SNN | Suara Nasional News

Hot


Post Top Ad

Minggu, 17 Juni 2018

Gubsu Erry: Pertahankan yang Sudah Baik

Juni 17, 2018
Medan | SNN – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengakhiri masa jabatannya pada 17 Juni 2018. Kepada jajaran Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) ia berharap agar hal-hal baik yang telah dicapai selama ini agar dipertahankan. “Kalau bisa ditingkatkan,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan saat memberi kata perpisahan di acara silaturahmi, open house  dan perpisahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara di Kantor Gubsu Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Minggu (17-06-2018).

Gubsu Erry Nuradi mengungkapkan, tidak mudah untuk mencapai peningkatan tersebut. Apalagi ketika ia baru menjabat, Sumatera Utara (Sumut) sedang mengalami turbulensi. “Sebagai co-pilot yang kemudian menjadi pilot mengemudikan pesawat yang bernama Sumatera Utara Airlines dengan kapasitas 14 juta orang ini, tentu tidaklah mudah untuk menstabilkan pesawat tersebut,” katanya.

Pemprovsu, kata Erry Nuradi, mencoba menjaga pemerintahan bisa berjalan dengan baik. Baik itu anggaran, pelayanan publik, kemasyarakatan, pusat pemerintahan dan pembangunan. “Salah satu pencapaian yang kita banggakan salah satunya dari sisi pengelolaan keuangan. Belum lama kita dapat opini wajar tanpa pengecualian dari BPK,” katanya.

Selain bidang keuangan, di bidang pelayanan publik pun mendapat predikat hijau dari Ombudsman, yang sebelumnya tidak pernah diterima Pemprovsu. “Masih ada prestasi lain yang membanggakan di Sumut, walaupun masih banyak yang belum kita lakukan karena waktu atau kendala lainnya,” ujar Erry Nuradi.

Namun terkait hal itu, menurut Erry,  Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) yang baru Drs Hj R Sabrina adalah 'gatekeeper' birokrat, yang mampu menjaga harapan masyarakat Sumut. Ia pun optimis dengan kinerja superteam yang ada di Provsu.

“Siapapun yang akan jadi Gubsu nantinya, pasti nanti akan bisa berdiskusi dengan baik. Selain itu, Sekda dan jajaran lain untuk tidak mengambil keputusan hanya karena masukan pihak yang merasa terpinggirkan atau hal lain yang justru membuat persatuan dan kesatuan kita pecah,” katanya.

Kepada para OPD Provsu, Erry Nuradi berpesan agar terus meningkatkan profesionalitasnya. “Siapapun pemimpinnya tidak harus cari muka. Kalau profesional pasti akan dipakai,”  pesannya.

Kepada masyarakat, Gubsu berpesan agar tidak terpecah jika gubernur yang baru telah terpilih. “Siapapun gubernurnya, adalah gubernur rakyat, baik pendukung ataupun yang tidak mendukung. Saya yakin kedepan Sumut akan bisa mengembangkan seluruh potensinya,” katanya.

Sementara itu, Sekdaprovsu Dr Hj R Sabrina mengatakan akan menjalankan amanah Gubsu Erry. Termasuk hal-hal yang belum sempurna pada masa kepemimpinan Gubsu Erry.

“Kami berusaha mempertahankan hal yang sudah baik dan meneruskan yang belum sempat diselesaikan oleh beliau. Kami akan komunikasikan dengan pimpinan baru,” kata Sabrina.

Turut hadir di acara yang diwarnai rasa haru dan penuh kekeluargaan itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provsu Dr Kaiman Turnip MSi, Kepala Bapedda Ir H Irman MSi, Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Provsu Ilyas S Sitorus SE MPd, dan Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Daerah M Faisal Hasrimy Ap MAP, para Kepala Sekolah SMA dan SMK se-Sumut dan masyarakat.(torong/zul)
Baca:.

Sabtu, 16 Juni 2018

Halal Bi Halal Idul Fitri 1439 H Memelihara Silaturahim ala Gubsu Erry

Juni 16, 2018
Medan | SNN - Menjaga tali persaudaraan dan menguatkan hubungan yang baik. Cerminan ini terlihat dari cara Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr HT Erry Nuradi, memelihara silaturahim kepada masyarakat.

 Satu momentum seperti Hari Raya Idul Fitri yang dikemas dalam acara Halal Bi Halal, saling bertatap muka bersama. Kebiasaan ini mungkin bukan saat Idul Fitri atau hari besar saja dilakukan seorang Erry, Gubernur Sumut yang juga mantan Bupati Sergai dua periode.

