Mewakili Wali Kota, Sekda Tanjungbalai Pimpin Upacara Harkitnas ke-118 -->

Mewakili Wali Kota, Sekda Tanjungbalai Pimpin Upacara Harkitnas ke-118

Kamis, 21 Mei 2026



Tanjungbalai | SNN - Pemerintah Kota Tanjungbalai menggelar upacara bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Rabu (20/5/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan dipimpin Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai, Nurmalini Marpaung, mewakili Wali Kota Tanjungbalai. Kegiatan tersebut diikuti para pimpinan OPD, ASN, PPPK, hingga kepala lingkungan se-Kota Tanjungbalai.

Dalam kesempatan itu, Nurmalini membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Sambutan tersebut menyoroti semangat kebangkitan nasional yang berakar dari lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 sebagai tonggak kesadaran bangsa melalui perjuangan intelektual dan diplomasi.

Melalui sambutan Menteri Komdigi, ditegaskan bahwa makna kebangkitan nasional terus berkembang mengikuti tantangan zaman. Jika dahulu perjuangan bangsa berfokus pada kedaulatan wilayah, kini tantangan telah bergeser pada penguatan kedaulatan informasi dan transformasi digital.

“Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian tersebut diwujudkan secara konkret melalui berbagai Program Strategis Nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat. Ekosistem kesejahteraan yang utuh kini tengah dibangun secara masif di seluruh penjuru tanah air, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis di sekolah-sekolah untuk membangun fondasi fisik generasi masa depan,” ujar Nurmalini membacakan sambutan Menteri.

Selain itu, pemerintah juga terus memperluas akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, peningkatan kualitas guru, pemberian beasiswa, hingga layanan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat.

Di sektor ekonomi kerakyatan, pemerintah disebut memperkuat peran desa melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih guna mempermudah akses masyarakat terhadap pupuk, modal usaha, distribusi hasil panen, kebutuhan pokok, dan obat-obatan dengan harga terjangkau.

“Selain pembangunan fisik dan SDM secara konvensional, pemerintah juga menegaskan ikhtiar besar dalam melindungi generasi muda di ruang digital melalui pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Tercatat per 28 Maret 2026, pemerintah secara resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya untuk menjamin pemanfaatan ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembang,” tambahnya.

Menutup sambutan Menteri Komdigi, Nurmalini mengajak seluruh elemen masyarakat Tanjungbalai, mulai dari akademisi, praktisi, pelaku usaha hingga generasi muda, untuk menjadikan peringatan Harkitnas sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan literasi digital demi mendukung visi besar pembangunan nasional melalui delapan misi Asta Cita.

(ans)