SNN | Suara Nasional News

Hot

Post Top Ad

Rabu, 23 Mei 2018

DPRD Batang Kunker ke DPRD Medan

Mei 23, 2018
 
 Medan | SNN - Belajar sarana dan prasarana, sebanyak 11 orang anggota DPRD Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, berkunjung ke DPRD Kota Medan, Rabu (23-05-2018). 

Kedatangan rombongan dipimpin Ketua Komisi D Batang Taufani Dwi Arwandy. Mereka diterima Sekretaris DPRD Medan melalui Kasubag Kajian dan Perundang-Undangan Hasanuddin.

 Pada pertemuan itu, Taufani menjelaskan kedatangan mereka untuk mencari masukan tentang sarana dan prasarana yang ada di Kota Medan sebagai kota ketiga terbesar di Indonesia setelah Surabaya dan Jakarta. 

 “Meski kehadiran kami tidak bertemu dengan anggota dewan karena juga tugas luar seperti kami, namun kami sangat bangga dan mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya telah diterima dan disambut perwakilan Sekretariat DPRD Medan,” sebutnya.

 Politisi PDI Perjuangan Batang ini menambahkan pada kunjungan mereka kali ini ada tiga kabupaten kota yang dikunjungi yakni Binjai, Medan dan Deliserdang.

 “Meski tidak bertemu dan tidak dapat penjelasan konkrit tentang sarana dan prasarana di kota ini, barang kali ada perwal mengenai penataan kota. Kami butuh filenya saja,” katanya. 

 Pada kesempatan itu, Taufani menjelaskan sekilas tentang Kabupaten Batang. Kabupaten Batang memiliki 15 kecamatan, 230 desa dan 9 kelurahan. Jumlah penduduk kabupaten itu sekitar 740 ribu jiwa dengan luas wilayah 788,642 km persegi. Untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp232 miliar. Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk tahun 2018 sebesar Rp1,7 triliun. (torong/fit)
Baca:.

Selasa, 22 Mei 2018

Walikota Medan Buka Puasa Dengan MUI

Mei 22, 2018
Medan |SNN - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi mengajak seluruh keluarga besar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan untuk terus memperbaiki diri sekaligus senantiasa meningkatkan kinerja. Di samping itu juga MUI diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan umat Muslim di ibukota Provinsi Sumatera Utara.

 " Karena ulama sangat berperan penting dalam menciptakan kota Medan menjadikan kota relejius," tandasnya ketika berbuka puasa bersama dengan MUI Kota Medan, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Kepala Kantor Urusan Agama, Kelompok Bimbingan Haji (KBIH), Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N), alim ulama serta organisasi Islam di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Selasa (22-05-2018). 

Dikatakan Wali Kota, menjadikan Kota Medan sebagai kota religius tidak terlepas dari peran para ulama , termasuk yang tergabung dalam MUI Kota Medan. Untuk itulah diperlukan sinergitas yang kuat antara ulama dan umaroh (pemerintah). Salah satu upaya untuk memperkuat sinergitas itu melalui buka puasa bersama. 

Oleh karenanya Wali Kota menilai acara buka puasa bersama ini dipandang sebagai suatu yang sangat strategis dalam upaya meningkatkan sinergitas dan koordinasi, sekaligus memperkuat tali silaturahmi dan menajamkan peran ulama dan umaroh di tengah-tengah masyarakat Kota Medan. 

 Ulama dan tokoh agama, jelas Wali Kota, memiliki peranan yang cukup penting dan strategis dalam membangun karakter dan identitas Kota Medan sebagai kota religius. Sebagai buktinya meski Medan merupakan kota multikultural dengan keberagaman suku, agama dan ras yang sangat bewarna namun kondisi kantibmasnya selalu aman, nyaman dan kondusif. 

 “Dengan perpaduan sinergitas antara ulama dan umaroh, insha Allah tidak hanya dapat mewujudkan Medan sebagai kota religius tetapi juga akan menjadikan kota yang kita cintai bersama ini semakin kuat dan besar. Saya yakin dan percaya semua memiliki cita-cita untuk mewujudkan hal tersebut,” kata Wali Kota.

 Selanjutnya Wali Kita berharap agar hubungan naik antara MUI Kota Medan, IPHI, Kepala KUA, P3N, KBIH, alim ulama, organisasi Islam dan Pemko Medan yang telah terbina dengan baik selama ini hendaknya dapat terus ditingkatkan. Sebab, kemajuan suatu wilayah juga dipengaruhi oleh hubungan ulama dan umaroh yang harmonis.(torong/fit)


Baca:.