Namun pada setiap kesempatan, setiap kegiatan, silaturahim menjadi bungkus yang mengemas tali persaudaraan dan kekeluargaan setiap langkahnya. Hal yang lazim dilakukan oleh seorang insan tauladan.

 "Yang seperti ini hanya dapat di Indonesia, tidak ada di negara lain. Karena silaturahim itu bisa membawa keberkahan, memperpanjang usia dan memperbanyak rezeki," itulah sekilas pesan Erry di banyak kesempatan bertemu, baik dalam posisi formal sebagai Gubernur, Pimpinan Partai maupun seorang pribadi.

Momentum perayaan Idul Fitri 1439 H Gubernur Sumut di lapangan apel yang biasa ia gunakan sebagai inspektur upacara. Ribuan orang pun hadir memadati lokasi sejak pagi, Sabtu (16-06-2018), hingga sore hari lalu.

 Salam, selamat, bermaafan, doa hingga harapan masyarakat tertuju pada sosok Erry, yang berharap agar tokoh panutan sekaligus politisi sejati menurut berbagai pihak itu, mendapati langkah lebih baik. Tidak hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk Sumatera Utara, Agama, Bangsa dan Negara.

 Di luar kantor Gubernur Sumut, juga terpasang sejumlah poster di sepanjang jalan Diponegoro, menyampaikan salam terimakasih kepada Tengku Erry, yang telah membawa kemajuan di provinsi ini, mengantarkan pembangunan untuk dilanjutkan di masa mendatang.

Tak sungkan Tengku Erry menyapa dan menyalami masyarakat yang hadir. Bahkan beberapa kali Tengku Erry dan sang istri Evi Diana Erry mempersembahkan lagu untuk para hadirin. Selain masyarakat, tampak hadir juga Bupati Serdangbedagai Soekirman, Walikota Binjai HM Idaham SH MSi, Sekdaprovsu Dr Hj R Sabrina, para pimpinan OPD Provsu dan undangan lainnya.(torong/zul)
Baca:.

Senin, 11 Juni 2018

Wali Kota Medan Tutup Ramadhan Fair XV 2018

Juni 11, 2018
Medan| SNN - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menutup Ramadhan Fair XV tahun 2018 di Taman Sri Deli Medan, Senin (11-06-2018). 

 Diakui Wali Kota, pelaksanaan Ramadhan Fair berjalan dengan lancar, setiap malamnya warga ramai mendatanginya dengan membawa anggota keluarganya. Selain menikmati aneka kuliner, warga juga menikmati aneka kegiatan dan perlombaan seperti azan dan lomba busanan Muslim serta hiburan bernuansa religi.

 Meski demikian Wali Kota tidak menutupi masih ditemukannya sejumlah kelemahan yang harus diperbaiki sehingga pelaksanaan Ramadhan Fair tahun depan bisa lebih baik lagi.

 "Berbagai masukan dari para warga yang mengunjungin Ramadhan Fair tentunya akan menjadi bahan refleksi untuk perbaikan di masa mendatang. Dengan demikian insha Allah, gaung Ramadhan Fair akan bisa menggema hingga mancanegara, bukan hanya di nusantara saja, " ungkapnya.

"Jika selama ini selaku pribadi maupun sebagai Wali Kota Medan, apabila ada kesalahan dan kekhilafan yang telah saya lakukan sehingga tidak berkenan di hati saudara-saudara sekalian, saya menyampaikan permohonan maaf lahir bathin, " ujarnya. 

Sebelumnya Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung diwakili Wakil Ketua DPRD Medan H Iswanda Nanda Ramli, juga menyampaikan apresiasi atas digelarnya Ramadhan Fair. 

Dikatakannya, atas nama DPRD Medan, seluruh wakil rakyat menyampaikan kebanggaan atas usaha Wali Kota yang telah menggelar Ramadhan Fair sehingga menjadi tempat tujuan warga Medan maupun luar Kota Medan selama Ramadhan dan kini telah menjadi ikon pariwisata religi Kota Medan.

 Di samping itu tambahnya lagi, Ramadhan Fair juga telah memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM sehingga terjadi pergerakan ekonomi setiap malamnya. "Ramadhan Fair juga telah menjadi salah satu salah satu tujuan wisata reliji Medan," ujar Nanda Ramli.(torong/fit)
Baca:.

