Panitia Lomba Mewarnai Tingkat TK di Mancy Terkesan Curang

1 image003

    UKURAN GAMBAR BESAR, WAKTU TERBATAS.
    ACARA LOMBA DI SPONSORI OLEH BANK DANAMON, TOKO BUKU KARISMA DAN MANCY.

Mandau | SNN – Dalam meningkatkan Kreatifitas peserta didik di kecamatan Mandau, beberapa pihak baik dari pihak Sekolah maupun pihak swasta melakukan event-event yang bertujuan untuk member kesempatan bagi para anak-anak didik di dalam mengembangkan hoby dan memperlihatkan kreatifitas mereka dalam hal seni mewarnai gambar.

Dalam beberapa pekan lalu acara kreatifitas tersebut di selenggarakan di dua (2) tempat yang berbeda yaitu di MANCY (Mall Mandau City) dan RAMAYANA Duri. Acara tersebut diadakan di hari yang sama yaitu hari Minggu tanggal (8/09) akan tetapi waktu perlombaan yang berbeda. Peserta yang mengikuti perlombaan mewarnai tersebut di hadiri hampir seluruh Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) yang ada di Duri Kecamatan Mandau, Kab Bengkalis Provinsi Riau.

Dalam pelaksanaan lomba mewarnai itu Panitia Lomba terkesan tidak Komitmen dengan batas waktu perlombaan yang telah di sepakati. Dalam hal itu Panitia Lomba Mewarnai dinilai tidak hanya Tidak Komitmen tetapi terkesan mencurangi para peserta Lomba Mewarnai dengan cara mengurangi waktu perlombaan. Pasalnya, di awal Lomba panitia menentukan waktu sampai jam 12:00 wib (Siang), akan tetapi pihak panitia telah menarik gambar peserta ketika waktu baru menunjukkan pukul 11:30 wib (Siang). Situasi itu menuai banyak Persepsi dari berbagai kalangan yang hadir saat lomba berlangsung.

Dalam hal itu banyak dari para guru pendamping yang mewakili Sekolah TK masing-masing complain / tidak terima dengan keputusan yang diambil oleh Panitia Lomba yang tidak Komitmen tersebut. Bukan hanya masalah waktu perlombaan yang singkat saja yang menjadi masalah, tetapi ukuran gambar yang diwarnai juga ikut dipermasalahkan oleh para perwakilan lomba. Pasalnya, untuk tingkat TK ukuran yang diberikan oleh Panitia Lomba mewarnai yang di adakan di Area Toko Buku KARISMA di Stage MANCY itu terlalu besar bagi kategori anak-anak TK.

Namun permasalahan itu tidak bisa dilihat oleh panitia Lomba melainkan panitia terkesan acuh saja dengan masalah yang timbul di saat perlombaan berlangsung. Dan untuk mengalihkan suara-suara sumbang dari para perwakilan sekolah TK, pihak Panitia Lomba langsung melanjutkan dengan acara Game / Permainan yang telah di programkan oleh Panitia.

“Kalau hanya begini-begini terus perlombaan mewarnai gambar yang diadakan di Duri Kecamatan Mandau ini, bisa-bisa para peserta lomba yang biasa mengikuti perlombaan seperti itu akan merasa Trauma dan tidak akan mau lagi mengikuti perlombaan. Pasalnya, peserta lomba apalagi yang diperlombakan kategori anak-anak TK (Taman Kanak-kanak), mereka menjadi merasa tertekan dikejar-kejar waktu karena waktu lomba yang diberikan panitia singkat dan ukuran  gambar yang besar. Belum lagi hal hasil penilaian dari para Juri perlombaan yang membuat para peserta bingung dan penuh tanda Tanya. Seperti yang terjadi di Ramayana Duri”, ungkap peserta lomba.

“Pasalnya, para panitia Lomba Mewarnai yang diadakan di Ramayana itu tidak memperbolehkan para Juri lomba ikut masuk ke dalam ruangan untuk menentukan gambar peserta mana yang akan menjadi pemenang dalam event lomba mewarnai gambar tersebut. Hal itu sudah sangat jelas tampak kecurangan para panitia lomba. Satu lagi yang perlu diperhatikan kepada seluruh Pelaksana Event / Perlombaan mewarnai gambar yaitu, hasil gambar para peserta lomba di mohon untuk di kembalikan, karena mewarnai gambar itu kan hasil karya dari para peserta lomba. Pelaksana dan panitia lomba juga harus menghargai hasil karya dari anak-anak peserta lomba”, ujar beberapa orang tua peserta lomba kepada media ini.  (San’s).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>