Tanjungbalai | SNN - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mempercepat masa tanam padi sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi kemarau panjang. Upaya ini diwujudkan melalui aksi tanam padi serentak yang dipimpin Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, di lahan Kelompok Tani (Poktan) Karya Tani, Jalan Mangga (Pasar VII), Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, Kamis (23/04/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Tanam Serentak tingkat Provinsi Sumatera Utara hingga nasional, dalam rangka mendukung program swasembada pangan serta visi “Menuju Tanjungbalai EMAS” melalui peningkatan perekonomian masyarakat.
Selain melakukan penanaman, Wakil Wali Kota juga berdialog langsung dengan para petani dalam rembuk tani guna menyelaraskan langkah mitigasi menghadapi tantangan sektor pertanian, khususnya terkait kondisi pengairan yang belum stabil.
“Kami memanfaatkan sisa momentum musim hujan yang diprediksi BMKG berlangsung hingga akhir April ini. Percepatan ini penting agar saat memasuki kemarau nanti, tanaman padi sudah memiliki fase pertumbuhan yang kuat,” ujar Fadly di sela kegiatan.
Ia menambahkan, percepatan tanam ini diharapkan membantu petani tetap produktif meski menghadapi keterbatasan air saat musim kemarau.
“Harapannya, dengan bantuan yang diserahkan hari ini membuat petani tidak lagi kesulitan mencari benih berkualitas. Kami ingin mereka fokus pada budidaya agar produktivitas meningkat,” tambahnya.
Langkah ini juga sejalan dengan instruksi nasional yang telah dicanangkan di berbagai daerah. Melalui gerakan tanam serentak ini, Pemko Tanjungbalai optimistis mampu menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus mengendalikan harga beras di pasaran demi kesejahteraan masyarakat.(ans)
