SNN | Suara Nasional News

Hot

Post Top Ad

Rabu, 14 Februari 2018

Tim P3SU Masih Bekerja Sesuai Orderan, Bagaimana Sampah Dan Drainase Bagus

14.43
Medan | SNN  - Anggota Komisi D DPRD Medan, Godfried Effendi Lubis mengatakan, ada dua hal yang harus disoroti ketika banyaknya sampah yang menumpuk di beberapa drainase di Kota Medan. Yakni, tidak siapnya Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam mengalihkan masalah sampah ke Kecamatan dan tidak baiknya bangunan drainase yang dikerjakan Dinas PU.

Ia menuturkan, tumpukan sampah tidak bisa dibersihkan secara rutin, karena Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) masih bekerja sesuai orderan dan tidak digaji per bulan.

"Ini bukti, Perwal No 77 tentang pelimpahan masalah sampah itu ke Kecamatan tidak siap, jadi ajang coba-coba saja. Sebab, kecamatan juga kewalahan. Armada yang diberikan mereka sudah rusak-rusak. Adapun tim P3SU itu, masih bekerja sesuai orderan. Artinya tidak siap ini pelimoahan itu, kita minta itu Perwal dicabut saja. Ya, harus dikembalikan ke Dinas Kebersihan dan Pertamanan,"ujarnya Rabu (14-02-2018).

Dikatakannya, apabila memang Pemko serius untuk mengatasi sampah, bahkan sampai di drainase, harusnya, Pemko siap menyediakan tim P3SU yang digaji per bulan. Satu kecamatannya pun harus diisi 300 orang petugas.

"Harus beranilah Pemko, siapkan 300 orang tim P3SU per kecamatan yang digaji per bulan. Artinya ada 6300 petugas di seluruh Kota Medan. Dengan catatan, setiap minggunya minimal drainase di satu daerah dibersihkan. Karena membersihkan drainase ini harus rutin, bukan sesuai orderan,"jelasnya.

Ditambahkannya, apabila Pemko tak sanggup membayar gajinya, tidak masalah melimpahkan retribusi pada warga. Namun, dengan catatan, kebersihan drainase hingga ke gang-gang sekalipun, harus benar-benar dilakukan.

Sebelumnya, melalui pantauan wartawan di beberapa titik drainase di Kota Medan, masih tampak beberapa drainase yang diisi tumpukan sampah. Hal ini pun membuat air tidak mengalir dan dikhawatirkan rawan banjir. (torong/zul)
Baca:.

Gubsu Lantik Karo Umum Dan Perlengkapan Menjadi Pjs Bupati Batubara

13.21
Medan | SNN - Gubernur Sumut Dr Ir H Tengku Erry Nuradi Msi melantik Kepala Biro (Karo) Umum dan Perlengkapan Sekertariat Daerah Provsu, Faisal Hasrimy sebagai Pjs Bupati Batubara di Aula Raja Inal Siregar, Rabu (14-02-2018). 

Pelantikan ini sesuai dengan Keputusan Mendagri No  131.12-228 tahun 2018 tentang penunjukan Pjs Bupati Batubara selama Wakil Bupati Batubara menjalankan cuti diluar tanggungan Negara untuk melaksanakan kampanye pada Pilkada serentak tahun 2018 dari tanggal 15 Februari 2018 sampai dengan 23 Juni 2018.

Pasca dilantiknya M Faisal Harismy sebagai Pjs Bupati Batubara, Gubsu berharap yang bersangkutan dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

 “Patuhi aturan yang berlaku juga harus menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN),’’ harap Gubsu.

Sedangkan bagi daerah yang Kepala Daerah dan wakilnya tidak mencalonkan lagi, lanjut Gubsu maka yang bersangkutan tetap menjabat sampai berakhir masa jabatanya yakni Kabupaten Dairi, Padang Lawas Utara (Paluta dan Kabupaten Langkat.

“Untuk Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang mengikuti Pilkada serentak tahun ini sesuai Permendagri No 74 Tahun 2016, tentang cuti diluar tanggungjawab Negara diamanatkan agar selama masa kampanye harus menjalani cuti diluar tanggungan Negara serta dilarang menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya,”terangnya.
 
Sementara itu, Faisal Hasrimy mengatakan selain pelaksanaan tugas pelayanan dan pembangunan,  dirinya akan fokus pada tugas utama yaitu mensukseskan pelaksanaan pemilu kepala daerah di Batubara. 

“Saya akan memastikan agar ASN di jajaran Pemkab Batubara bersikap netral dan tidak boleh mendukung salah satu calon,” tegasnya. (torong/zul)
Baca:.

Ini Pesan Walikota Tebing Tinggi Untuk dokter

11.39
Tebing Tinggi | SNN -  Dokter adalah merupakan profesi dan melakukan pekerjaannya secara profesional,dengan mentaati segala aturanya.Orang profesional harus mejaga sikap dan prilakunya, mempunyai etika tidak berlaku sembarangan dan asal-asalan saja. 

Disampaikan Walikota Tebing Tinggi merupakan kota jasa, yang didalamnya termasuk jasa pelayanan kesehatan dan Tebing Tinggi dapat memberikan pelayanan yang terbaik. Dokter profesi yang sangat mulia untuk memberikan pertolongan kepada yang membutuhkan tampa memandang status apapun, di aula RSUD Kumpulan Pane, Rabu (14-02-2018). 

Seorang doker melaksanakan tugasnya dengan ketulusan, dan tindakannya dilakukan berdasarkan ke ilmuannya dalam menegakan diagnogsis dengan alat yang baik, ujarnya.

Walikota mengingatkan pada dokter PIDI, agar keberadaannya di Tebing Tinggi pelayanan kesehatan semakin baik,ikuti aturan dimana ditempatnya bertugas.

Kepada dokter pembimbing agar dalam satu bulan melakukan evaluasi, dan Pemerintah Kota Tebing Tinggi memberikan fasilitas gratis untuk tinggal di rusunawa selama 1 tahun bagi dokter yang tinggal di Tebing Tinggi.

Sebelumnya Dir.RSUD.Kumpulan Pane dr.H.Nanang Fitra Aulia.Sp.PK menyampaikan selamat datang di RSUD, dan berharap mampu dan bekerjasama dengan tenaga medis yang ada di RSUD. Bekerjalah sebaik-baiknya dan mampu memberikan pelayanan yang terbaik, yang akan menambah mutu pelayanan di RSUD.Kumpulan Pane. 

Para dokter intersip ini diserahkan Kemenkes RI melalui dinas Kesehatan Sumut yang diantarkan oleh dr.Juliani, mewakili Kadinkes Sumut, yang menyampaikan terima kasih kepada Pemko Tebing Tinggi atas penerimaan PIDI demikian baik.(torong/zul)

Baca:.

Post Top Ad

Your Ad Spot