SNN | Suara Nasional News

Hot


Post Top Ad

Kamis, 16 Agustus 2018

Pj Gubsu Ucapkan Selamat kepada Wakil Ketua DPRD Sumut Sri Kumala

Agustus 16, 2018
 
 Medan | SNN  - Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Drs Eko Subowo MBA mengucapkan selamat bertugas kepada Sri Kumala SE MM sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2014-2019.

 “Atas nama Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu), Saya mengucapkan selamat atas peresmian dan pelantikan Saudari Sri Kumala sebagai Wakil Ketua DPRD Sumut,” ucap Pj Gubsu Eko Subowo didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Dr Ir Hj Sabrina MSi usai rapat paripurna peresmian dan pengambilan sumpah di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumut, Kamis (16-08-2018).

 Pelaksanaan PAW dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 161.12-5565 Tahun 2018. Sri Kumala SE MM menjadi Wakil Ketua DPRD Sumut menggantikan Parlinsyah Harahap SE. Eko mengatakan, bahwa dirinya yakin dan percaya bahwa Sri Kumala akan mampu mengakomodir dan memfasilitasi dinamika politik di lingkungan dewan. 

“Kami dari jajaran eksekutif sangat mendukung dan berharap apa yang telah kita bangun dalam hubungan kemitraan selama ini, tetap berjalan dengan baik dan kami senantiasa selalu berupaya untuk meningkatkannya dengan mengedepankan prinsip check and balance,” kata Eko.

 Kepada Parlinsyah Harahap SE, Eko mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas kinerja dan kerja sama yang terjalin selama ini. “Saudara Parlinsyah, terima kasih telah menjalankan tugas dan fungsi sebagai Wakil Ketua Dewan, sehingga hubungan eksekutif dan legislatif tetap berjalan dengan baik,” ujarnya. 

Eko kembali mengingatkan bahwa Jumat (17-08-2018), Republik Indonesia akan memperingati hari kemerdekaan yang ke 73 Tahun dengan tema “Kerja Kita Prestasi Bangsa”. Untuk itu, Eko mengajak semua pihak agar senantiasa meningkatkan kinerja sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing, sehingga hal-hal positif yang dikerjakan menjadi akumulasi prestasi bangsa yang membanggakan. 

“Walaupun daerah kita tidak secara langsung terlibat, tetapi saya mengimbau agar tetap menjaga situasi yang kondusif, karena sekecil apapun gejolak yang mungkin terjadi di daerah sudah tentu akan menjadi perhatian negara lain,” pesannya. 

 Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman SSos serta para anggota DPRD Sumut, Ketua Pengadilan Tinggi Sumut Dr H Cicut Sutiarso SH MHum, Unsur Forkopimda Sumut, Komisioner KPU dan Bawaslu Sumut, dan para pimpinan OPD Sumut.(torong/kas)
Baca:.

Alokasi Dana APBD untuk Peningkatan Mutu Pembelajaran akan Diperbesar Waingapu

Agustus 16, 2018
Sumba Timur | SNN  - Untuk APBD Tahun 2019, alokasi dana pendidikan Kabupaten Sumba Timur akan lebih banyak diarahkan pada peningkatan mutu pendidikan lewat perbaikan kualitas pembelajaran dan pendukungnya. 

Tekad dan kesepakatan ini dicapai dalam Pertemuan Konsultasi Publik Hasil Analisis APBD Fungsi Pendidikan Sumba Timur yang dilaksanakan di Hotel Elvyn, Waingapu, Sumba Timur, (17-18 Juli 2018).

 “Peningkatan kualitas pembelajaran kita harapkan mendapat porsi lebih besar dalam APBD untuk pendidikan ke depan,” ujar Ruben Nggulindima, Sekretaris Dinas Pendidikan Sumba Timur pada kegiatan yang dihadiri oleh 20 peserta diantaranya ketua komisi DRPD bagian Pendidikan, Sekda, dan unsur-unsur pemerintahan lainnya. 

 Realokasi pendanaan tersebut dicapai setelah dilakukan analisis penggunaan dana Fungsi Pendidikan menurut fokus kegiatan dan jenjang pendidikan yang diprakarsai oleh INOVASI dan dikerjakan bersama-sama dengan Tim Bappeda Bagian Keuangan dan Dinas Pendidikan. Sumber yang dipakai untuk analisis berupa DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran), SKPD Pendidikan, ringkasan APBD dan laporan Anggaran APBN yang terdapat di Kabupaten/kota. 

 “Temuan hasil analisis ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah memberikan alokasi APBD dengan porsi lebih banyak untuk peningkatan mutu pendidikan, terutama yang mendukung di bidang literasi dan numerasi di tingkat dasar,” ujar Ruben lebih lanjut.

 Walaupun konsisten mengalokasikan dana APBD 20 % persen untuk pendidikan, selama ini Kabupaten Sumba Timur lebih menekankan pada peningkatan ke akses pendidikan, berupa sarana prasarana. Misalnya untuk sarana prasarana tingkat pendidikan dasar, pada tahun 2018, dana yang dialokasikan mencapai Rp. 28,657,627,554 sedang untuk mutu pembelajaran siswanya hanya Rp. 2.500.000.000. 

“Selisihnya cukup besar dan peningkatan mutu sumber daya manusia seharusnya malah mendapatkan perhatian lebih,’ ujar Mus Mualim, Provincial Education Policy Officer INOVASI untuk Sumba Analisis juga memperlihatkan trend alokasi dana untuk peningkatan mutu pembelajaran ini tiap tahunnya semakin menurun. 

 Tahun 2016, alokasinya sebesar 6.179.702.000 sedangkan tahun 2017 lebih kecil yaitu Rp. 3.461.864.000. Di lain pihak, penelitian ACDP tahun 2016 menunjukkan bahwa 30 persen murid kelas II SD di Sumba mengalami kesulitan membaca, yang mengindikasikan masih rendahnya tingkat literasi di kelas-kelas awal di Sumba. 

Penelitian pada tahun tersebut juga menunjukkkan sebanyak 12-21 persen murid kelas II SD tinggal kelas, yang mengindikasikan penyerapan pembelajaran yang belum maksimal oleh siswa. Konsultasi Publik tersebut juga menelurkan beberapa rekomendasi diantaranya perlunya Pemerintah Kabupaten Sumba Timur melakukan analisis kebutuhan guru kontrak (Non PNS), penataan dan pemerataan guru PNS sesuai dengan standar kebutuhan (SPM) setiap satuan pendidikan dan menghitung kebutuhan biaya operasi satuan pendidikan (unit cost persiswa) untuk bisa menjalankan proses pembelajaran terstandar sebagai bahan advokasi ke pemerintah.

 Rekomendasi ini bila dilaksanakan dengan konsisten bisa menjawab berbagai masalah pendidikan di Sumba yang sebelumnya juga telah ditemukan oleh penelitian ACDP seperti proporsi guru yang tidak terlatih, ketersediaan dan distribusi guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS), ketersediaan sumber daya yang berkelanjutan, kualitas pengajaran guru dan kesiapan dan penyerapan murid dalam belajar.

 Wakil Bupati Sumba Timur yang juga merupakan ketua Forum Perduli Pendidikan Sumba, Umbu Lili Pekuwali, sangat mendukung gagasan realokasi ini.

 “Kita akan memperjuangkan kesepakatan ini pada APBD ke depan,” tegasnya. Dia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada INOVASI yang telah berpartisipasi aktif dalam analisis APBD dan memberikan pengetahuan baru bagi tim yang terlibat, terutama tentang tahap-tahap analisis. INOVASI merupakan program pendidikan kemitraan pemerintah Australia dan Indonesia. Di NTT, program ini diluncurkan pada tanggal 2 November 2017 dan akan berakhir pada akhir tahun 2019.(rel)
Baca:.

Rabu, 15 Agustus 2018

Oknum Pemuda Di Aceh Timur Lecehkan Wartawan,Jelas Melanggar UUD No 40 Tahun 1999

Agustus 15, 2018
Aceh Timur | SNN - Sangat naif ada seorang oknum pemuda menurut informasi sebagai Wakil Ketua Pemuda Desa Gampong Bandar Baro Kecamatan Indra Makmu Kabupaten Aceh Timur bernama Darwin diduga telah melakukan tindakan menghina dan memojokkan wartawan. Insiden tersebut berlangsung saat awak media yang dipanggil warga untuk meliput kegiatan musyawarah Desa, Darwin yang turut hadir diacara tersebut, melontarkan kata - kata yang sangat menghina wartawan dengan kata kata yang sangat tidak pantas "Orang Media asal uang semua benar" kata Darwin dipenghujung acara musyawarah Desa Bandar Baro, Rabu (15-08-2018).

Setelah kegiatan bubar dihalaman Meunasah melakukan protes terhadap pemberitaan media selama ini di Desanya, Anehnya Darwin tanpa memilki Legal Standing dalam isi berita, karena dalam pemberitaan terkait indikasi dugaan penyimpangan Dana Desa Gampong Bandar Baro alias Bortren beberapa hari lalu, tidak berkaitan langsung dengan orang yang bernama Darwin. Insiden tersebut terjadi Minggu (12-08-2018) malam jam 22.35 Wib). 

 Dan kehadiran wartawan dari beberapa media yang hadir juga mendengar pernyataan dan protes tersebut diantaranya Adi Selitonga Wartawan Media Radar x.net Wilayah Aceh. Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Cabang Aceh Timur Nurdin Wahi yang merangkab sebagai Wartawan dan kabiro Media Brantas Kriminal terbitan Medan. Adi Silitonga kepada media membenarkan pernyataan Darwin katanya 'Orang media kalau ada uang semua benar, ucap Adi Selitonga mengulang kata-kata Darwin.

 Selanjutnya Adi Selitonga menjelaskan, "Dari pertama kehadiran kami, Darwin sudah menyindir - nyindir kata - kata terhadap kami, malahan Darwin memancing bahasa sindiran kepada Syahrudin Adi Putra rekan saya dari Radar x.net wilayah Aceh padahal Darwin tidak punya hak komplen atas pemberitaan yang kami terbitkan, apa lagi tidak ada satu katapun dalam pemberitaan tersebut terkait nama dia".kata Adi Selitonga. 

 Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Cabang Aceh Timur Nurdin Wahi menegaskan "Peri laku seperti itu tidak dapat ditolerir karena telah melanggar Undang - undang no 40 tahun 1999 tentang pers, juga secara terang - terangan melakukan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap awak media dihadapan aparat keamanan Babinsa dan Babinkantibmas Kecamatan. Indra Makmu Aceh Timur ,dengan kesan telah menyudutkan kenerja para insan pers, ungkap Nurdin.

 Menurut" Nurdin hal tersebut sudah sangat jelas masuk ke ranah pidana karena telah Melanggar sebagaimana yang sudah dijelaskan pada uud pers " Barang siapa yang melakukan kekerasan dan menghalangi wartawan dalam melaksanakan tugas peliputan dapat dikenakan sanksi pidana 2 tahun penjara serta Denda Rp 500 juta" terang Nurdin Ketua AWI Cabang Aceh Timur. (m yunus)
Baca:.

Kapolres Aceh Timur Himbau Masyarakat Tidak langsung Percaya Penelpon Gelap

Agustus 15, 2018
IDI | SNN - Kapolres Aceh Timur Himbau Masyarakat Untuk Tidak Percaya Dengan Adanya Penelpon Yang Mengaku Bisa Membebaskan Tersangka Pelaku Tindak Pidana Banyak cara para penjahat untuk mendapatkan uang.

Salahsatu diantaranya dengan mencatut nama pejabat Kepolisian. Penipuan semacam itu kian marak di Aceh Timur. Modusnya, para pelaku menelpon keluarga tersangka bahkan perangkat gampong dengan memanfaatkan nama pejabat untuk mengelabui korbannya. Para korban biasanya adalah keluarga tersangka yang kasusnya baru terungkap.

Seperti yang dialami oleh Geuchik Gampong Jawa, Muhammad Nasir, pada Rabu (15-08-2018) dirinya mengaku ditelpon oleh orang tak dikenal dengan mengaku dirinya KBO Narkoba Polres Aceh Timur dan mengatakan bisa membantu membebaskan warga Gampong Jawa yang belum lama ini tertangkap polisi dengan dugaan kepemilikan narkoba.Setelah ditelusuri nama dan nomor handphone tersebut bukan KBO Narkoba Polres Aceh Timur.

