Masyarakat Utue Harapkan Pembangunan Irigasi

Sigli | SNN – Masyarakat Petani Kemukiman Utue Buloh Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie, dalam mengarap sawah lahan pertania hingga saat ini masih dalam sistim tadah hujan dikarnakan belum adanya irigasi dan saluran irigasi yang memadai untuk mengairi sawah, sehingga mengakibatkan para petani tidak belum bisa melaksanan sistim tanam serentak bahkan setiap tahun petani sering mengalami kerugian, masyarakat mengharapkan agar pemerintah Kabupaten dan Provinsi untuk segera mengujudkan Irigasi.

Menurut salah seorang tokoh Kecamatan Pidie Tgk Basri TB, dan ianya juga selaku ketua Badan Kerja sama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Pidie, pada Suara Nasional mengatakan, tiga Gampong (Desa) dikemukiman Utue Buloh hingga kini petani masih mengalami kendala dalam usaha penanaman padi sawah, gampong Paya Linteung, Alue dan gampong Blang Kula akibatnya belum adanya irigasi serta saluran yang memadai, sehingga ketiga gampong tersebut sampai sekarang masih bercocok tanam sistim tadah hujan.

“Masyarakat tani atau petani ditiga gampong itu hampir setiap tahun mareka mengalami kerugian, jika hujan tebal disaat musin penghujan lahan seluruh persawahan mareka terendam air, kadang juga turut terendam tanaman pada yang telah melakukan penanaman sehingga terpaksa harus menam kembali hingga sampai tiga kali tanam, akibat tidak adanya saluran pembuang bahkan juga turut terendam pemukiman penduduk, sedangkan tak ada hujan sawah mareka mengalami kekeringan tidak ada sarana untuk mengairi, oleh karena sangat diharapkan perhatian pemerintah untuk dapat mewujudkan iri gasi serta saluran,”ungkap Tgk Basri Tb. (torong/mj/ab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>