Wali Kota Medan Eldin Buka Puasa Bersama Di Masjid Raya Aceh Sepakat

Juni 11, 2018

Medan | SNN - Wali Kota Medan, Drs. H.T Dzulmi Eldin S,M.Si berbuka puasa bersama dengan ratusan masyarakat di Masjid Raya Aceh Sepakat, Senin (11-06-2018).
Kehadiran Wali Kota Medan disambut langsung oleh Ketua BKM Masjid Raya Aceh Sepakat, H.Eddy Miswal beserta seluruh pengurus lainya.
Panitia penyelenggara  H.Mansoer mengatakan acara buka puasa bersama ini sudah dilakukan sejak belasan tahun lalu. Setiap hari masyarakat dari berbagai daerah hadir untuk berbuka puasa bersama di masjid ini.
"Ada sekitar 800 sampai 1000 orang yang hadir untuk berbuka puasa disini setiap harinya,"kata Mansoer.
Walikota Medan sangat mengapresiasi atas pemberian buka puasa kepada masyarakat kota Medan yang setiap harinya dilakukan oleh pengurus Badan Kenajiran Masjid Aceh Sepakat.
Mudah mudahan seluruh amal ibadah mereka yang melakukan pemberian buka puasa ini dilipatgandakan Tuhan amal.ibadahnya. berbuka puasa di Masjid Aceh Sepakat  tidak sekedar berbuka namun setelah sholat magrib dilanjutkan dengan makan bersama, ujar Walikota. (torong/zul)
Baca:.

Minggu, 10 Juni 2018

Wali Kota Medan : Keamanan Rumah Warga Mudik Tugas CLK

Juni 10, 2018
Medan |  Indonesia Berkibar News -  Keamanan rumah warga yang mudik merupakan tugas CLk (Camat,Lurah dan Kepling), sehingga warga akan merasa aman ditempat tujuan/kampung mudik masing masing. 

Sehubungan itu WalikotaMedan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menginstruksikan kepada seluruh camat, lurah dan kepala lingkungan (kepling) untuk mengawasi dan menjaga rumah warga yang ditinggal mudik di wilayah kerjanya masing-masing. 

Penjagaan dan pengawasan itu dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman dan tenang bagi warga yang merayakan Hai Raya Idul Fitri 1439 H bersama keluarga di kampung halamannya.

 Dikatakan Wali Kota, penjagaan dan pengawasan itu dilakukan dengan mengaktifkan kembali siskamling serta berkoordinasi dengan para tetangga di sekitar rumah warga yang pulang mudik. Dengan demikian para tetangga ikut serta melakukan penjagaan sehingga rumah warga yang kosong itu aman dari incar masing-masing. pencuri. 

 “Lebaran tinggal beberapa hari lagi, tentunya tidak sedikit warga yang ingin mudik untuk berlebaran bersama keluarga di kampung halamannya. Guna memberikan rasa aman dan tenang bagi warga yang mudik, saya minta camat, lura kepling untuk mengawasi dan menjaga rumah warga yang ditinggal mudik tersebut,” kata Wali Kota di Medan, (10-06-2018) Sebelum meninggalkan rumah, Wali Kota pun mengingatkan agar warga lebih dahulu memastikan rumah dalam kondisi terkunci dan mematikan seluruh aliran listrik guna mencegah terjadinya korsleting.

 Di samping itu menjauhkan benda-benda yang mudah terbakar, sebab dalam sepekan belakangan ini cuaca cukup panas sehingga rentan memicu terjadinya kebakaran.

 “Bagi warga yang mudik dengan mengendarai angkutan umus, pastikan kenderaan yang dinaiki benar-benar layak serta penumpangnya tidak berdesak-desakkan agar memberikan rasa aman dan nyaman selama perjalanan mudik berlangsung. Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Pemko Medan, saya mengucapkan selamat merayakan lebaran bersama anggota keluarga di kampong halaman masing-masing,” ungkapnya.(torong/fit)
Baca:.

Kamis, 07 Juni 2018

Sosialisasi PP Nomor 16/2018,Satpol PP Tidak Lagi Menjaga Aset Dan Parkir

Juni 07, 2018

Medan | SNN - Ada yang baru dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Sejak ditandatanganinya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2018 tentang Satpol PP oleh Presiden Jokowi, 3 Mei 2018, Satpol PP tidak lagi bertugas menjaga aset pemerintah atau menjaga parkir.

"Kini, Satpol PP Provsu tidak lagi menjaga aset pemerintah seperti kantor dan parkir. Itu adalah tugas Biro Umum Setdaprovsu,” kata Kepala Satpol PP Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Anthony Siahaan   saat koferensi pers sosialisasi  PP No 16/2018 di Press Room, Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Kamis (07-06-2018).

Tugas Satpol PP, menurut Anthony adalah untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada), menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman, serta menyelenggarakan perlindungan masyarakat.

