DPRD: Pertamina Harus Segera Bertindak Kelangkaan LPG 3 Kg

Medan | SNN – Terkait langka nya persediaan gas tabung elpiji ukuran 3 kg bersubsidi di kota Medan membuat anggota DPRD Medan angkat bicara. Sekretaris Komisi C DPRD Medan Zulkifli Lubis mendesak pihak PT Pertamina (Persero) harus bertanggungjawab. Kelangkaan Gas harus disikapi serius karena kebutuhan sangat pital.

“Bertanggungjawab soal ketersediaan dan pendistribusian. Bertindak tegas melakukan pengawasan bila terjadi penyelewengan, ‘tegas Zulkifli Lubis kepada wartawan, Rabu (11-10-2017) menyikapi kelangkaan gas elpiji bersubsidi akhir akhir ini.

Zulkifli Lubis asal daerah pemilihan (dapil) I Kota Medan ini mengaku sangat prihatin menyaksikan langsung masyarakat Medan Amplas antri mendapatkan elpiji 3 kg. Parahnya, akibat langka gas elpiji mengakibatkan harga melonjak Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu. Kondisi itu sangat merugikan warga prasejahterah dan pedagang kecil.

Terkait kelangkaan gas elpiji, Zulkifli menyebut akan memanggil pihak PT Pertamina (Persero) ke kantor DPRD Medan dilakukan rapat dengar pendapat (RDP). Disebutkan, dalam RDP nanti untuk mengetahui masalah sebenarnya dan mencari solusi.

Dalam pantauan wartawan di Kelurahan Timbang Deli Medan Amplas, gas elpiji mulai langka. Menurut salah satu warga N Sinaga, elpiji 3 kg susah didapat dan harganya naik menjadi Rp 22 ribu. Begitu juga daerah Medan Johor harga elpiji 3 kg mencapai Rp 25 ribu.

Seperti yang diungkapkan warga Johor, Abdul, gas elpiji 3 kg memang tidak langka tapi harganya sudah mencapai Rp 25 ribu. (torong/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *