Kegiatan yang diselenggarakan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Batu Bara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Baharuddin Siagian dan menjadi momentum apresiasi bagi para wajib pajak, perusahaan, pemerintah kecamatan, desa/kelurahan, serta berbagai pihak yang berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah melalui kepatuhan membayar pajak.
Turut hadir Wakil Bupati, Syafrizal, Penjabat Sekretaris Daerah, Rusian Heri, jajaran kepala OPD, pimpinan perusahaan, notaris/PPAT, perwakilan perbankan, camat, kepala desa dan lurah, kolektor pajak, hingga para wajib pajak.
Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung pembangunan daerah melalui pembayaran pajak tepat waktu.
“Sekali lagi, pada kesempatan yang berbahagia ini saya ucapkan terima kasih yang tiada terhingga kepada Bapak Ibu sekalian, kepada perusahaan-perusahaan yang telah membayar pajak tepat waktu,” ujar Baharuddin.
Menurutnya, kepatuhan masyarakat dan dunia usaha dalam memenuhi kewajiban perpajakan menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Batu Bara. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada para kepala desa dan kolektor pajak yang terus bekerja keras mencapai target realisasi PBB-P2 di wilayah masing-masing.
Bupati Baharuddin mengingatkan bahwa pajak daerah memiliki peran strategis dalam mendukung pembiayaan program pembangunan yang telah direncanakan pemerintah melalui APBD.
“Supaya kita bisa membiayai rencana kerja kita melalui APBD. Karena targetnya sudah ada, maka target ini kalau bisa jangan kurang, kalau bisa berlebih, sehingga nanti ada relaksasi penggunaannya di tahun berikutnya,” ungkapnya.
Selain memberikan penghargaan, Pemkab Batu Bara juga memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan pendapatan daerah melalui penyerahan QRIS Statis Retribusi dan QRIS Statis BPHTB kepada sejumlah perangkat daerah, UPT Samsat Lima Puluh, serta notaris/PPAT. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas transaksi non-tunai sekaligus meningkatkan transparansi dan kemudahan pelayanan publik.
Pada kesempatan itu, penghargaan atas kontribusi pembayaran pajak daerah diberikan kepada sejumlah perusahaan dan pelaku usaha, di antaranya PT Indonesia Asahan Aluminium, PT Hutama Marga Waskita, PT Multimas Nabati Asahan, PT Prima Pengembangan Kawasan, PT Bakrie Renewable Chemicals, PT Prima Multi Terminal, serta sejumlah badan usaha dan wajib pajak lainnya.
Untuk kategori kecamatan terbaik dalam realisasi PBB-P2, Kecamatan Tanjung Tiram meraih peringkat pertama, disusul Kecamatan Datuk Tanah Datar di posisi kedua dan Kecamatan Sei Balai di posisi ketiga.
Sementara itu, penghargaan desa dan kelurahan terbaik diberikan kepada sejumlah wilayah di 12 kecamatan se-Kabupaten Batu Bara berdasarkan capaian pembayaran PBB-P2. Pemkab juga menyerahkan SPPT dan DHKP Tahun 2026 secara simbolis kepada perwakilan kecamatan.
Di akhir acara, penghargaan khusus diberikan kepada wajib pajak dengan nilai pembayaran terbesar melalui kanal QRIS, yakni RM 100, Kuta Coffee, serta wajib pajak pribadi atas nama Indra Rahmad Setiawan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batu Bara berharap kesadaran masyarakat dalam membayar pajak terus meningkat sekaligus mempercepat digitalisasi pelayanan publik guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan akuntabel.(ans)
