Tanjungbalai | SNN - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar sosialisasi solidaritas organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Tanjungbalai. Kegiatan ini berlangsung di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Selasa (28/04/2026).
Acara dibuka oleh Wali Kota Tanjungbalai yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Fitra Hadi. Turut hadir narasumber dari Mapolda Sumut, AKBP Martin Rohim Gultom, Kepala Kesbangpol Kota Tanjungbalai, Edwardsyah, serta perwakilan ormas se-Kota Tanjungbalai.
Dalam sambutannya, Fitra Hadi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyatukan persepsi antara pemerintah dan ormas dalam mendukung program serta visi misi Tanjungbalai EMAS. Ia juga menekankan pentingnya membangun silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan masyarakat Tanjungbalai.
“Atas nama Pemerintah Kota Tanjungbalai kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara karena telah melaksanakan kegiatan ini. Harapannya, melalui kegiatan ini dapat meningkatkan solidaritas antara masyarakat dengan pemerintah guna mendukung pembangunan fisik dan mental,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dalam mendorong perubahan yang bersifat fundamental demi peningkatan pelayanan dan pembangunan bagi masyarakat. “Mari kita bekerja sama untuk merubah hal-hal yang sifatnya fundamental tanpa memikirkan untung dan rugi dalam membuat produk pembangunan, dan pelayanan untuk masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara yang diwakili Kabid Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa, Muhammad Andri Simatupang, menegaskan bahwa sinergi antara ormas dan pemerintah daerah merupakan kunci dalam mewujudkan pembangunan.
“Solidaritas merupakan pondasi utama untuk sinergitas memulai sesuatu yang baru dan sesuatu yang kita cita-citakan untuk membawa daerah kita ke arah yang lebih baik,” ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa ormas memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dan pemersatu bangsa. Pertemuan ini diharapkan menjadi ruang pertukaran informasi serta masukan konstruktif dari masyarakat kepada pemerintah daerah.
“Ormas sebagai pemersatu bangsa, dan kita manfaatkan pertemuan ini sebagai ajang untuk bertukar informasi dari masyarakat kepada pemerintah daerah. Mari kuatkan solidaritas kepada sesama maupun dengan ormas lainnya,” tutupnya.(ans)
