Batu Bara | SNN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara mempercepat penguatan sektor perikanan dan peternakan melalui berbagai program strategis pada Tahun Anggaran 2026. Mulai dari bantuan alat tangkap, asuransi bagi 1.000 nelayan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), hingga bantuan peternakan dan layanan kesehatan hewan digulirkan untuk mendukung swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Batu Bara, Rusian Heri, S.Sos., M.AP., saat memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Halaman Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Senin (03/08/2026), mewakili Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A.
Dalam amanatnya, Rusian Heri menegaskan bahwa berbagai program yang dijalankan melalui Dinas Perikanan dan Peternakan sejalan dengan program prioritas Bupati Batu Bara dan Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat swasembada pangan serta pengembangan ekonomi biru melalui integrasi sektor hulu hingga hilir.
Di sektor perikanan tangkap, Pemkab Batu Bara akan menyalurkan bantuan sarana dan alat bantu penangkapan ikan, menyediakan premi asuransi bagi 1.000 nelayan, serta membangun Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pada sektor perikanan budidaya, pemerintah juga menyalurkan bantuan sarana produksi untuk budidaya ikan air tawar dan air payau guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara di bidang peternakan, pemerintah menyiapkan bantuan sarana dan prasarana bagi usaha itik, kambing/domba, dan sapi beserta fasilitas pendukungnya. Layanan kesehatan hewan juga diperkuat melalui pengobatan penyakit, vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta rabies, inseminasi buatan, pemeriksaan kebuntingan ternak, hingga pelayanan kesehatan hewan keliling melalui jasa medik veteriner.
Selain itu, Pemkab Batu Bara turut menyalurkan bantuan pemulihan ekonomi pascabencana berupa alat tangkap ikan bagi nelayan, benih dan pakan ikan, serta obat-obatan untuk pelayanan kesehatan hewan ternak.
Sekretaris Daerah juga meminta perangkat daerah terkait mempercepat penyelesaian persoalan lahan pembangunan KNMP. Ia menjelaskan, setelah pembangunan selesai kawasan tersebut akan dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Karena itu, Dinas Koperasi dan UKM diminta melakukan pembinaan terhadap koperasi, sementara Dinas Perikanan dan Peternakan diharapkan terus memperkuat koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan agar program berjalan optimal.
Mengakhiri amanatnya, Rusian Heri mengajak seluruh ASN meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Mari kita bekerja secara maksimal, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta bersama-sama mewujudkan Kabupaten Batu Bara yang Bahagia," tutupnya.(ans)
