Kapolres Pelabuhan Belawan Kunjungin Rumah Reyot Kakek Yang Hidup Sebatang Kara

Advertisement

Kapolres Pelabuhan Belawan Kunjungin Rumah Reyot Kakek Yang Hidup Sebatang Kara

Selasa, 23 Juli 2019


Medan Labuhan | SNN - Kel.Tangkahan.Martubung,hidup dalam kondisi yang memprihatinkan,Kakek Sampah(77) hidup sebatang kara di rumah reyot miliknya yang hampir roboh.

Di usia senjanya,Kakek Sampah hidup dengan penuh keterbatasan dan jauh dari kata layak. Ironisnya, selama puluhan tahun,Kakek Sampah tak tersentuh bantuan, baik bantuan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) maupun bantuan lainnya dari pemerintah.
Dia pun tak bisa berbuat banyak, lantaran usianya yang tak lagi muda. Kakek Sampah hanya mengandalkan belas kasih dari tetangga dan kerabatnya untuk hidup sehari-hari.

Rumah milik Kakek tanpa anak tersebut sebagian terbuat dari tepas. Atapnya hanya memiliki panjang 2x3 meter. Kondisinya hampir roboh. Sementara itu, dinding bagian belakang rumahnya sudah mulai harus disangga kayu, karena posisinya miring.

Kakek Sampah mengatakan, rumah yang berdiri 30 tahun lalu tersebut, hingga saat ini, belum ada dilakukan perbaikan. 
Selain hampir roboh, rumah yang terbuat dari bambu itu juga sudah tidak layak huni. Atap rumah berlantai tanah tersebut sudah berlubang. Saat hujan, airnya bisa masuk ke dalam rumah.

Dirinya mengaku, hingga saat ini, belum ada bantuan bedah rumah dari Pemerintah.

"Dulu memang ada orang desa yang nanya ukuran rumah. Habis itu ya enggak datang lagi, jadi cuma nanya-nanya saja," jelasnya.

Dia berharap, pemerintah kabupaten maupun pemerintah Kota bisa membantu untuk memperbaiki rumahnya. Jadi, ia bisa nyaman saat tidur di malam hari, tanpa ada rasa takut kalau nanti rumahnya roboh.

Sementara itu, mendengar informasi dari masyarakat terkait kondisi memprihatinkan kehidupan seorang nenek di wilayahnya, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH MH  dan jajarannya mendatangi rumah Kakek  Sampah,Selasa(23-07-2019) pukul 10.00 wib.

"Kami sudah mendatangi rumah Kakek Sampah dengan membawa bantuan sembako dan uang tunai guna meringankan kebutuhan kek sampah sehari-hari.

Rencananya,lanjut Kapolres,Kedepannya akan kita berikan pekerjaan.

"Kebetulan di mesjid Al Amim Mako Polres pelabuhan Belawan memerlukan tenaga untuk membersihkan mesjid,nanti kek Sampah akan kita letakkan disitu,"ungkap Kapolres.

 Kemudian Kapolres memerintahkan wartawan yang dekat rumah kek sampah untuk setiap harinya mengantarkan kek sampah untuk mengantarkan ke Mesjid Al amin setiap harinya.(torong/al)