Binjai Tawarkan Air Bersih, Herri Zulkarnaen : Ini Tamparan Buat Pemko Medan

Advertisement

Binjai Tawarkan Air Bersih, Herri Zulkarnaen : Ini Tamparan Buat Pemko Medan

Kamis, 18 Juli 2019

Medan | SNN - Pemerintah Kota Medan diminta segera menyikapi tawaran penjualan air curah yang dihasilkan Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtasari Binjai bagi masyarakat Kota Medan.

Hal ini disarankan Anggota DPRD Medan Herri Zulkarnaen Hutajulu. Meski diakuinya, tawaran tersebut termasuk 'tamparan' bagi Pemko Medan, namun tak dapat dipungkiri hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum mendapat pasokan air bersih.

"Peristiwa ini memang menjadi tamparan bagi Walikota Medan karena tidak mampu menanggulangi banjir dan menyediakan instalasi air bersih bagi daerah-daerah yang berada di kawasan pinggiran. Padahal, Indonesia sudah mau merdeka selama 74 tahun dan kota Medan sudah berusia 429, tapi masih ada daerah yang belum mendapat pasokan air bersih," kata Herri kepada wartawan, Kamis (18-07-2019).

Anggota Komisi I DPRD Medan yang membidangi pemerintahan ini  menilai tawaran Walikota Binjai, Idaham yang disampaikan dalam pertemuan dengan Gubernur Sumatera Utara, beberapa waktu lalu, untuk mengatasi kebutuhan air bersih di Kota Medan.

"Memang kita belum memiliki PDAM tersendiri, tapi kita harus sambut baik tawaran itu. Mereka melihat bahwa kebutuhan air bersih di Kota Medan sangat minim, begitu juga kualitasnya kurang baik. Sehingga kalau ada daerah yang mau membantu seperti Kota Binjai, harus kita sambut,"papar Ketua Fraksi Demokrat ini.

Lanjutnya lagi, keberadaan Medan sebagai ibukota Provinsi Sumatera Utara, tidak terlepas dari penilaian daerah-daerah lain. Baik daerah di Sumatera Utara sendiri maupun daerah lainnya.

"Orang tahunya Sumatera Utara itu hanya Kota Medan. Medan itu ikonnya. Kalau Kota Medan dinilai jelek, daerah lain di Sumatera Utara juga bisa dinilai jelek. Sehingga butuh kerjasama menata kota Medan dengan daerah sekitarnya, khususnya yang berbatasan langsung dengan Kota Medan untuk menopangnya,"tegasnya.(t/fit)