelajar tersebut menjadi wadah dan kesempatan luar biasa bagi anak-anak mereka mengasah ilmu dan pengetahuan serta membentuk karakter diri menjadi mandiri. "Semoga semua ilmu yang didapat menjadikan anak-anak kami menjadi pribadi yang mandiri dan ke depan dapat bermanfaat bagi Kota Medan," bilangnya. (torong/fit)