Pemko Tanjungbalai Canangkan Gerakan Indonesia Asri, Wali Kota : Sebelum Kerja Bersihkan Lingkungan Kantor -->

Pemko Tanjungbalai Canangkan Gerakan Indonesia Asri, Wali Kota : Sebelum Kerja Bersihkan Lingkungan Kantor

Jumat, 10 April 2026





Tanjungbalai | SNN - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai resmi mencanangkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai upaya nyata menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, Jumat (10/04/2026).


Pencanangan yang dipimpin Wali Kota Mahyaruddin Salim bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Wali Kota Tanjungbalai Nomor 660/6004/2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI, sekaligus merespons arahan Gubernur Sumatera Utara melalui surat edaran Nomor 600.11/2472/2026 tertanggal 27 Maret 2026.


Mahyaruddin menegaskan bahwa gerakan ini juga merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional pemerintah pusat dan daerah di Sentul.


Pelaksanaan Gerakan ASRI dilakukan di seluruh kantor pemerintahan di Kota Tanjungbalai dengan melibatkan ASN, PPPK, hingga PPPK paruh waktu di masing-masing OPD. Kegiatan difokuskan pada aksi sederhana seperti memungut sampah plastik, membersihkan ruangan, serta merapikan lingkungan kantor.


“Pencanangan hari ini tanda dimulainya gerakan ASRI di Kota Tanjungbalai sebelumnya kegiatan ini juga telah kita laksanakan dengan yang kita sebut jumat bersih,” kata Mahyaruddin.


Ia juga menegaskan kewajiban bagi seluruh perangkat daerah untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih secara rutin setiap hari Jumat setelah apel pagi.


“Pencanangan ini menjadi tanda dimulainya Gerakan ASRI di Kota Tanjungbalai. Saya minta seluruh perangkat daerah untuk melaksanakan aksi bersih-bersih setiap hari jumat di jam kerja, maksimal 30 menit setelah apel pagi, baik di halaman maupun di dalam kantor,” tegasnya.


Selain itu, Mahyaruddin menginstruksikan para camat agar mengoordinasikan kegiatan serupa di tingkat kecamatan dan kelurahan dengan melibatkan masyarakat secara aktif.


“Camat harus mengoordinasikan kerja bakti rutin setiap minggu, dengan lokasi yang ditentukan di wilayah masing-masing. Libatkan seluruh perangkat Kecamatan, Kelurahan hingga Kepala Lingkungan serta masyarakat agar gerakan ini benar-benar menjadi budaya bersama,” tambahnya.


"Gerakan ini diharapkan mampu mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Tanjungbalai, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan," pungkasnya.(ans)