Delapan Pejabat Teras BPKS Baru Resmi Dilantik

Mei 22, 2018
 Sabang | SNN -  Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) DR Drs Sayid Fadhil,SH,M.Hum, Selasa (22-05-2018) resmi lantik delapan pejabat teras dilingkungan lembaga yang dipercaya mengembangkan kawasan Sabang itu.

 Pelantikan yang dilaksanakan di lantai tiga aula kantor pusat BPKS tersebut, diikuti para pejabat dan karyawan BPKS. Kepala BPKS DR Drs Sayid Fadhil,SH,M.Hum, usai melakukan pelantikan dalam sambutannya mengatakan pelantikan pejabat yang dilantik itu, semuanya untuk kebutuhan BPKS dalam rangka mempercepat pengembangan kawasan Sabang, sekaligus guna mengisi jabatan yang selama ini kosong., kata Sayid Fadhil. 

 Ditambahkan, selama tiga bulan setengah manajemen BPKS, dilantik dan bekerja perlu penambahan penempatan pejabat sesuai struktur BPKS sendiri. Maka, berdasar kondisi yang dibutuhkan itu pelantikan ini harus dilakukan agar, proses pembangunan dan pengembangan kawasan Sabang dapat segera terwujud.

 Pelantikan pejabat BPKS ini juga telah melalui proses sesuai aturan yang berlaku, termasuk proses yang dilakukan Ketua Dewan Kasawasn Sabang (DKS) yaitu Gubernur Aceh dan Anggota Dewan Kawasan Sabang (DKS) yakni, Walikota Sabang dan Bupati Aceh Besar., sebutnya. Sayid Fadhil, mengungkapkan perubahan BPKS dengan penambahan karyawan, semata untuk memajukan Sabang, namun dalam pelaksanaannya ada hal yang saya nilai aneh, yaitu ada pihak yang mengesankan pelantikan ini dinilai bermcam-macam. 

 Seolah-olah dinding-dinding gedung BPKS ini bisa bicara, dimana pelantikan belum dilakukan tetapi beritana sudah merebak keluar dengan begitu dahsyat. Pun begitu, saya menganggap itu semua sebagai proses informasi yang lumrah. 

Padahal manajemen BPKS telah melakukan upaya-upaya berbagai hal, seperti mendatangkan sejumlah investor untuk bekerjasama guna menanamkan modalnya di Sabang. Selain itu, selama manajemen baru BPKS kami telah menjalinkan kerjasama dengan seluruh instansi pemerintah baik sipil,TNI/Polri, Perbankan dan pengusaha. 

 Bahkan manajemen BPKS juga telah duduk mufakat dengan para seluruh Keuchgik se-Kota Sabang, untuk meminta saran, pendapata dan masukan kiranya apa saja yang harus kami lakukan sesuai keinginan rakyat, agar kawasan Sabang segera bangkit dan maju., ungkapnya.

 Oleh sebab itu lanjutnya, dengan pelantikan pejabat yang baru ini saya berharap semoga dapat membangun kawasan Sabang, akan berjalan lebih cepat dan berasil. Kepada seluruh karyawan BPKS saya juga memohon kiranya, tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan BPKS dan dirinya sendiri, jika ada permasalahan dengan pekerjaan sebaiknya dapat menyampaikan langung kepada saya.

 “Saya berharap tidak ada karyawan BPKS yang melakukan hal yang dapat merugikan BPKS dan karyawan itu sendiri, jika ada permaslahan sebaiknya langsung menyampaikan kepada saya, ruang kerja saya selalu terbuka terutama bagi pejabat dan karyawan”., ujarnya. 

 Pejabat yang dilantik Kepala BPKS DR Drs Sayid Fadhil,SH,M.Hum antara lain Lukman AG, Azwar Hussein, Fauzi Daud, Syarjani, Syahrul, Yusri Abdullah, Aie Indrawan dan Mufazzil Yusra. Pada sore harinya BPKS juga melakukan buka puasa bersama Walikota Sabang, Kapolres, Dandim, Kajari, Danlanud MUS, Danlanal, Danfasarkhan, Bea dan Cukai, PWI, Danramil Sukakarya dan Sukajaya, para karyawan BPKS sekaligus menyerahkan santunan kepada anak yatim.(jal)
Baca:.

Akhyar Tinjau Pegudangan Pasar Murah

Mei 22, 2018
Medan | SNN- Pemko Medan tidak mau terjadi kekurangan kebutuhan PM (pasar murah) di 151 titik Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi meninjau gudang penyimpanan barang bahan kebutuhan pokok untuk pasar murah di Gelanggang Remaja Jalan Sutomo Medan, Selasa (22-05-2018).

 Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok untuk mensuplai 151 titik pasar murah di Kota Medan. Dari hasil pengecekan dan pemeriksaan yang dilakukan, WW Kota memastikan seluruh bahan kebutuhan pokok yang ada di gudang penyimpanan ini benar-benar baik dan berkualitas serta sangat layak konsumsi. 

Kemudian Wakil Wali Kota minta kepada Kadis Perdagangan agar memantau langsusng pendistribusian bahan kebutuhan pokok. 

Selain itu Akhyar juga ingin memastikan stok bahan kebutuhan yang disimpan dalam kondisi baik serta layak konsumsi. Serta melihat kesiapan seluruh petugas yang ada di gudang tersebut dalam melayani permintaan 151 titik pasar murah.

 “Kita tidak ingin bahan kebutuhan pokok yang dijual kepada masyarakat melalui pasar murah tdak ada yang rusak sedikit pun. Walaupun harganya jauh lebih murah dari harga yang di jual di pasaran, kita ingin seluruh bahan kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah harus layak konsumsi,” kata Wakil Wali Kota.

Kadis Perdagangan Kota Medan Syarif Armnsyah Lubis, stok bahan kebutuhan pokok untuk 151 titik pasar murah aman. “kita harapkan kehadiran pasar murah ini dapat memabntu warga kurang mampu untuk memenuhi kebutuhannya selama menjalani bulan suci Ramadhan sampai Hari Raya Idul Fitri 1439 H,” jelas Armansyah. (torong/fit)
Baca:.

Senin, 21 Mei 2018

Walikota Medan Komitment, Majukan "Pengasah Lidah"Bidang Kuliner

Mei 21, 2018
Medan | SNN - Pengusaha industri pariwisata di Medan berkomitmen majukan pariwisata kota Medan, yaitu dengan meningkatkan, mengembangkan macam ragam kuliner. Melalui "pengasah lidah" itu, maka diharapkan wisatawan baik lokal maupun mancanegara akan kembali untuk berkunjung ke kota "buaya deli". Bak pameo " bila telah meminum air sungai deli maka akan kembali datang.

 Untuk itu Pemko Medan membutuhkan dukungan para pengusaha industri pariwisata,makaWali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan Setdakot Medan Ir Qamarul Fattah MSi bersilaturrahmi dan berbuka puasa bersama dengan para pengusaha industri pariwisata di Kota Medan yang digelar di Hotel Garuda Plaza, Senin (21-05-2018). 

Dalam buka puasa tersebut, para pengusaha industri pariwisata mengungkapkan komitmen mereka kepada Qamarul yang hadir didampingi Kadis Pariwisata Drs Agus Suriono untuk mendukung Pemko Medan dalam memajukan parawisata di Kota Medan.

Menurut Agus, ada sekitar tiga puluhan pengusaha industri Paruwisata Kota Nedan yang hadir malam ini. Diantaranya pngusaha Rumah makan (PHRI), Asosiasi Travel (ASITA), Dari Penerbangan GARUDA, dari Transportasi Greb, APP-BI ( Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia), HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia), PT.KAI (Kereta Api), Ikatan Kulinet kota Medan, ASPI, Bolu Napoleon dll. 

 “Pada minggu depan kita sudah dapat pastikan industri- industri mana yang memberikan discon harga 42,8% msupun yang tidak sampai sebesar itu, namun kita berharap discon harga itu sama besarnya baik bidang transportasi, kuliner, pengelola pusat perbelanjaan, Hotel, Rumah Makan dan industri lainnya." Kata mantan Kabag Perlengkapan tersebut. (torong/fit)
Baca:.

Wali Kota Buka Puasa Bersama Di Mapolda Sumut

Mei 21, 2018

 Medan | SNN - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menghadiri acara buk puasa bersama yang digelar Polda Sumatera Utara di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Senin (21-05-2018).

  Buka puasa bersama dirangkaikan dengan pemberian bingkisan dan santunan kepada 50 anak yatim dari Panti Asuhan Takaful, Patumbak. Bingkisan dn santunan itu diberikan langsung Kapoldasu Irjen Pol Drs Paulus Waterpaw bersama Gubsu Ir H T Erry Nuradi MSi, unsur Forkopimda Sumut serta Wali Kota Medan.

 Sebelum buka puasa bersama dilakukan, Al Ustadz Prof DR Syahrin MA lebih dulu memberikan tausiah kepada seluruh yang hadir. Usai buka puasa bersama dilanjutkan dengan Shalat Maghrib berjamaah serta makan malam bersama.

dalm sambutannya berharap, semangat untuk memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama bulan Ramadhan dapat terus ditingkatkan .