Satpol PP juga bertindak selaku koordinator Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) ketika melakukan penegakan Perda di lingkungan Pemda. Serta dapat berkoordinasi dengan TNI, Polri, Kejaksaan, dan pengadilan yang berada di daerah provinsi/kabupaten/kota.

Dijelaskannya, Satpol PP Provsu dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Gubernur Sumatera Utara, melalui sekretaris daerah provinsi. Sedangkan Satpol PP kabupaten/kota bertanggung jawab kepada bupati/walikota, melalui sekretaris daerah kabupaten/kota.

"Kami bertugas untuk mencipatkan ketentraman yang jadi dambaan seluruh lapisan masyarakat. Itu adalah hak asasi, agar tercipta suatu ketenangan dalam masyarakat, apalagi sekarang menjelang Idul Fitri,” kata Anthony.

Namun menurut Anthony, Satpol PP Provsu saat ini memiliki kendala dan keterbatasan. Yakni masih kekurangan personel PNS. Satpol PP yang berstatus PNS hanya 21 orang. “Selain itu kita juga kekurangan sarana dan prasarana pendukungnya dan anggaran untuk itu,” kata Anthony.

Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Deliserdang Suriadi Aritonang mengatakan, metode Satpol PP di tiap daerah itu berbeda-beda. “Kami di Deliserdang selalu berkoordinasi dengan SKPD. Apalagi sekarang menghadapi Idul Fitri. Kami juga sudah bekerja sama dengan Polri dan Dishub serta instansi terkait. Jelang lebaran ini kami juga sudah menempatkan petugas di pos-pos yang sudah disiapkan Polri,” ujar Suriadi.

Senada dengan Suriadi, Kesatpol PP Kabupaten Karo Hendrik mengatakan di Kabupaten Karo memiliki kondisi yang berbeda. “Di Kabupaten Karo, kami membawahi pemadam kebakaran,” ujar Hendrik.

Terkait bencana alam gunung berapi, Satpol PP Kabupaten Karo juga ikut turun menangani masalah tersebut. Contohnya Satpol PP ikut berkeliling menyiram abu vulkanik. Meski begitu, Hendrik mengaku lantaran cakupan wilayah terdampak letusan gunung Sinabung yang luas, jumlah personel dan unit yang menanganinya dirasa kurang.(torong/zul)
Baca:.

Rabu, 06 Juni 2018

Wali Kota ApresiasiDigelarnya Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2018

Juni 06, 2018
Medan | SNN - Wali Kota Medan, H T Dzulmi Eldin S MSi menghadiri apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Tobadi Lapangan Merdeka Medan,  Rabu (06-06-2018).  Apel ini digelar dalam rangka menjaga stabilitas keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran menjelang setelah Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Gubsu Ir H T Erry Nuriadi MSi bertindak  sebagai  pimpinan apel. Selain Wali Kota, apel turut dihadiri Wakapoldasu , Brigjen  Pol Agus Andrianto, Kapolrestabes Kombes  Pol Dadang Hartanto, Dandim 0201/BS Kol  Inf Bambang Herqutanto serta seluruh unsur Forkopimda Sumut dan Kota Medan.

Apel ditandai dengan pemeriksaan kesiapan  pasukan yang dihadiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran, Polsuska serta pramuka oleh Gubsu didampingi Wali Kota, Wakapoldasu beserta unsur Forkopimda Sumut dan Medan.

Selain pemeriksaan kesiapan pasukan, apel ini juga ditandai dengan penyematan pita tanda opersi  oleh Gubsu secara simbolis kepada petugas Operasi Ketupat Toba 2018. Diharapkan melalui Operasi Ketupat Toba 2018, seluruh personel yang diturunkan dapat  mewujudkan kenyamanan dan keamanan masyarakat  yang akan merayakan lebaran di wilayah Sumut.

Usai apel, Wali Kota sangat mengapresiasi digelarnya Operasi Ketupat Toba 2018. Diharapkannya, operasi yang dilakukan ini dapat meningkatkan keamanan dan kekondusifan di Sumatera Utara, terutama Kota Medan. Dengan demikian masyarakat , termasuk warga pendatang yang dtang untuk merayakan lebaran merasa aman dan nyaman.

Di samping itu bilang Wali Kota, Operasi Ketupat Toba 2018 dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas jelang maupun pasca lebaran.  Meski  demikian, tegas Wali Kota, hal itu bisa terwujud jika didukung penuh masyarakat.  “Kita harapkan masyarakat tertib lalu lintas dan mematuhi seluruh peraturan maupun rambu lalu lintas yang ada,” harapnya.(torong/fit/zul)
Baca:.