Menyikapi hal tersebut Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H menyampaikan, pemerasan atau penipuan dengan mencatut nama pejabat teras Kepolisian memang sangat rentan terjadi. Modus yang dilakukan oleh pelaku adalah memanfaatkan kondisi psikis keluarga tersangka.

 Pelaku yang mengaku sebagai pejabat Kepolisian tersebut biasanya menjanjikan bisa membantu membebaskan anggota keluarga yang menjadi tersangka. Bahkan, pelaku diduga memanfaatkan pemberitaan sejumlah pengungkapan kasus dari media masa, baik cetak, online, maupun televisi.

 “Maka saya minta kepada kawan-kawan wartawan, kalau bisa, nama tersangka itu disamarkan. Selain itu juga alamat tersangka tidak terlalu detail. Karena semakin detail identitas, maka semakin mudah para pelaku penipuan untuk melacaknya,” papar AKBP Wahyu Kuncoro.

 Lebih lanjut, ia menghimbau kepada masyarakat, khususnya bagi yang mempunyai anggota keluarga dan sedang terlibat masalah hukum, untuk berhati-hati agar tidak percaya jika ada oknum yang menawarkan bisa membebaskan dari jerat hukum. Apalagi dengan jaminan uang.

   “Kalau ada nomor yang tak dikenal menelpon dan menawarkan janji-janji manis jangan ditanggapi dan langsung laporkan ke kami, kroscek dulu kebenarannya,” pungkas Kapolres Aceh Timur.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Aceh Timur Iptu Hendra Gunawan Tanjung, S.H menegaskan anggota saya, baik yang ada di lapangan maupun yang melakukan penyidikan secara tegas kami peringatkan agar tidak bermain mata dengan keluarga tersangka karena hal itu akan menjadi tendensi buruk terhadap kinerja Kepolisian,tegasnya.(yns/torong)
Baca:.

Turnamen Badminton Piala PBSI 2

Agustus 15, 2018
 IDI | SNN -   Dalam rangka memperingati hari lahirnya kemerdekaan Republik Indonesia 17 agustus 1945. Persatuan Badminton Seluruh Indonesia(PBSI) khususnya Aceh Timur antara perbatasan Birem Bayuen dan Madat, menyelenggarakan open Turnamen Bulu Tangkis beregu 6 orang,Rabu (15-08-2018). 

 Untuk memperebutkan piala PBSI yang ke 2,Ketua Pantia M.Sidik atau yang akrap disapa bang Sidik mengatakan sangat berterima kasih kepada Jajaran Pemkab Aceh Timur,terutama Bupati Aceh Timur yang mendukung open turnamen akbar tersebut,padahal kami berharap beliau bisa hadir dalam acara pembukaan pada malam Minggu  ini.

 Sedangkan Beliau sedang menunaikan Ibadah Haji di Mekah,namun pesan Beliau bermainlah secara adil dan jujur junjung tinggi sportivitas. Ungkap bang sidik bagi yang berminat untuk ikut turnamen segera menghubungi nomor Panitia, Reza (08217605761) Wilayah Idi Rayeuk, Iwan(082362052102) untuk Wilayah Perlak.

 "Terimakasi kepada masyarakat turut mendukung acara turnamen ini, semoga olah raga di Aceh Timur semakin meningkat dan Pemuda Pemudinya bisa menjauh dari bahayanya narkoba yang sedang meraja lela di daerah kita,salam olah raga," papar Sidik kepada Wartawan.(Dedi/torong)
Baca:.

Walikota Tebing Tinggi Kukuhkan Paskibraka Kota Tebing Tinggi Masa Bhakti 2018 - 2019

Agustus 15, 2018

Tebing Tinggi | SNN  - Walikota Tebing Tinggi H. Umar Zunaidi Hasibuan,lakukan pengukuhan pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) Kota Tebing Tinggi masa bhakti 2018-2019, Rabu (15-08-2018) di Anjungan Sri Mersing lapangan merdeka Kota Tebing Tinggi dan sekaligus kelompok korps musik yang akan bertugas pada perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 73.