 Kemudian Kapoldasu mengingatkan, pemilihan kepada daerah (pilkada) serentak di Indonesia, termasuk di Sumut sebentar lagi digelar pada 27 Juni 2018. Untuk itu Kapoldasu berpesan agar semua meningkatkan kewaspadaan.

“Jangan sampai lengah, selalu berhati-hati serta mampu membaca situasi. Di samping itu lalukan koordinasi dengan instansi terkait,” kata Kapoldasu.

 Ditegaskan Kapoldasu, Poldasu beserta seluruh jajaran beserta dukungan penuh TNI siap menjamin pelaksanaan Pilgub Sumut 2018 dan kegiatan ibadah keagamaan masyarakat Sumut dengan aman dn damai.

Di samping itu Kapoldasu juga berpesan agar semua tidak pernah takut melawan aksi terorisme.

Sementara itu Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi sangat mengapresiasi digelarnya buka puasa bersama tersebut. Sebab, tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan sehingga tidak ada jarak antara pemerintah, Polri, TNI dan masyarakat.

 Dengan kebersamaan yang solid, Wali Kota optimis Sumut akan selalu aman dan kondusif. Mantan Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Medan itu selanjutnya, mengajak semua, terutama warga Kota Medan untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai momen untuk memperkuat dan meningkatkan partisipasi dalam pembangunan kota seperti menjaga kebersihan lingkungan dan memenuhi kewajiban perpajakan.

 “Di samping itu mari kita senantiasa memelihara kerukunan umat beragama dan selalu menghormati perbedaan yang ada. Kemudian menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tempat tinggalnya masing-masing, serta selalu meningkatkan kewaspadaan diri terhadap dinamika sosial yang terjadi di masyarakat. Untuk itu mari kita peduli dan mengawasi berbagai aktifitas masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing,” pesan Wali Kota.(torong/fit/arj)


Baca:.

Harga Meja di Pasar Marelan Masih Abaikan Surat Sekda

Mei 21, 2018
 
 Medan | SNN - Melihat kinerja Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan yang dinilai banyak menimbulkan polemik di Pasar Marelan, aktivis Gerakan Rakyat Berantas Korupsi (Gerbrak), Saharuddin, mendatangi Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan, Senin (21-05-2018) Siang.

 Kedatangan Saharuddin langsung disambut Ketua Komisi C Hendra DS dan Wakil Ketua Mulia Asri Rambe (Bayek). Dalam kunjungan tersebut, Saharuddin menceritakan kondisi terkini Pasar Marelan.

 "Kemarin saya datang kesana, tapi ternyata surat yang dikeluarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) soal penetapan harga meja (lapak, red) tidak berlaku disana. P3TM bilang tak ada itu, merekalah yang menentukan harga," ungkap Saharuddin.

 Lebih lanjut, Saharuddin menyebutkan para pedagang dipaksa P3TM (Persatuan Perdagang Pasar Tradisional Marelan) untuk mau menerima harga lapak Rp13 juta.

 "Pedagang dipaksa ke lantai 2 untuk tandatangani surat bermaterai, yang isinya pedagang mau membeli dengan harga 13 juta,"jelasnya.

 Dalam kunjungan tersebut, Saharuddin berharap Komisi C DPRD Medan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. "Saya berharap permasalahan ini dapat diselesaikan. DPRD bisa membantu menyelesaikan. Dan yang pasti harga harus sesuai dengan yang ditentukan Sekda. Disitu juga sebagian besar lapak tidak untuk pedagang. Kita minta untuk diundi lagi," harap Saharuddin. 

 Pernyataan Saharuddin juga diakui Wakil Ketua Komisi C, Mulia Asri Rambe. Dirinya menyatakan harga meja di Pasar Marelan masih menggunakan harga lama atau tidak mengacu dengan aturan Sekda.

 "Masih banyak meja dengan harga lama, atau tidak mengikuti harga dari Sekda. Pedagang banyak yang diancam di lantai 2 agar mau menandatangani dengan materai, dan masih banyak juga pedagang yang berjualan di luar," jelas pria yang akrab disapa Bayek tersebut. 

Sementara yang sebelah kiri tidak ada menggunakan karcis. Sudah saya foto itu. Juga dengan pedagang sayur, ada yang dikutip 10 ribu ada yang 16 ribu," ungkap politisi Golkar tersebut. Ketua Komisi C, Hendra DS, juga mengakui banyak pelanggaran yang dilakukan pihak PD Pasar di Pasar Marelan.

 "Saya akan rencanakan kunjungan Komisi C kesana. Kalau bisa Pak Sekda juga ikut," ucap politisi Hanura tersebut.(torongfit)
Baca:.

Post Top Ad

Your Ad Spot