Soal Foto Viral, Camat Belawan Minta Maaf dan Ngaku Bukan Perintah Plt Walikota

Advertisement

Soal Foto Viral, Camat Belawan Minta Maaf dan Ngaku Bukan Perintah Plt Walikota

Jumat, 10 April 2020

Medan | SNN -  Buntut viralnya foto penerima bantuan beras 5 Kg di Kecamatan Medan Belawan yang dianggap melanggar Hak Azasi Manusia (HAM) akhirnya dibeberkan Camat Medan Belawan, Ahmad SP dihadapan Komisi I DPRD Medan, Kamis (09-04-2020).

Dalam pengakuannya, Ahmad SP membenarkan bahwa kebijakan memfoto penerima bantuan dengan memakai tulisan ‘Saya Orang Tidak Mampu Penerima Bantuan’ adalak kebijakan yang dilakukan bersama jajarannya.

Ahmad membantah, kebijakan tersebut perintah Plt Walikota Medan Akhyar Nasution.

“Saya sampaikan bahwa kebijakan itu kami ambil untuk keperluan pendataan, tidak ada maksud merendahkan warga penerima. Dan saya tegaskan kebijakan ini tidak ada perintah dari Plt Walikota, melainkan kebijakan kami saja,” jelasnya.

Diakui Ahmad, cara tersebut diambil sebagai upaya pendataan bagi warga yang menerima sekaligus sebagai antisipasi terjadinya kesalahan di lapangan. “Niat kami untuk pendataan saja tidak untuk dipublikasi,” jelas Ahmad.

Namun begitu, Ahmad juga mengatakan dengan ada kebijakan tersebut sejumlah warga yang sebelumnya mengajukan untuk mendapatkan bantuan malah mengundurkan diri. “Ada positifnya juga, beberapa warga juga mundur dari daftar penerima beras,” jelasnya seraya mengatakan ada seratusan Kepala Keluarga yang menarik berkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad juga memohon maaf kepada warga terkait beredarnya foto-foto tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi I DPRD Medan Rudiyanto Simangunsong didampingi Wakil Ketua DPRD Medan, H.Rajudin Sagala, Anggota Komisi I Mulia Asri Rambe, Abdul Rani, Parlindungan Sipahutar, Abdul Latif Lubis, Habiburahman Sinuraya dan Mulia Nasution, meminta foto tersebut baiknya tidak dilakukan, sehingga niat baik yang dilakukan Pemko Medan malah menjadi tercoreng.

Terkait pemanggilan ini, Rudiyanto mengatakan bahwa Komisi I tidak dalam rangka mencari permasalahan melainkan ingin proses yang sedang dilaksanakan sekarang benar-benar berjalan dengan baik.

Foto Viral Penerima Bantuan, Camat Polonia : Saya Minta Maaf

Camat Medan Polonia Amran Sanusi Rambe akhirnya meminta maaf kepada warga yang foto orangtuanya viral karena menerima bantuan dari Pemko Medan. Permintaan maaf itu diucapkannya dihadapan anggota Komisi I DPRD Medan saat dipanggil terkait persoalan tersebut Kamis (09-04-2020).

"Sama meminta maaf kepada keluarga yang orangtuanya viral dalam foto penerima bantuan tersebut.Begitu juga soal foto terposting di medsos, tidak ada maksud mempermalukan dan yang memposting itu orang lain," jelas Amran seraya mengatakan bahwa tidak ada perintah Plt Walikota Medan soal foto viral tersebut.

Diakuinya, kebijakan memfoto penerima bantuan dengan menggunakan tulisan merupakan inovasi jajarannya dalam pendataan terhadap warga penerima bantuan.

"Itu inovasi kita saja, agar supaya mereka yang mampu secara ekonomi mengurungkan niatnya untuk mendapatkan bantuan yang diperuntukan bagi warga yang terimbas covid-19," jelasnya.

Terkait persoalan ini, Amran mengaku dirinya sudah capek menjadi camat. "Camat itu capak dindemo, dibully, bahkan kami tidur di pun dapur," ucap Amran.

Dengan kondisi sekarang ini, Amran mengakui keluarga sudah tidak percaya dengan kondisi kita."Bayangkan saja, camat ini setiap hari 100 warga ditemui. Apakah itu terkena covid atau enggak kita tidak tahu, makanya keluargapun jadi sanksi dengan kita," ucapnya.(torong/zul)