DPRD Medan Minta Polisi Tembak Di Tempat -->

Advertisement

DPRD Medan Minta Polisi Tembak Di Tempat

Minggu, 02 Februari 2020


Medan | SNN - Aksi kejahatan yang masih saja menghantui warga Medan menjadi perhatian serius para Wakil Rakyat. DPRD Medan dorong pihak Kepolisian melakukan tindakan tegas dengan menembak ditempat pelaku kejahatan.

Seperti yang disampaikan Ketua DPRD Medan Hasyim SE kepada wartawan di gedung Dewan, Kamis (01-02-2020) menyikapi aksi begal belakangan ini. Hasyim mendorong polisi melakukan tembak ditempat agar ada efek jera bagi pelaku kejahatan.

"Kita meminta Polrestabes Kota Medan agar meningkatkan pengamanan di setiap kawasan Kota Medan untuk meminalisir kejahatan begal yang masih sering terjadi hingga memakan korban meninggal dunia. Pengamanan harus ditingkatkan dengan cara melakukan patroli dengan intensif khususunya pada jam-jam rawan dan dilokasi sering terjadinya begal. Patroli harus kontiniu, jangan sesaat saja,” harapnya.

Pelaku begal dan kejahatan sadis dikarenakan mengkonsumsi narkoba yang memang tanpa rasa kasihan melakukan perampasan para korbannya. “Karena sudah kecanduan, berbagai cara mereka lakukan untuk mendapatkan uang membeli narkoba lagi, ujarnya.

Seiring dengan itu, polisi juga diminta agar intens melakukan pemberantasan narkoba dan memutus mata rantai peredarannya di kota Medan. Selain itu, ia juga meminta Pemko Medan untuk mengaktifkan Siskamling yang nyaris tidak berfungsi di Kota Medan. “Jangan hanya pos siskamling nya saja yang dibangun tapi tidak ada petugasnya. Ini harus diaktifkan. Masyarakat harus dilindungi soal keamanan dan kenyamanan tinggal di Kota Medan ini,” tegas Hasyim.

Wakil Ketua Fraksi NasDem DPRD Medan, Antonius D Tumanggor, pihak Kepolisian diharapkan dapat menjamin dan memberikan kenyamanan bagi warga kota Medan. “Pelaku ditembak saja ditempat karena sudah banyak korban. DPRD siap memberi dukungan,” tegas Antonius.(torong/zul)