Pemko Tanjungbalai Perkuat Literasi, Camat dan Lurah Diajak Optimalkan Perpustakaan Kelurahan -->

Pemko Tanjungbalai Perkuat Literasi, Camat dan Lurah Diajak Optimalkan Perpustakaan Kelurahan

Selasa, 26 Mei 2026


Tanjungbalai | SNN - Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Perpustakaan bersama camat dan lurah se-Kota Tanjungbalai di Aula Bapperida (Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah), Senin (25/5/2026).

Rakor tersebut digelar untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan, kelurahan hingga kepala lingkungan dalam mendukung gerakan gemar membaca dan penguatan literasi masyarakat melalui pengelolaan serta pemanfaatan perpustakaan di tingkat kelurahan.

Dalam arahannya, Plh Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menegaskan bahwa penguatan literasi merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Tanjungbalai EMAS, khususnya pada aspek "Maju" yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Apa yang ingin kita capai dalam pembahasan hari ini berkaitan dengan salah satu visi Tanjungbalai EMAS yakni 'Maju', di mana kita berkomitmen mendukung dan meningkatkan SDM salah satunya melalui pendidikan dan pengetahuan," ujar Fadly.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan, tetapi juga memerlukan peran aktif Dinas Perpustakaan dan Arsip dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pengetahuan.

"Dua hal ini harus kita pisahkan antara pendidikan yang selama ini dibidangi Dinas Pendidikan dan pengetahuan melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip. Saya berharap perpustakaan tidak hanya dipandang sebagai etalase saja, namun harus mampu beradaptasi dan menjadi garda terdepan pengembangan serta peningkatan SDM," katanya.

Fadly juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai dalam mendukung program Indonesia Emas 2045 melalui penguatan budaya membaca dan literasi di tengah masyarakat.

"Saya minta dukungan seluruh camat dan lurah untuk mensosialisasikan program gemar membaca atau literasi ini agar semakin dikenal masyarakat. Hal ini dapat dilaksanakan melalui penyebarluasan informasi lewat spanduk, baliho, banner maupun sosialisasi langsung oleh kepala lingkungan kepada masyarakat," ungkapnya.

Ia juga meminta kelurahan dan rumah ibadah yang menerima bantuan perpustakaan pada tahun ini untuk segera mempersiapkan segala kebutuhan guna mendukung peluncuran program tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungbalai, Ridwan Parinduri, melaporkan bahwa sebanyak 26 kelurahan telah menerima bantuan buku, rak, dan perlengkapan perpustakaan pada periode 2024–2025. Selain itu, lima kelurahan lainnya diusulkan menerima bantuan pada tahun 2026.

Untuk Taman Bacaan Masyarakat (TBM), sebanyak 12 TBM telah berjalan selama 2024–2025, sementara 18 TBM lainnya diusulkan mendapatkan bantuan pada tahun 2026. Adapun perpustakaan rumah ibadah yang telah menerima bantuan berjumlah enam unit, terdiri dari lima perpustakaan masjid dan satu perpustakaan gereja.

Melalui rakor ini, Pemko Tanjungbalai berharap pengelolaan perpustakaan kelurahan dan fasilitas literasi masyarakat semakin optimal sehingga mampu meningkatkan budaya membaca serta kualitas sumber daya manusia di Kota Tanjungbalai.(ans)