Seratusan Buruh/Pekerja Menolak Kenaikan SK Gubsu Penetapan UMP - SNN | Suara Nasional News

Hot


Kamis, 02 November 2017

Seratusan Buruh/Pekerja Menolak Kenaikan SK Gubsu Penetapan UMP

Medan | Indonesia Berkibar News - Sedikitnya seratusan Buruh/Pekerja dari Kota Medan, dipimpin Indra Syafei yang didaulat buruh sebagai "Panglima Aksi", Kamis (02-11-2017) pagi menjelang siang melakukan aksi unjuk rasa menolak SK Gubsu telah menetapkan UMP 2018 Rp.2.132.188,68. Mereka minta agar kenaikan UMP sebesar 30persen, bukan 8 persen. Seperti diketahui UMP Sumut itu, sehari sebelumnya (01-11-2017), diruang perssroom kantor Gubsu, telah dijelaskankepada wartawan oleh Plt.Kadisnaker Sumut, Fransisco Bangun, hadir juga Ketua APINDOSU Johan Brain, Ketua Dewan Pengupahan Nelson,Karo Humas&Protokolan Sumut.

Kedatangan para pekerja yang mengutus delegasi dari beberapa perusahaan industri di Medan, diterima di ruang kerja kantor Gubsu lama antara lain Plt.Disnaker Sumut, Fransisco Bangun. Dalam pertemuan singkat pihak pekerja menyampaikan rasa tak puas. Pasalnya, menurut Indra Syafei sang Panglima Aksi, bahwa gubernur sama sekali tidak bijaksana dalam menentukan besaran UMP.

" Kami minta bertemu langsung dengan gubernur secepat mungkin, jangan sampai bulan Desember," ujar Indra yang diaminkan rekan rekan yang turut mendampingi pertemuan singkat itu.

Fransisco akan mengupayakan pertemuan dengan Gubsu sebelum tanggal 10 November 2017, itu pun jika gubenur tidak bertugas ke luar daerah. Upaya itu disambut baik oleh delegasi. Delegasi meninggalkan ruang pertemuan dan berbaur dengan para pekerja di luar halaman kantor gubsu.

Di sana, panglima aksi Indra "melantunkan" orasi yang cukup PEDAS terhadap kebijakan gubsu yang mengeluarkan , menetapkan UMP-Sumut, menindas kehidupan buruh yang slama ini cukup terindas. Bahkan, dalam orasinya, gubsu telah melakukan intervensi dalam kehidupan buruh dengan menetapkan UMP tersebut.

Usai menyampaikan orasi para buruh meninggalkan kantor Gubsu dengan tertib. Sebelumnya Indra mengucapkan terima kasih kepada polisi yang telah mengawal aksi demo dengan baik.(bundo)