 H. Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan bahwa generasi muda merupakan penentu arah dan tujuan pembangunan bangsa dan negara kita dimasa yang akan datang. Karena itu Pemerintah Kota Tebing Tinggi terus berupaya melakukan pembinaan generasi muda yang salah satunya melalui penyelenggaraan kegiatan pelatihan paskibraka dan korps musik Kota Tebing Tinggi.

 Pengukuhan ini bukanlah sekedar acara seremonial belaka, tetapi merupakan upaya untuk melahirkan suatu kepercayaan diri agar dapat melaksanakan tugas sebagai pengibar dan penurunan bendera pusaka pada acara bersejarah yakni peringatan hut proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, pada 17 Aguatus 2018 Selanjutnya Walikota juga mengucapkan terimakasih kepada pembina dan pelatih paskibraka dan korps musik yang telah mencurahkan perhatiannya selama 3 bulan lebih,ujarnya.

 Kepada putra-putri anggota paskibraka dan korps musik masa bhakti 2017-2018 yang secara resmi pada sore ini telah berakhir dan menjadi purna kami ucapkan terimakasih serta penghargaan atas pengabdian selama ini dan kepada putra-putri yang telah terpilih laksanakan tugas yang bersejarah ini dengan sebaik-baiknya.

 Walikota berharap agar apa yang akan kalian laksanakan dalam rangkaian peringatan hari kemerdekaan ini dapat meningkatkan motivasi kalian semua berbuat yang lebih baik kepada bangsa dan negara.

 Hadir dalam acara ini Kapolres Tebing Tinggi, Sekdako Tebing Tinggi, danramil 13 Tebing Tinggi , Kasubdenpom Tebing Tinggi dan OPD se- Tebing Tinggi, pengukuhan ditandai dengan pembacaan dan penandatangan kata-kata pengukuhan serta pemasangan kendit paskibraka dan topi korps musik oleh Walikota Tebing Tinggi.(fit)
Baca:.

Wali Kota Medan Kukuhkan 44 Paskibraka Kota Medan 2018

Agustus 15, 2018
Medan | SNN - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi mengukuhkan 45 orang Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Medan tahun 2018 di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Rabu (15-08-2018).

 Mereka nantinya yang akan bertugas mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Benteng Medan, Jumat (17-08-2018).

Wali kota menyampaikan rasa bangganya terhadap 45 Paskibraka yang merupakan hasil seleksi dari perwakilan seluruh SMA di Kota Medan. Dia menilai, anggota Paskibraka ini merupakan generasi muda Kota Medan yang cerdas, berkarakter serta tangguh sehingga dapat diandalkan untuk dikukuhkan menjadi anggota Paskibraka Kota Medan.

 Tidaklah mudah dan harus melewati berbagai seleksi dan pengujian. Sebab, tugas yang akan diemban nantinya juga tidak mudah. Apalagi jika mengaca dengan sejarah dulu, mengibarkan bendera Merah Putih hingga puncak tiang harus mengorbankan puluhan ribu nyawa manusia. 

“Selain usaha yang gigih, juga perlua perjuangan senjata yang tidak henti serta ditambah strategi kuat untuk mempertahankannya. Oleh karenanya dengan terus mengingat sejarah tersebut, saya berharap ananda semua mampu memaknai posisi ananda sebagai Paskibraka. Jadi tumbuhkan rasa nasionalisme yang tinggi terhadap bangsa dan negara serta menyebarkannya kepada seluruh lingkungan sekitar ananda berada,” kata Wali kota.

Sementara itu Kadispora Kota Medan Mara Husin Lubis SH menjelaskan, sebelumnya pihaknya telah melakukan seleksi terhadap 800 siswa dari seluruh SMA/MA di Kota Medan. Setelah dilakukan beberapa kali seleksi hasil kerjasama dengan pihak Dandim 0201/BS dan Yonkav 6/Serbu, akhirnya terpilih 45 orang yang dipercayakan menjadi Paskibraka Kota Medan tahun 2018. 

 “Dari 45 siswa yang terpilih tersebut, 44 orang dikukuhkan menjadi Paskibraka Kota Medan tahun 2018 yang akan bertugas menaikkan dan menurunkan bendera Merah putih pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Benteng Medan. Sedangkan seorang siswa lagi menjadi satu anggota Paskibraka Nasional yang akan bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Istana Negara,” jelas Mara Husin.(torong/fit)
Baca:.