DPW IMO Indonesia Sumut dan DHD 45 Sumut Gelar FGD, Jadikan Pemilu 2024 Momentum Persaudaraan Kebangsaan -->

DPW IMO Indonesia Sumut dan DHD 45 Sumut Gelar FGD, Jadikan Pemilu 2024 Momentum Persaudaraan Kebangsaan

Senin, 12 Februari 2024

 


Medan | SNN - Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 diharapkan berjalan aman, lancar dan demokratis, sehingga seluruh agenda pembangunan nasional dapat berlanjut pada periode mendatang, dan publik berharap hasil dari Pemilu ini, lahir wakil-wakil rakyat yang berintegritas dan komitmen pada kemajuan bangsa dan negara, termasuk Presiden yang akan melanjutkan pola pembangunan untuk lima tahun mendatang.

Hal ini terangkum dalam Forum Group Discussion (FGD) DPW Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Sumatera Utara bekerjasama dengan Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumatera Utara yang berlangsung pada Senin (12/02/2024) di Gedung Juang 45 Jalan Pemuda Medan.

FGD yang mengambil tema 'Peran Media dan Suksesnya Pemilu Berkualitas' diikuti awak media yang berhimpun dalam wadah DPW IMO Indonesia Sumatera Utara dengan menghadirkan narasumber pengamat media dan pengamat sosial politik diantaranya Dr H. Eddy Sofyan, MAP dan Dr H. Nispul Khoiri, MAg.

Ketua DPW IMO Indonesia Sumut, HA Nuar Erde dalam sambutannya mengatakan lewat FGD ini akan semakin menguatkan semangat kita sebagai pemilik media yang di dalamnya ada insan pers agar memberitakan hal hal yang benar sehingga lahir Pemilu yang jujur, adil, berkualitas tanpa berita hoax dan berita hitam lainnya.

"FGD ini merupakan bahagian dari giat DPW IMO Indonesia Sumatera Utara yang bertujuan untuk memberikan wawasan kepada wartawan di IMO Indonesia Sumut, memahami  dan memberitakan persoalan dengan jujur dan berkeadilan," ujar Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara, HA Nuar Erde yang juga Pemimpin Umum media online www.penasumut.online.

Dr Nispul Khoiri dalam paparannya mengatakan, ada agenda besar yang sebentar lagi akan berjalan, yaitu Pemilu legislatif dan Pemilu Presiden. Agenda nasional ini perlu dikawal dan disikapi secara bijak dan media berperan penting bagi suksesnya perhelatan politik bangsa ini.

"Agenda besar politik nasional berupa Pemilihan Umum (Pemilu) yang merupakan bagian dari perintah Konstitusi negara yang tidak lama lagi akan dilaksanakan, dan media menjadi salah kekuatan membangun demokrasi ini agar semakin kuat dan kokoh dalam koridor Konstitusional,"ujar Dr Nispul dalam paparannya dihadapan para awak media.

Lebih jauh disampaikan Dosen Pascasarjana UIN SU Medan ini, bahwa media menjadi instrumen penting berhasilnya pemilu yang berkualitas dengan sajian berita yang objektif dan berintegritas.

"Media juga berperan sebagai agent of change lewat pemberitaan yang tersajikan ditengah masyarakat, dan profesi wartawan merupakan profesi yang terhormat, betapa besar kontribusi media sebagai penyebar informasi kepada masyarakat secara luas,"ujar Ketua LP2M UIN SU ini.

Bahkan menurut tokoh NU Sumatera Utara ini, bahwa Islam memberikan landasan yang kuat dalam pelaksanaan profesi jurnalis ini, karena mereka memberikan kabar kepada publik.

"Agama meletakan eksistensi  sebuah kebenaran lewat berita ditengah masyarakat, harus terseleksi kebenaran informasi tersebut, agar tidak memunculkan perdebatan, bahkan konflik ditengah ummat dan bangsa, cek dan ricek tentang fakta sebenarnya sebelum itu menjadi berita atau tabayun bahasa agamanya, sehingga tidak memunculkan fitnah, hoax dan sebagainya,"ujar Direktur Eksekutif Diagram Indonesia ini tegas.

Lebih jauh ditegaskan Dr Nispul, bahwa media berperan penting dalam kehidupan kebangsaan dan memberikan rasa nyaman ditengah masyarakat lewat pemberitaan yang objektif.

Sementara itu Sekretaris DHD 45 Dr Edy Sofyan,MAP mengingatkan bahwa ada empat hal yang harus diperhatikan jurnalistik dalam membuat berita, bahwa berita itu bersifat informatif, mendidik, hiburan dan sosial kontrol.

"Ada empat agenda pemilu yang dilaksanakan yaitu memilih anggota legislatif, memilih Presiden, melanjutkan dan mengisi kemerdekaan dan mempertahankan keutuhan NKRI, dan pers wajib menjaga proses ini sesuai dengan tugas wartawan yaitu sebagai penyedia informasi, beritanya mendidik bukan hoax, hiburan dan berfungsi sosial kontrol sebagaimana dalam UU Pers Nomor 40/1999,"ujar Dr Eddy Sofyan.

Lebih jauh disampaikan mantan Kabang Humas Pemprovsu ini, bahwa Pers lahir dari perjuangan bangsa, maka kehadiran pers dialam demokrasi seperti ini dalam rangka menegakkan kebenaran lewat pemberitaan,"ujarnya.

Lebih jauh disampaikan Dr Eddy Sofyan bahwa antara Pemilu dan Media memiliki peran penting bagi terselenggaranya pemilu yang berjalan aman, damai lewat pemberitaan.

"Pers merupakan bagian dari tegaknya demokrasi dengan kekuatan kontrol sosial atas pelaksanaan pemerintahan dan kaitannya dalam pelaksanaan pemilu yang akan datang, maka pers memiliki peran penting dalam pengawasan seluruh rangkaian pelaksanaan pesta demokrasi ini, agar betul-betul hadirnya pemilu yang berkualitas, langsung umum bebas dan rahasia,tanpa ada intervensi ataupun intimidasi, sehingga kualitas Pemilu tersebut memberikan dampak yang baik ditengah masyarakat dan media berperan penting dan strategis untuk itu,"ujarnya.

Forum Group Discussion IMO Indonesia Sumatera Utara berharap, lewat FGD ini wartawan berperan aktif untuk menyukseskan Pemilu dengan pemberitaan yang objektif dan proporsional. Acara FGD ini diakhiri dengan pembacaan deklarasi dan bentuk komitmen IMO Indonesia Sumatera Utara untuk Pemilu yang jujur, adil, berkualitas dan berintegritas.(rel/torong)