Wali Kota Tindak Lanjuti Keluhan Warga Jalan Datuk Kabu Pasar 5 Dibeton

Advertisement

Wali Kota Tindak Lanjuti Keluhan Warga Jalan Datuk Kabu Pasar 5 Dibeton

Rabu, 12 Juni 2019


Medan | SNN - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH  langsung menindaklanjuti keluhan warga Jalan Datuk Kabu Pasar 5, Kecamatan Medan Denai, Rabu (12-06-2019),  Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan melakukan perbaikan jalan rusak seperti yang dikeluhkan warga selama ini. Perbaikan dilakukan dengan pembetonan sehingga kualitas jalan lebih kuat dan tahan lama.

Menurut pengakuan warga, Jalan Datuk Kabu Pasar 5 sudah lama rusak dan tak kunjung diperbaiki. Selain mengganggu kenyamanan masyarakat pengguna jalan yang melintas, kondisi jalan rusak rentan membahayakan. Oleh karenanya warga sangat berharap agar jalan terletak di perbatasan Kota Medan dengan kabupaten Deli Serdang itu segera diperbaiki.

Begitu mendengar keluhan warga, Wali Kota langsung memerintahkan Dinas PU segera melakukan perbaikan dengan pembetonan. Panjang jalan yang dibeton lebih kurang 495 meter dan lebar 8 meter. Dengan pembetonan yang dilakukan, Wali Kota berharap agar Jalan Datuk Kabu pasar 5 kembali mulus sehingga aktifitas warga pun lancar kembali.
            
Bersamaan itu sejumlah pekerja langsung meratakan coran sesuai tinggi papan mal yang telah dipersiapkan. “Alhamdulillah, sejauh ini pembetonan yang kita lakukan berjalan dengan lancar. Kita harapkan proses pembetonan secepatnya selesai  sehingga warga dapat langsung merasakan manfaatnya,”Walikota Medan diwakili  Kadis PU Kota Medan Isa Ansyari.

Selama dalam proses pembetonan, minta dukungan warga agar menjaga jalan yang baru dibeton agar tidak langsung dilintasi.  “Tunggu sampai benar-benar kering, baru dilintasi. Kalau cepat dilintasi, jalan yang dibeton belum kuat sehingga rentan rusak. Jadi kita sangat mengharapkan dukungan penuh warga,” ungkapnya.
            
“Jangan biarkan parit sampai tersumbat, rutinlah lakukan pengorekan. Apabila membutuhkan bantuan dari Dinas PU, segera sampaikan agar kita turun dan membantu pengorekan. Apabila parit tersumbat, kita khawatirkan tidak mampu menampung debit air hujan sehingga meluap dan menggenangi badan jalan. Apabila  jalan yang baru dibeton ini terus-terusan terendam air, dikhawatirkan akan rusak kembali,” pesannya. (torong/fit)