Pabrik Mancis Terbakar,Bupati Langkat Dan Kapoldasu Ucapkan Bela Sungkawa

Advertisement

Pabrik Mancis Terbakar,Bupati Langkat Dan Kapoldasu Ucapkan Bela Sungkawa

Jumat, 21 Juni 2019

Langkat | SNN - Mendengar warganya menjadi korban atas peristiwa kebakaran home industri pabrik korek mancis,  Bupati Langkat Terbit Rencana PA bersama rombongan Pemkab Langkat,  langsung terjun ke lokasi, yang berada di  Jalan T Amir Hamzah, Dusun IVB, Kel. Sambirejo, Kec. Binjai, Kab. Langkat,  Jumat (21-06-2019) siang. Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto bersama rombongannya juga turun  kelokasi.

Bupati mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada semua keluarga korban atas musibah tersebut,  Bupati juga mendo'akan agar keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dalam menghadapinya.

"Semoga para almarhuma diterima segala amal ibadahnya,  dan ditempatkan disisiNya.  Sedangkan keluarga yang ditinggalkan semoga selalu mendapatkan kesabaran dari Allah SWT, " sebutnya.

Terkait soal izin home industri tersebut,  Bupati Langkat akan memangil Dinas perizinan dan istansi terkait,  guna mendalam peristiwa ini. Jika ditemukan tidak memiliki izin,  pihaknya akan bertindak tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.  Hal ini bukan saja dilakukan terhadap pemiliknya,  melainkan juga kepada pihak-pihak yang terlibat.

"Kedapan, Saya berharap agar seluruh perusahaan yang ada di Langkat,  dapat menerapkan dan mengikuti semua aturan- aturan oprasional yang berlaku sesuai ketentuan perundangan-undangan,  agar dikemudian hari tidak terlulang kembali kejadian seperti ini,  yang banyak menewaskan para pekerjanya, " sebutnya.

Sekdakab Langkat dr H Indra Salahuddin, menerangkan, bahwa peristiwa ini telah ditangani oleh pihak kepolisian.  Meski demikian Pemkab Langkat akan tetap melakukan pendataan terhadap pekerja yang menjadi korban dalam kebakaran ini. 

"Secepatnya,  Pemkab Langkat akan melakukan pemeriksaan izin perusahaan,  bukan saja terhadap pabrik ini,  melainkan semua pabrik yang ada di Langkat.  Agar peristiwa yang sangat memiluhkan ini tidak terulang lagi, " ungkapanya.

Sedangkan Kapoldasu  mengatakan, pihaknya masih melakukan identifikasi,  untuk menemukan sebab pasti kebakaran pabrik mancis ini.  Pihaknya juga berjanji akan mengusut tuntas kasus ini sampai semuanya jelas. "Kita juga sedang mencari pemilik pabrik ini,  dia harus bertanggungjawab atas peristiwa ini, " tegasnya.

Sembari mengucapkan turut berduka cita,  serta mendo'akan agar para keluarga korban dapat tegar dan ihklas dalam menghadapi musibah ini.

Sementara itu, Kadis Kominfo Langkat Hai Syahmadi, memaparkan nama-nama korban,  Nurhayati warga Desa Selayang Mancang,  Yunita Sari bersama dua anaknya Pinja dan Sasa warga Sambirejo Gg Mirat,  Suci alias Aseh warga Kwala Begumit,  Mia warga Sambirejo Dusun I,  Ayu Perdamaian,  Desi alias Ismi bersama dua anaknya Juna dan Bisma warga Sambirejo Dusun IV,  Dhijah warga Sambirejo Dusun II,  Alfia Perdamaian,  Rani warga Perdamaian,  Rina warga Sambirejo Dusun IV B (pendatang),  Amini warga Sambirejo Dusun II,  Kiki warga Kw Begumit Kampung Baru,  Priska warga Sambirejo Dusun II,  Yuni (Mamak Putri) warga Sambirejo Dusun IV,  Sawitri warga Sambirejo II,  Fitri warga  Sambirejo Dusun I,  Fitri  dan anaknya Sifah warga Sambirejo Dusun I,  Wiwik warga Sambirejo Dusun IX,  Rita warga Sambirejo Dusun II,  Rizki (Pendatang) warga  Sambirejo Dusun II,  Imar  warga Sambirejo Dusun VII,  Lia (Mandor) warga Kw Begumit/Komplek,  Yanti warga Kw Begumit Kampung Baru,  Sri Ramadhani warga Sei Remban Tanjung Jati,  Samiati warga Lingkungan I Kw Begumit.

"Dari 30 korban diatas,  diantaranya ada 3  anak - anak yang menjadi koraban,  yang berusia dibawah 5 tahun, " sebut mantan Kadis Dishub dan Dinas Kebersihan itu.

Sedangkan untuk korban selamat,  sambung Syahmadi, yaitu Nur warga Selayang Mancang,  Deni Novita Sari dan Ayu alias Eti warga Sambirejo Dusun IV, Ariani warga Dusun II. ( rose/torong/arj )