Pemko Medan Ajak USU Perkenalkan Gerakan LISA

Advertisement

Pemko Medan Ajak USU Perkenalkan Gerakan LISA

Jumat, 13 September 2019

Medan | SNN - Pemko Medan mengajak Universitas Sumatera Utara (USU) untuk dapat memperkenalkan salah satu program yang dimiliki Pemko Medan dalam upaya mewujudkan Kota Medan bersih sampah.  Program itu disebut dengan istilah Gerakan LISA yakni Lihat Sampah Ambil.  Dengan memperkenalkan program tersebut, diharapkan dapat mengedukasi mahasiswa USU maupun masyarakat untuk sadar ikut  menjaga kebersihan.

Ajakan disampaikan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi MH ketika menerima audiensi Panitia Dies Natalis USU ke- 67 di Balai Kota, Jumat (13-09-2019). Dengan diperkenalkannya program LISA, Wali Kota berharap menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan semata tetapi harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Saat ini Gerakan LISA sudah dilaksanakan di sekolah-sekolah yang ada di Kota Medan. Melalui Gerakan LISA, kita ingin mengedukasi sekaligusz memberikan kesadaran dini akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Melalui gerakan ini, kita juga ingin mengajak semua untuk tidak buang sampah sembarangan,” kata Akhyar.

Pemko Medan sangat menyambut baik dan mendukung penuh digelarnya Dies Natalis USU. Apalagi tahun ini diisi dengan sejumlah kegiatan seperti USU Got Talent, Open Day, seminar dan kegiatan lainnya. Selain berdampak dengan akreditasi USU, kegiatan itu dinilainya juga bermanfaat  kepada masyarakat.

Wakil Ketua Panitia Dies Natalis USU Setiawan PhD mengatakan, USU ingin mengundang Wali Kota Medan untuk hadir dan ikut serta menyemarakkan Dies Natalis USU ke-67. Ada berbagai rangkaian kegiatan yang digelar untuk memeriahkannya mulai 12-24 September. Dimulai dengan USU Got Talent yakni ajang mencari bakat sivitas akademika USU, Kamis (12/9).

“USU Got Talent diadakan dengan tujuan untuk menjaring dan meningkatkan kreativitas mahasiswa serta civitas akademika USU yang beragam, sehingga dapat menyaring potensi-potensi terpendam,” ujar Setiawan.(torong/fit)