SD 018 Kelas jauh di Santa Hulu Memprihatinkan, Murid Kelas VI Belajar Diruangan Terbuka, Diduga Bantuan Pemerintah Tak Pernah sampai

1 image001

Dumai | SNN – Murid sekolah SD No 018 yang berada di kelurahan batuteritip kecamartan sei Sembilan kota Dumaisejak lama tidak ada bantuan pemerintah. Sehingga local untuyk ruangan belajar tidak memadai.kini murid kelas VI harus belajar dilokal tidak ada dinding plong memandang alam ,kadang diterpa angin dan dan hempasan air hujan saat iklim hujan , sapai sejauh itu namun perahatian pemko dumai belum ada sampai sekarang.

Kereangan diperoleh Koran ini, bahwa tenaga guru pengajarpun masih terseok seok nasipnya. Sebab untuk membayar gaji honornya juga harus dikjumpulkan dari orang tua murid agar mencukupi,tidak jelasa diketahui Koran ini seberapa besar dana untuk gaji guru SD 018 Kelas  Jauh di Santahulu tersebut. Sementara kepala sekolah induk SD Negeri no 018 di Tiangjong batuteritip belum dapat dikonfirmasi pindo merdeka.ironinya usia sekolah kelas jauh ini sudah 8 tahun tetapi tidak ada tampak keseriusan pemerintah dumai atau Disdik Dumai dalam membantu pembangunannya.sehingga kondisi sekolah ini sangat memprihatinkan.

Warag Santahulu kelurahan Batuteritip sangat menyesalkan sikap pemerintah yang tidak peduli buat sekolahS D 018.hal itu juga disampaikan pak ATAN  ketua RT 01 santahulu dapa Pindo Merdeka (PM) baru baru ini di batuteritip.sementara itu ketua Komite Sekolah kelas jauh ini Syafarudin pada PM mengatakan,mau dikemanakan anak murid ini nsemuanya, local belajarnya pun tidak memadai pas seperti jaman pwenjajahan bewlanada tempo dulu , waduh “ini namanya  belum merdeka bung’ papar ketua komite sekolah SD 018 itu pada Suara Nasional.dari data dihimpun Suara Nasional semua muriod SD kelas jauh ini mulai dari kelas 1 sampai kelas VI seluruhnya seratus orang murid, diantaranya 59 perempuan dan 41 orang murid laki laki.

Semetara itu, KaDisdik Dumai yang hendak dokonfirmasi Suara Nasional pada Rabu (24-07-2013) tidak dapat bertemu karena tidak berada ditempat.terkait kondisi SD kelas jauh santahulu ini,pihak lembaga peduli masyarakat Seperti LSM FIPPR(Forum Impormasi Pemantau Pembangunan Riau)  di Dumai ketika dimintai Suara Nasional  tanggapannya, bahwa untuk wilayah kecamatan Sei Sembilan infrastruktur Pendidikan masih banyak yang harus dibenahi, sebab dari hasil investigasi FIPPR di batuteritip belum lama ini, keberadaan bangunan  sekolah masih perlu ditambah ,untuk itu  pemko Dumai harus menaruh kepeduliannya ke sekolah kelas jauh itu sebut Rudy aktivis FIPPR tersebut pada PM., seperti di bulu hala,

Santahulu, termasuk di Sei Sinepis, dibasilam baru,didaerah ini bantuan untuk  bangunan sekolah diduga  masih kurang diperhatikan pemko Dumai, sebaiknya “apa langkah kebijakan yang arif agar  peningkatan pembangunan  sekolah tersebut bisa maju”, ujar Rudy Sirait Bid Observasi& investigasi LSM FIPPR kota Dumai.

Terkait masalah sekolah ini ,warga masyarakat didaerah itu minta walikota Dumai turun lapangan melihat nyata kondisi yang ada,jikalau tidak dilihat langsung ,yach begitu sajalah,bukan tidak mungkin sampai kiamat Dunia ini tidak akan ada bantuan pemerintah lagi buat SD kelas jauh tersebut. (Monang)

Ket Gambar:
Kondisi murid diterpa angin dan panas saat belajar/Foto aktifis LSM FIPPR (Forum Informasi Pemantau Pembangunan Riau)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>