Dinas Kominfo Medan Ikuti Rapat Koordinasi Peningkatan Peran & Fungsi Statistik Dalam SDI

Advertisement

Dinas Kominfo Medan Ikuti Rapat Koordinasi Peningkatan Peran & Fungsi Statistik Dalam SDI

Rabu, 30 Oktober 2019


Medan | SNN - Sebanyak 84 peserta yang berasal  dari unsur Badan Pusat Statistik (BPS) dan seluruh Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) di Sumatera Utara, termasuk Dinas Kominfo Kota Medan mengikuti Rapat Koordinasi  Peningkatan Peran dan Fungsi Institusi Statistik Dalam Satu Data Indonesia di Cambridge Hotel Jalan KH Zainul Arifin Medan, Rabu (30-10-2019).

Rapat koordinasi  yang berlangsung selama dua hari, mulai  30-31 Oktober  dibuka Sekda Provinsi Sumut DR Ir R Sabrina MSi mewakili Gubsu, Plt Wali Kota Medan diwakili Kadis Kominfo Kota Medan Zain Noval serta  Kepala BPS Sumut  DR  Syech Suhaimi SE MSi . Sabrina  sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada BPS Sumut karena telah menginisiasi digelarnya rapat koordinasi tersebut.

Sabrina menilai, rapat koordinasi ini sangat penting dan strategis dalam upaya mewujudkan SDI. Di samping itu juga tambahnya, sebagai upaya menyajikan data yang akurat, muktahir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan serta mudah diakses sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No.39/2019 tentang Satu Data Indonesia.

“Mengacu Perpres tersebut, pengumpulan data yang dilakukan harus satu koordinasi. Artinya, BPS menjadi pembina dana, sementara itu Dinas Kominfo Priovinsi dan Kabupaten/Kota menjadi wali data, sedangkan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya menjadi produsen data. Untuk medukung hal ini, tentunya diperlukan perbaikan tata kelola data yang dihasilkan oleh pemerintah melalui penyelenggaraan Satu Data Indonesia,” kata Sabrina.

Atas dasar itulah Sabrina berharap agar rapat koordinasi ini dapat menjadi wadah dalam perbaikan data sektoral sehingga data yang dihasilkan akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar Instansi Pusat dan Instansi Daerah melalui pemenuhan standar data, metadata, interoperabilitas data dan menggunakan kode rcferensi dan data induk.

Sebelumnya, Syech Suhaimi selaku  Kepala BPS Provinsi Sumut menerangkan, saat ini data merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah perencanaan, monitoring, pengawasan dan analisis terkait dengan indikator statistik. Bahkan, ungkapnya, Presiden Joko Widodo mengatakan, data saat ini merupakan jenis kekayaan baru bangsa Indonesia.

“Data yang dimaksud Bapak Presiden,  bukan data asal-asalan tetapi data yang jelas, berkualitas dan terjaga akurasinya. Itu sebabnya Bapak Presiden menilai data lebih berharga dari minyak. Oleh karena itu kedaulatan data haruas diwujudkan. Hak warga negara atas data pribadi harus dilindungi. Regulasinya harus segera disiapkan, tidak boleh ada kompromi,” jelas Suhaimi.

Plt Walikota Medan Akhyar Nasution diwakili Kadis Kominfo Kota Medan Zain Noval sangat mendukung dan mengapresiasi digelarnya Rapat Koordinasi  Peningkatan Peran dan Fungsi Institusi Statistik Dalam SDI.  Apalagi sejumlah nara sumber yang berkompeten dihadirkan untuk memberikan pemahaman dan penjelasan terkait dengan SDI.

“Dengan rapat koordinasi ini, Dinas Kominfo dari kabupaten/kota se-Sumut tentunya semakin mengerti dan memahami posisinya masing-masing dalam mendukung SDI sehingga berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan,” ujar Zain Noval. (torong/fit)